<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diamond Citra Incar Dana Rights Issue Rp457,5 Miliar</title><description>PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) akan melakukan penambahan modal  dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/10/278/2499640/diamond-citra-incar-dana-rights-issue-rp457-5-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/11/10/278/2499640/diamond-citra-incar-dana-rights-issue-rp457-5-miliar"/><item><title>Diamond Citra Incar Dana Rights Issue Rp457,5 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/10/278/2499640/diamond-citra-incar-dana-rights-issue-rp457-5-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/11/10/278/2499640/diamond-citra-incar-dana-rights-issue-rp457-5-miliar</guid><pubDate>Rabu 10 November 2021 14:03 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Harian Neraca</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/10/278/2499640/diamond-citra-incar-dana-rights-issue-rp457-5-miliar-YoPqUvYrBD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Diamond Citra Propertindo bakal lakukan rights issue (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/10/278/2499640/diamond-citra-incar-dana-rights-issue-rp457-5-miliar-YoPqUvYrBD.jpg</image><title>Diamond Citra Propertindo bakal lakukan rights issue (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) akan melakukan penambahan modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue. Emiten properti ini akan melaksanakan Penawaran Umum Terbatas (PUT) I dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 4,48 miliar saham dengan nilai nominal Rp20.
Setiap pemegang 8 saham lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) perseroan pada 25 Agustus 2021 pukul 16.00 WIB berhak atas 5 HMETD. Adapun, setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 saham baru DADA dengan harga pelaksanaan Rp102 per saham. Dengan demikian, DADA berpotensi meraup dana segar maksimal Rp457,53 miliar dalam aksi korporasi ini.
Baca Juga: Perkuat Modal, Diamond Citra Propertindo Berencana Rights Issue
 
Perseroan mengungkapkan, jumlah saham yang akan diterbitkan tersebut akan bergantung pada keperluan dana perseroan dan harga dari pelaksanaan HMETD. Bersamaan dengan PUT I tersebut, DADA juga menerbitkan sebanyak-banyaknya 280,35 Waran Seri II atau setara dengan 10% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan. Adapun, setiap 16 saham hasil pelaksanaan HMETD melekat 1 Waran Seri II. Waran Seri II adalah efek yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp20.
Baca Juga: Diamond Citra Bidik Laba Bersih Rp30 Miliar di 2020
 
Setiap pemegang 1 waran berhak untuk membeli 1 saham DADA dengan harga pelaksanaan Rp300, sehingga seluruhnya berjumlah sebesar-besarnya Rp84,10 miliar. Adapun, tampil sebagai pembeli siaga dalam rights issue ini adalah Universal Headway System Pte.Ltd. (UHS), Global Modern Investasia Pte.Ltd. (GMI), dan Asian Growth Company Pte.Ltd. (AGC).DADA pun bakal meminta restu dari pemegang saham dalam Rapat Umum  Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 10 November 2021 untuk  mengeksekusi rights issue. Lebih lanjut, DADA menjelaskan apabila publik  tidak melaksanakan HMETD maka pembeli siaga akan menyerap seluruh saham  yang diterbitkan lewat rights issue senilai total Rp393,60 miliar.  Namun, apabila investor publik melaksanakan haknya, maka sekitar 13,97%  akan digunakan DADA untuk modal kerja. Sedangkan sekitar 86,03% akan  digunakan untuk mengakuisisi 11.812 saham CDP yang dimiliki UHS, GMI,  dan AGC senilai Rp393,60 miliar.
Dalam hal terdapat sisa HMETD dalam PUT I ini, maka UHS, GMI dan AGC  selaku pembeli siaga akan melaksanakan dalam bentuk nontunai (inbreng)  sisa HMETD yang diterbitkan perseroan melalui pelaksanaan HMETD  sebanyak-banyaknya 3,85 miliar pada harga penawaran yaitu Rp102  menggunakan 11.812 saham CDP milik UHS, GMI dan AGC dengan nilai  Rp393,60 miliar.
Asal tahu saja, perseroan dalam memacu pertumbuhan bisnisnya akan  terus menggenjot rencana pengembangan rumah tapak atau rumah susun low  rise dengan harga yang cukup terjangkau. Strategi bisnis ini mencakup  akuisisi lahan dan juga kerja sama dengan sejumlah pemilik lahan.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) akan melakukan penambahan modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue. Emiten properti ini akan melaksanakan Penawaran Umum Terbatas (PUT) I dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 4,48 miliar saham dengan nilai nominal Rp20.
Setiap pemegang 8 saham lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) perseroan pada 25 Agustus 2021 pukul 16.00 WIB berhak atas 5 HMETD. Adapun, setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 saham baru DADA dengan harga pelaksanaan Rp102 per saham. Dengan demikian, DADA berpotensi meraup dana segar maksimal Rp457,53 miliar dalam aksi korporasi ini.
Baca Juga: Perkuat Modal, Diamond Citra Propertindo Berencana Rights Issue
 
Perseroan mengungkapkan, jumlah saham yang akan diterbitkan tersebut akan bergantung pada keperluan dana perseroan dan harga dari pelaksanaan HMETD. Bersamaan dengan PUT I tersebut, DADA juga menerbitkan sebanyak-banyaknya 280,35 Waran Seri II atau setara dengan 10% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan. Adapun, setiap 16 saham hasil pelaksanaan HMETD melekat 1 Waran Seri II. Waran Seri II adalah efek yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp20.
Baca Juga: Diamond Citra Bidik Laba Bersih Rp30 Miliar di 2020
 
Setiap pemegang 1 waran berhak untuk membeli 1 saham DADA dengan harga pelaksanaan Rp300, sehingga seluruhnya berjumlah sebesar-besarnya Rp84,10 miliar. Adapun, tampil sebagai pembeli siaga dalam rights issue ini adalah Universal Headway System Pte.Ltd. (UHS), Global Modern Investasia Pte.Ltd. (GMI), dan Asian Growth Company Pte.Ltd. (AGC).DADA pun bakal meminta restu dari pemegang saham dalam Rapat Umum  Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 10 November 2021 untuk  mengeksekusi rights issue. Lebih lanjut, DADA menjelaskan apabila publik  tidak melaksanakan HMETD maka pembeli siaga akan menyerap seluruh saham  yang diterbitkan lewat rights issue senilai total Rp393,60 miliar.  Namun, apabila investor publik melaksanakan haknya, maka sekitar 13,97%  akan digunakan DADA untuk modal kerja. Sedangkan sekitar 86,03% akan  digunakan untuk mengakuisisi 11.812 saham CDP yang dimiliki UHS, GMI,  dan AGC senilai Rp393,60 miliar.
Dalam hal terdapat sisa HMETD dalam PUT I ini, maka UHS, GMI dan AGC  selaku pembeli siaga akan melaksanakan dalam bentuk nontunai (inbreng)  sisa HMETD yang diterbitkan perseroan melalui pelaksanaan HMETD  sebanyak-banyaknya 3,85 miliar pada harga penawaran yaitu Rp102  menggunakan 11.812 saham CDP milik UHS, GMI dan AGC dengan nilai  Rp393,60 miliar.
Asal tahu saja, perseroan dalam memacu pertumbuhan bisnisnya akan  terus menggenjot rencana pengembangan rumah tapak atau rumah susun low  rise dengan harga yang cukup terjangkau. Strategi bisnis ini mencakup  akuisisi lahan dan juga kerja sama dengan sejumlah pemilik lahan.</content:encoded></item></channel></rss>
