<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IPO, Widodo Makmur Perkasa Bidik Rp1,83 Triliun</title><description>PT Widodo Makmur Perkasa bersiap melakukan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO)</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/11/278/2500099/ipo-widodo-makmur-perkasa-bidik-rp1-83-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/11/11/278/2500099/ipo-widodo-makmur-perkasa-bidik-rp1-83-triliun"/><item><title>IPO, Widodo Makmur Perkasa Bidik Rp1,83 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/11/278/2500099/ipo-widodo-makmur-perkasa-bidik-rp1-83-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/11/11/278/2500099/ipo-widodo-makmur-perkasa-bidik-rp1-83-triliun</guid><pubDate>Kamis 11 November 2021 11:54 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/11/278/2500099/ipo-widodo-makmur-perkasa-bidik-rp1-83-triliun-n6OFEiLx6P.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rencana IPO Widodo Makmur. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/11/278/2500099/ipo-widodo-makmur-perkasa-bidik-rp1-83-triliun-n6OFEiLx6P.jpg</image><title>Rencana IPO Widodo Makmur. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - PT Widodo Makmur Perkasa bersiap melakukan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) dengan manargetkan dana yang diperoleh Rp1,4-Rp1,8 triliun. Perusahaan pun menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam proses bisnis dan strategi pertumbuhannya.
CEO Widodo Makmur Perkasa Tumiyana mengatakan, prinsip ESG memang menjadi salah satu pedoman utama Perseroan dalam menjalankan bisnis di sektor pangan. Sebab WMP tidak hanya akan berfokus kepada pertumbuhan bisnis serta memberikan nilai tambah bagi para Pemegang Saham Perusahaan nantinya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Widodo Makmur (WMUU) Cetak Laba Rp144 Miliar, Meroket 176%
&quot;Namun kami juga senantiasa berusaha untuk dapat memberikan nilai tambah bagi seluruh elemen masyarakat, kami ingin memastikan bahwa kehadiran kami akan membawa manfaat bagi Masyarakat Indonesia secara luas,&amp;rdquo; ujar Tumiyana dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (11/11/2021).
Selain itu, WMP juga memiliki komitmen untuk menyerap hasil produksi para petani maupun petani lokal di sekitar fasilitasnya, serta menjalankan berbagai program pembinaan maupun pelatihan bagi para pelaku industri pangan generasi muda di Indonesia yang terpusat di Joglo Tumiyono, Klaten, Jawa Tengah.
Meskipun WMP saat ini sedang dalam proses mengembangkan perkebunan jagung di beberapa lokasi di seluruh penjuru Indonesia guna meningkatkan cost efficiency terutama dalam suplai bahan baku pakan peternakan, namun WMP berkomitmen untuk mengalokasikan suplai 45% dari kebutuhan bahan baku pakannya wajib diserap dari hasil pertanian warga sekitar maupun petani lokal untuk dapat tetap menjaga keseimbangan perekonomian rakyat di area aktivitas Perusahaan.
Baca Juga:&amp;nbsp;IPO, Widodo Makmur Perkasa Incar Dana Rp1,8 Triliun
&amp;ldquo;Seluruh model bisnis kami memang telah kami rancang tidak hanya untuk membawa pertumbuhan maupun pengembangan Perusahaan semata. Kami telah menjalankan serta merancang integrasi bisnis yang memungkinkan kami untuk melibatkan berbagai stakeholders, khususnya para peternak dan petani muda di Indonesia,&quot; katanya.&amp;nbsp;Sebagai informasi, menyusul anak usaha yang sukses mencatatkan sahamnya di pasar modal, PT Widodo Makmur Perkasa (WMP) yang merupakan induk usaha PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU) berencana melakukan penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) sebanyak 8,3 miliar saham baru atau setara 25% dari modal yang disetor.
Disebutkan, dari aksi fundraising tersebut, perseroan menargetkan dana segar sejumlah Rp 1,8 triliun. Pada aksi korporasi tersebut, perseroan mematok penawaran tersebut dengan harga Rp 160 sampai Rp 220 per saham.
Selain IPO, perseroan juga mengadakan program Employee Stock Allocation (ESA) atau pemberian sejumlah saham kepada karyawan sebanyak 625 juta saham atau setara 7,50. Termasuk menyetujui pelaksanaan program Management Stock Option Program (MSOP) sebanyak 343 saham.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Widodo Makmur Perkasa bersiap melakukan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) dengan manargetkan dana yang diperoleh Rp1,4-Rp1,8 triliun. Perusahaan pun menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam proses bisnis dan strategi pertumbuhannya.
CEO Widodo Makmur Perkasa Tumiyana mengatakan, prinsip ESG memang menjadi salah satu pedoman utama Perseroan dalam menjalankan bisnis di sektor pangan. Sebab WMP tidak hanya akan berfokus kepada pertumbuhan bisnis serta memberikan nilai tambah bagi para Pemegang Saham Perusahaan nantinya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Widodo Makmur (WMUU) Cetak Laba Rp144 Miliar, Meroket 176%
&quot;Namun kami juga senantiasa berusaha untuk dapat memberikan nilai tambah bagi seluruh elemen masyarakat, kami ingin memastikan bahwa kehadiran kami akan membawa manfaat bagi Masyarakat Indonesia secara luas,&amp;rdquo; ujar Tumiyana dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (11/11/2021).
Selain itu, WMP juga memiliki komitmen untuk menyerap hasil produksi para petani maupun petani lokal di sekitar fasilitasnya, serta menjalankan berbagai program pembinaan maupun pelatihan bagi para pelaku industri pangan generasi muda di Indonesia yang terpusat di Joglo Tumiyono, Klaten, Jawa Tengah.
Meskipun WMP saat ini sedang dalam proses mengembangkan perkebunan jagung di beberapa lokasi di seluruh penjuru Indonesia guna meningkatkan cost efficiency terutama dalam suplai bahan baku pakan peternakan, namun WMP berkomitmen untuk mengalokasikan suplai 45% dari kebutuhan bahan baku pakannya wajib diserap dari hasil pertanian warga sekitar maupun petani lokal untuk dapat tetap menjaga keseimbangan perekonomian rakyat di area aktivitas Perusahaan.
Baca Juga:&amp;nbsp;IPO, Widodo Makmur Perkasa Incar Dana Rp1,8 Triliun
&amp;ldquo;Seluruh model bisnis kami memang telah kami rancang tidak hanya untuk membawa pertumbuhan maupun pengembangan Perusahaan semata. Kami telah menjalankan serta merancang integrasi bisnis yang memungkinkan kami untuk melibatkan berbagai stakeholders, khususnya para peternak dan petani muda di Indonesia,&quot; katanya.&amp;nbsp;Sebagai informasi, menyusul anak usaha yang sukses mencatatkan sahamnya di pasar modal, PT Widodo Makmur Perkasa (WMP) yang merupakan induk usaha PT Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU) berencana melakukan penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) sebanyak 8,3 miliar saham baru atau setara 25% dari modal yang disetor.
Disebutkan, dari aksi fundraising tersebut, perseroan menargetkan dana segar sejumlah Rp 1,8 triliun. Pada aksi korporasi tersebut, perseroan mematok penawaran tersebut dengan harga Rp 160 sampai Rp 220 per saham.
Selain IPO, perseroan juga mengadakan program Employee Stock Allocation (ESA) atau pemberian sejumlah saham kepada karyawan sebanyak 625 juta saham atau setara 7,50. Termasuk menyetujui pelaksanaan program Management Stock Option Program (MSOP) sebanyak 343 saham.</content:encoded></item></channel></rss>
