<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menteri Basuki Tak Ingin Ada Warung Liar di Jalan Mandalika</title><description>Basuki Hadimuljono ingin jalan Bypass Bandara International Lombok (BIL)-Mandalika rapi dan bersih.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/12/470/2500563/menteri-basuki-tak-ingin-ada-warung-liar-di-jalan-mandalika</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/11/12/470/2500563/menteri-basuki-tak-ingin-ada-warung-liar-di-jalan-mandalika"/><item><title>Menteri Basuki Tak Ingin Ada Warung Liar di Jalan Mandalika</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/12/470/2500563/menteri-basuki-tak-ingin-ada-warung-liar-di-jalan-mandalika</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/11/12/470/2500563/menteri-basuki-tak-ingin-ada-warung-liar-di-jalan-mandalika</guid><pubDate>Jum'at 12 November 2021 07:59 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/12/470/2500563/menteri-basuki-tak-ingin-ada-warung-liar-di-jalan-mandalika-yfo8KBtdkk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono tak ingin ada warung liar di Mandalika (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/12/470/2500563/menteri-basuki-tak-ingin-ada-warung-liar-di-jalan-mandalika-yfo8KBtdkk.jpg</image><title>Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono tak ingin ada warung liar di Mandalika (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuldjono ingin jalan Bypass Bandara International Lombok (BIL)-Mandalika rapi dan bersih.
Dia berpesan agar lereng, bahu dan median betul-betul diperhatikan dan ditangani dengan rapi dan tidak meninggalkan sisa pekerjaan. Beberapa titik pada jalan sepanjang 17,36 km tersebut.
Baca Juga: Hadiri Konferensi Perubahan Iklim, Siapa Sosok Berjaket Hijau Bersama Sri Mulyani?
 
&quot;Terlebih jalan ini berada di lokasi wisata, pekerjaan Kementerian PUPR harus seperti ini, harus rapi dan tentunya kualitas dijaga. Saya lihat finalisasinya sudah bagus, baik kondisi jalan maupun bahunya sudah rapi walau tanpa perkerasan,&quot; kata Menteri Basuki di Jakarta, (11/11/2021).
Usai nanti diresmikan, Menteri Basuki meminta agar jalan tersebut betul-betul dijaga dengan baik.
&quot;Supaya jadi contoh jalan bebas hambatan yang baik, saya minta untuk dibuat pembatas jalan sepanjang 17 km ini, agar warung-warung di pinggir jalan tidak tumbuh tak terkendali yang akan mengganggu kenyamanan bahkan keselamatan,&quot; ujar Menteri Basuki.
Baca Juga: Menteri Basuki: Potensi Air di RI Tinggi tapi Tidak Merata
 
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Basuki juga menekankan untuk dilakukan penghijauan di sepanjang ruas jalan agar meningkatkan keindahan.
&quot;Median dan bahu jalannya agar ditanami rumput, termasuk lereng  juga dilakukan penghijauan, agar tidak terlihat kering, misal dengan geomat atau hidroseeding ,&quot; pesannya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMS8xMS8yMC8xNDE1NzQvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Barat  Reiza Setiawan mengatakan pembangunan jalan utama telah selesai dan  insha Allah besok siap diresmikan.
&quot;Jalan bypass dilengkapi 2 jembatan, 11 overpass, dan 3 jembatan  penyeberangan orang (JPO) yang dibangun untuk memperlancar arus lalu  lintas dan memfasilitasi akses bagi warga sekitar,&quot; tuturnya.
Pembangunan Jalan Bypass BIL&amp;ndash; Mandalika terdiri dari 3 paket  pekerjaan dengan anggaran bersumber dari APBN Tahun 2020-2021 sebesar  Rp705 miliar. Paket 1 sepanjang 4,30 km dengan kontraktor PT Nindya  Karya- PT. Bumi Agung (KSO) dengan anggaran sebesar Rp199 miliar.
Kemudian Paket 2 sepanjang 9,70 km, kontraktornya PT Adhi Karya - PT  Metro Lestari Utama (KSO) dengan anggaran senilai Rp353 miliar.  Selanjutnya untuk Paket 3 sepanjang 3,36 km, kontraktornya oleh PT Yasa  Patria Perkasa dengan anggaran senilai Rp152 miliar.
Keberadaan jalan bypass tersebut akan mengurangi waktu tempuh dari  Bandara Internasional Lombok menuju kawasan Mandalika dari yang semula  45 menit menjadi 15 menit dengan jumlah lajur dari semula 2 kini menjadi  4 lajur. Saat ini jalan tersebut juga telah menjadi salah satu spot  swafoto warga yang melintas, karena merupakan salah satu ikon baru di  kawasan Mandalika.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuldjono ingin jalan Bypass Bandara International Lombok (BIL)-Mandalika rapi dan bersih.
Dia berpesan agar lereng, bahu dan median betul-betul diperhatikan dan ditangani dengan rapi dan tidak meninggalkan sisa pekerjaan. Beberapa titik pada jalan sepanjang 17,36 km tersebut.
Baca Juga: Hadiri Konferensi Perubahan Iklim, Siapa Sosok Berjaket Hijau Bersama Sri Mulyani?
 
