<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kantongi Investasi Rp633,32 Triliun, Bahlil: Bukan Angka Kaleng Kerupuk</title><description>BKPM mencatat investasi yang berhasil dikantongi dari Forum Bisnis Indonesia-Uni Emirate Arab (UEA) mencapai USD44,6 miliar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/11/320/2500071/kantongi-investasi-rp633-32-triliun-bahlil-bukan-angka-kaleng-kerupuk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/11/11/320/2500071/kantongi-investasi-rp633-32-triliun-bahlil-bukan-angka-kaleng-kerupuk"/><item><title>Kantongi Investasi Rp633,32 Triliun, Bahlil: Bukan Angka Kaleng Kerupuk</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/11/320/2500071/kantongi-investasi-rp633-32-triliun-bahlil-bukan-angka-kaleng-kerupuk</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/11/11/320/2500071/kantongi-investasi-rp633-32-triliun-bahlil-bukan-angka-kaleng-kerupuk</guid><pubDate>Kamis 11 November 2021 10:54 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/11/320/2500071/kantongi-investasi-rp633-32-triliun-bahlil-bukan-angka-kaleng-kerupuk-YQob3TCDD3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala BKPM Bahlil Lahadalia ungkap investasi dari UEA bukan sekedar angka (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/11/320/2500071/kantongi-investasi-rp633-32-triliun-bahlil-bukan-angka-kaleng-kerupuk-YQob3TCDD3.jpg</image><title>Kepala BKPM Bahlil Lahadalia ungkap investasi dari UEA bukan sekedar angka (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat investasi yang berhasil dikantongi dari Forum Bisnis Indonesia-Uni Emirate Arab (UEA) mencapai USD44,6 miliar atau setara dengan Rp633,32 triliun (asumsi kurs Rp14.200/USD).
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan total nilai investasi ini sangat menguntungkan Indonesia.
Baca Juga: Tak Hanya Ingin Jadi Importir Vaksin, Luhut Pastikan Pfizer Investasi di RI
 
&quot;Baik dari Eropa maupun negara lainnya berinvestasi di Indonesia. Eropa masuk lima besar investasi  di Indonesia. Persatuan Uni Emirat Arab ini total  investasi sebesar USD44,6 miliar ini bukan angka kaleng kerupuk,&quot; kata Bahlil dalam video virtual, Kamis (11/11/2021).
Baca Juga: Masyarakat Rugi Rp117 Triliun Gegara Investasi Bodong, Kenali Modus-modusnya
 
Menurutnya, investasi dari UEA yang berfokus pada tiga poin yaitu investasi energi terbarukan, investasi membangun industri yang berbasis pengelolaan lingkungan yang baik dan investasi dengan kolaborasi yang baik.&quot;Investasi ini infrastruktur persoalan alat kesehatan data center di  sektor hilirisasi dan energi baru terbarukan. 44,6 miliar itu yaitu  dengan air produk 13 billion dolar untuk hilirisasi batubara low  kalori,&quot; katanya.
Dia menambahkan kepercayaan Uni Emirat Arab (UEA)  semakin hari  semakin baik. Bahkan, pernyataan UEA ini melihat Indonesia membuat  undang undang cipta kerja yang memudahkan investasi.
&quot;Di mana Indonesia berubah pasca berlakunya UU Ciptaker rasa ada  kepastian dan transparansi  dan kecepatan itu mulai  terjadi ini bukan  pekerjaan yang gampang dan harus kerja bersama,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat investasi yang berhasil dikantongi dari Forum Bisnis Indonesia-Uni Emirate Arab (UEA) mencapai USD44,6 miliar atau setara dengan Rp633,32 triliun (asumsi kurs Rp14.200/USD).
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan total nilai investasi ini sangat menguntungkan Indonesia.
Baca Juga: Tak Hanya Ingin Jadi Importir Vaksin, Luhut Pastikan Pfizer Investasi di RI
 
&quot;Baik dari Eropa maupun negara lainnya berinvestasi di Indonesia. Eropa masuk lima besar investasi  di Indonesia. Persatuan Uni Emirat Arab ini total  investasi sebesar USD44,6 miliar ini bukan angka kaleng kerupuk,&quot; kata Bahlil dalam video virtual, Kamis (11/11/2021).
Baca Juga: Masyarakat Rugi Rp117 Triliun Gegara Investasi Bodong, Kenali Modus-modusnya
 
Menurutnya, investasi dari UEA yang berfokus pada tiga poin yaitu investasi energi terbarukan, investasi membangun industri yang berbasis pengelolaan lingkungan yang baik dan investasi dengan kolaborasi yang baik.&quot;Investasi ini infrastruktur persoalan alat kesehatan data center di  sektor hilirisasi dan energi baru terbarukan. 44,6 miliar itu yaitu  dengan air produk 13 billion dolar untuk hilirisasi batubara low  kalori,&quot; katanya.
Dia menambahkan kepercayaan Uni Emirat Arab (UEA)  semakin hari  semakin baik. Bahkan, pernyataan UEA ini melihat Indonesia membuat  undang undang cipta kerja yang memudahkan investasi.
&quot;Di mana Indonesia berubah pasca berlakunya UU Ciptaker rasa ada  kepastian dan transparansi  dan kecepatan itu mulai  terjadi ini bukan  pekerjaan yang gampang dan harus kerja bersama,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
