<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Mantan Loper Koran Kini Jadi Bos Minyak Sawit Berharta Rp28 Triliun</title><description>Kisah bos kelapa sawit Indonesia, Martua Sitorus, dapat dijadikan motivasi sukses.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/12/455/2500570/kisah-mantan-loper-koran-kini-jadi-bos-minyak-sawit-berharta-rp28-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/11/12/455/2500570/kisah-mantan-loper-koran-kini-jadi-bos-minyak-sawit-berharta-rp28-triliun"/><item><title>Kisah Mantan Loper Koran Kini Jadi Bos Minyak Sawit Berharta Rp28 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/12/455/2500570/kisah-mantan-loper-koran-kini-jadi-bos-minyak-sawit-berharta-rp28-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/11/12/455/2500570/kisah-mantan-loper-koran-kini-jadi-bos-minyak-sawit-berharta-rp28-triliun</guid><pubDate>Jum'at 12 November 2021 08:10 WIB</pubDate><dc:creator>Zikra Mulia Irawati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/12/455/2500570/kisah-mantan-loper-koran-kini-jadi-bos-minyak-sawit-berharta-rp28-triliun-sXdx1cxeQP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kisah sukses Martua Sitorus dari loper koran jadi miliarder (Foto: Forbes)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/12/455/2500570/kisah-mantan-loper-koran-kini-jadi-bos-minyak-sawit-berharta-rp28-triliun-sXdx1cxeQP.jpg</image><title>Kisah sukses Martua Sitorus dari loper koran jadi miliarder (Foto: Forbes)</title></images><description>JAKARTA - Kisah bos kelapa sawit Indonesia, Martua Sitorus, dapat dijadikan motivasi sukses. Sebelum memiliki harta USD2 miliar atau setara Rp28,4 miliar (kurs Rp14.200 per USD), dia sempat menjadi loper koran hingga berjualan udang.
Dikutip dari Forbes, Jumat (12/11/2021), Martua adalah orang terkaya ke-12 di Indonesia. Gelar itu ia dapatkan berkat Wilmar International yang didirikannya. Perusahaan ini bergerak di perkebunan kelapa sawit, penyulingan minyak masakan, penggilingan biji minyak, pemrosesan dan pengepakan minyak masakan konsumsi, lemak, oleokimia, dan biodiesel, serta pemrosesan dan pengepakan gandum.
Baca Juga: Kisah Miliarder Sering Beramal dan Pilih Hidup Miskin, Hartanya Rp29 Triliun
 
Perjuangan Menempuh Pendidikan
 
Pria bernama asli Thio Seng Hap alias A Hok ini lahir di Pematang Siantar, Sumatera Utara. Keluarganya pun bukan termasuk keluarga berada. Oleh karena itu, menjual udang dan menjadi loper koran ia lakukan untuk membantu perekonomian keluarganya.
Pekerjaan itu ia lakukan sambil menempuh pendidikannya. Berkat kegigihannya, ia berhasil menyelesaikan studi ekonomi di Universitas HKBP Nommensen Medan. Lulus kuliah, ia sempat menjalankan usaha kecil-kecilan.
Baca Juga: 4 Miliarder Dunia yang Menghindari Bayar Pajak
Karier di Wilmar
 
Wilmar tidak Martua bentuk sendirian. Dia merintisnya bersama pengusaha asal Malaysia Kuok Khoon Hong alias William yang sempat menjadi partner bisnisnya pada 1991. Nama Wilmar pun didapatkan dari akronim nama keduanya.
Luas lahan Wilmar pada awalnya ialah 7.100 hektar. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, bisnis Wilmar makin meluas dan menjangkau beberapa negara di dunia. Saat Krisis Moneter 1997, Wilmar juga berhasil bertahan bahkan masih bisa memberikan tunjangan krisis sebesar 2,5% kepada karyawannya.


Martua telah mundur dari jabatannya di Wilmar sejak Juli 2018.  Meskipun begitu, Wilmar kini kian sukses dan bahkan disebut Forbes  sebagai trader minyak sawit terbesar di dunia. Mereka digadang-gadang  memiliki 92 ribu karyawan yang tersebar di seluruh cabangnya.
Bisnis Lain Martua Sitorus
 
Martua dan saudara laki-lakinya juga mendirikan firma perkebunan  sendiri bernama Gama Corp. Bekerja sama dengan Grup Ciputra, Gama tengah  mendirikan proyek pembangunan 15 gedung apartemen dan kawasan  perbelanjaan di Jakarta. Selain itu, ia dan saudaranya juga berinvestasi  di bisnis semen dan properti.</description><content:encoded>JAKARTA - Kisah bos kelapa sawit Indonesia, Martua Sitorus, dapat dijadikan motivasi sukses. Sebelum memiliki harta USD2 miliar atau setara Rp28,4 miliar (kurs Rp14.200 per USD), dia sempat menjadi loper koran hingga berjualan udang.
Dikutip dari Forbes, Jumat (12/11/2021), Martua adalah orang terkaya ke-12 di Indonesia. Gelar itu ia dapatkan berkat Wilmar International yang didirikannya. Perusahaan ini bergerak di perkebunan kelapa sawit, penyulingan minyak masakan, penggilingan biji minyak, pemrosesan dan pengepakan minyak masakan konsumsi, lemak, oleokimia, dan biodiesel, serta pemrosesan dan pengepakan gandum.
Baca Juga: Kisah Miliarder Sering Beramal dan Pilih Hidup Miskin, Hartanya Rp29 Triliun
 
Perjuangan Menempuh Pendidikan
 
Pria bernama asli Thio Seng Hap alias A Hok ini lahir di Pematang Siantar, Sumatera Utara. Keluarganya pun bukan termasuk keluarga berada. Oleh karena itu, menjual udang dan menjadi loper koran ia lakukan untuk membantu perekonomian keluarganya.
Pekerjaan itu ia lakukan sambil menempuh pendidikannya. Berkat kegigihannya, ia berhasil menyelesaikan studi ekonomi di Universitas HKBP Nommensen Medan. Lulus kuliah, ia sempat menjalankan usaha kecil-kecilan.
Baca Juga: 4 Miliarder Dunia yang Menghindari Bayar Pajak
Karier di Wilmar
 
Wilmar tidak Martua bentuk sendirian. Dia merintisnya bersama pengusaha asal Malaysia Kuok Khoon Hong alias William yang sempat menjadi partner bisnisnya pada 1991. Nama Wilmar pun didapatkan dari akronim nama keduanya.
Luas lahan Wilmar pada awalnya ialah 7.100 hektar. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, bisnis Wilmar makin meluas dan menjangkau beberapa negara di dunia. Saat Krisis Moneter 1997, Wilmar juga berhasil bertahan bahkan masih bisa memberikan tunjangan krisis sebesar 2,5% kepada karyawannya.


Martua telah mundur dari jabatannya di Wilmar sejak Juli 2018.  Meskipun begitu, Wilmar kini kian sukses dan bahkan disebut Forbes  sebagai trader minyak sawit terbesar di dunia. Mereka digadang-gadang  memiliki 92 ribu karyawan yang tersebar di seluruh cabangnya.
Bisnis Lain Martua Sitorus
 
Martua dan saudara laki-lakinya juga mendirikan firma perkebunan  sendiri bernama Gama Corp. Bekerja sama dengan Grup Ciputra, Gama tengah  mendirikan proyek pembangunan 15 gedung apartemen dan kawasan  perbelanjaan di Jakarta. Selain itu, ia dan saudaranya juga berinvestasi  di bisnis semen dan properti.</content:encoded></item></channel></rss>