&quot;Terlebih jalan ini berada di lokasi wisata, pekerjaan Kementerian PUPR harus seperti ini, harus rapi dan tentunya kualitas dijaga. Saya lihat finalisasinya sudah bagus, baik kondisi jalan maupun bahunya sudah rapi walau tanpa perkerasan,&quot; kata Menteri Basuki di Jakarta, (11/11/2021).
Usai nanti diresmikan, Menteri Basuki meminta agar jalan tersebut betul-betul dijaga dengan baik.
&quot;Supaya jadi contoh jalan bebas hambatan yang baik, saya minta untuk dibuat pembatas jalan sepanjang 17 km ini, agar warung-warung di pinggir jalan tidak tumbuh tak terkendali yang akan mengganggu kenyamanan bahkan keselamatan,&quot; ujar Menteri Basuki.
Baca Juga: Menteri Basuki: Potensi Air di RI Tinggi tapi Tidak Merata
 
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Basuki juga menekankan untuk dilakukan penghijauan di sepanjang ruas jalan agar meningkatkan keindahan.
&quot;Median dan bahu jalannya agar ditanami rumput, termasuk lereng  juga dilakukan penghijauan, agar tidak terlihat kering, misal dengan geomat atau hidroseeding ,&quot; pesannya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMS8xMS8yMC8xNDE1NzQvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Barat  Reiza Setiawan mengatakan pembangunan jalan utama telah selesai dan  insha Allah besok siap diresmikan.
&quot;Jalan bypass dilengkapi 2 jembatan, 11 overpass, dan 3 jembatan  penyeberangan orang (JPO) yang dibangun untuk memperlancar arus lalu  lintas dan memfasilitasi akses bagi warga sekitar,&quot; tuturnya.
Pembangunan Jalan Bypass BIL&amp;ndash; Mandalika terdiri dari 3 paket  pekerjaan dengan anggaran bersumber dari APBN Tahun 2020-2021 sebesar  Rp705 miliar. Paket 1 sepanjang 4,30 km dengan kontraktor PT Nindya  Karya- PT. Bumi Agung (KSO) dengan anggaran sebesar Rp199 miliar.
Kemudian Paket 2 sepanjang 9,70 km, kontraktornya PT Adhi Karya - PT  Metro Lestari Utama (KSO) dengan anggaran senilai Rp353 miliar.  Selanjutnya untuk Paket 3 sepanjang 3,36 km, kontraktornya oleh PT Yasa  Patria Perkasa dengan anggaran senilai Rp152 miliar.
Keberadaan jalan bypass tersebut akan mengurangi waktu tempuh dari  Bandara Internasional Lombok menuju kawasan Mandalika dari yang semula  45 menit menjadi 15 menit dengan jumlah lajur dari semula 2 kini menjadi  4 lajur. Saat ini jalan tersebut juga telah menjadi salah satu spot  swafoto warga yang melintas, karena merupakan salah satu ikon baru di  kawasan Mandalika.</content:encoded></item></channel></rss>
