<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ngeri! Selain Covid-19, Sri Mulyani Ramal Akan Ada Pandemi Lainnya</title><description>Pandemi covid-19 dan perubahan iklim adalah ancaman yang harus  terus diwaspadai dan segera ditangani baik secara nasional maupun  global.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/10/320/2499795/ngeri-selain-covid-19-sri-mulyani-ramal-akan-ada-pandemi-lainnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/11/10/320/2499795/ngeri-selain-covid-19-sri-mulyani-ramal-akan-ada-pandemi-lainnya"/><item><title>Ngeri! Selain Covid-19, Sri Mulyani Ramal Akan Ada Pandemi Lainnya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/10/320/2499795/ngeri-selain-covid-19-sri-mulyani-ramal-akan-ada-pandemi-lainnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/11/10/320/2499795/ngeri-selain-covid-19-sri-mulyani-ramal-akan-ada-pandemi-lainnya</guid><pubDate>Rabu 10 November 2021 18:13 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/10/320/2499795/ngeri-selain-covid-19-sri-mulyani-ramal-akan-ada-pandemi-lainnya-ldGBbhtGIj.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Menkeu Sri Mulyani waspadai pandemi yang akan datang (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/10/320/2499795/ngeri-selain-covid-19-sri-mulyani-ramal-akan-ada-pandemi-lainnya-ldGBbhtGIj.jpeg</image><title>Menkeu Sri Mulyani waspadai pandemi yang akan datang (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Selain pandemi covid-19, perubahan iklim adalah ancaman yang harus terus diwaspadai dan segera ditangani baik secara nasional maupun global. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengataka  tantangan yang sekarang kita hadapi dalam 20 bulan terakhir yaitu pandemi Covid-19.
&quot;Kita melihat Covid-19 masih merupakan faktor penentu, baik dari sisi kemampuan suatu perekonomian pulih maupun kemampuan kita untuk mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan terjadinya pandemi-pandemi di masa yang akan datang,&amp;rdquo; terang Menkeu di Jakarta, Rabu (10/11/2021).
Baca Juga: Breaking News! Kasus Positif Covid-19 Bertambah 480 
 
Menkeu merujuk pendapat para ahli bidang kesehatan di seluruh dunia yang telah menyampaikan bahwa pandemi Covid-19 ini bukanlah pandemi yang terakhir. Artinya, masih akan ada kemungkinan terjadinya pandemi-pandemi lain di masa yang akan datang. Maka dari itu, Menkeu mengingatkan perlunya kesiapan global maupun masing-masing negara untuk mengantisipasi munculnya pandemi lain sekaligus menyiapkan langkah-langkah penanganannya untuk meminimalkan dampak yang terjadi baik secara ekonomi, sosial, maupun kemanusiaan.
&amp;ldquo;Ini menyangkut paling tidak beberapa hal. Pertama, tentunya adalah tentang kesiapan sistem kesehatan di masing-masing negara,&amp;rdquo; lanjut Menkeu.
Baca Juga: Indonesia Terima Bantuan 680.400 Dosis Vaksin Moderna dari Pemerintah Belanda
 
Selain itu, penyakit pandemi yang sifatnya mudah menular tentu juga memerlukan penanganan secara global. Maka, Menkeu menyebutkan pentingnya kolaborasi global untuk menyiapkan diri menghadapi gelombang pandemi. Menkeu mengatakan bahwa dalam Forum G20 juga telah dibahas mengenai pandemic preparedness atau kesiapsiagaan menghadapi pandemi secara global, dimana salah satu elemen pentingnya adalah kapasitas sistem kesehatan setiap negara harus dibangun.&amp;ldquo;Untuk itu saya minta PT SMI bersama Kementerian Keuangan dan  Kementerian Kesehatan serta Pemerintah Daerah untuk bisa mengembangkan  program-program yang tidak hanya sekedar membangun infrastruktur keras  seperti membangun rumah sakit, &quot; katanya.
Namun,  juga membuat program agar kemampuan dari masing-masing  Pemerintah Daerah/Provinsi dan terutama Kabupaten/Kota hingga kepada  pelayanan kesehatan dasar seperti Puskesmas bisa menjadi sebuah sistem  kesehatan yang handal, dapat mendeteksi secara dini dan bisa mencegah  penularan.
&quot;Dan juga tentu sistem kesehatan yang bisa meningkatkan kualitas kesehatan di Indonesia,&amp;rdquo; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Selain pandemi covid-19, perubahan iklim adalah ancaman yang harus terus diwaspadai dan segera ditangani baik secara nasional maupun global. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengataka  tantangan yang sekarang kita hadapi dalam 20 bulan terakhir yaitu pandemi Covid-19.
&quot;Kita melihat Covid-19 masih merupakan faktor penentu, baik dari sisi kemampuan suatu perekonomian pulih maupun kemampuan kita untuk mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan terjadinya pandemi-pandemi di masa yang akan datang,&amp;rdquo; terang Menkeu di Jakarta, Rabu (10/11/2021).
Baca Juga: Breaking News! Kasus Positif Covid-19 Bertambah 480 
 
Menkeu merujuk pendapat para ahli bidang kesehatan di seluruh dunia yang telah menyampaikan bahwa pandemi Covid-19 ini bukanlah pandemi yang terakhir. Artinya, masih akan ada kemungkinan terjadinya pandemi-pandemi lain di masa yang akan datang. Maka dari itu, Menkeu mengingatkan perlunya kesiapan global maupun masing-masing negara untuk mengantisipasi munculnya pandemi lain sekaligus menyiapkan langkah-langkah penanganannya untuk meminimalkan dampak yang terjadi baik secara ekonomi, sosial, maupun kemanusiaan.
&amp;ldquo;Ini menyangkut paling tidak beberapa hal. Pertama, tentunya adalah tentang kesiapan sistem kesehatan di masing-masing negara,&amp;rdquo; lanjut Menkeu.
Baca Juga: Indonesia Terima Bantuan 680.400 Dosis Vaksin Moderna dari Pemerintah Belanda
 
Selain itu, penyakit pandemi yang sifatnya mudah menular tentu juga memerlukan penanganan secara global. Maka, Menkeu menyebutkan pentingnya kolaborasi global untuk menyiapkan diri menghadapi gelombang pandemi. Menkeu mengatakan bahwa dalam Forum G20 juga telah dibahas mengenai pandemic preparedness atau kesiapsiagaan menghadapi pandemi secara global, dimana salah satu elemen pentingnya adalah kapasitas sistem kesehatan setiap negara harus dibangun.&amp;ldquo;Untuk itu saya minta PT SMI bersama Kementerian Keuangan dan  Kementerian Kesehatan serta Pemerintah Daerah untuk bisa mengembangkan  program-program yang tidak hanya sekedar membangun infrastruktur keras  seperti membangun rumah sakit, &quot; katanya.
Namun,  juga membuat program agar kemampuan dari masing-masing  Pemerintah Daerah/Provinsi dan terutama Kabupaten/Kota hingga kepada  pelayanan kesehatan dasar seperti Puskesmas bisa menjadi sebuah sistem  kesehatan yang handal, dapat mendeteksi secara dini dan bisa mencegah  penularan.
&quot;Dan juga tentu sistem kesehatan yang bisa meningkatkan kualitas kesehatan di Indonesia,&amp;rdquo; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
