<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penyaluran Kredit Tembus Rp95,1 Triliun, Laba Bank BJB (BJBR) Rp1,4 Triliun</title><description>Bank bjb mencatat penyaluran kredit perbankan mencapai Rp95,1 triliun hingga kuartal III-2021.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/13/278/2501128/penyaluran-kredit-tembus-rp95-1-triliun-laba-bank-bjb-bjbr-rp1-4-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/11/13/278/2501128/penyaluran-kredit-tembus-rp95-1-triliun-laba-bank-bjb-bjbr-rp1-4-triliun"/><item><title>Penyaluran Kredit Tembus Rp95,1 Triliun, Laba Bank BJB (BJBR) Rp1,4 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/13/278/2501128/penyaluran-kredit-tembus-rp95-1-triliun-laba-bank-bjb-bjbr-rp1-4-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/11/13/278/2501128/penyaluran-kredit-tembus-rp95-1-triliun-laba-bank-bjb-bjbr-rp1-4-triliun</guid><pubDate>Sabtu 13 November 2021 09:17 WIB</pubDate><dc:creator>Dani Jumadil Akhir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/13/278/2501128/penyaluran-kredit-tembus-rp95-1-triliun-laba-bank-bjb-bjbr-rp1-4-triliun-iVmzkiTDFx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bank BJB raih laba Rp1,4 triliun di kuartal III 2021 (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/13/278/2501128/penyaluran-kredit-tembus-rp95-1-triliun-laba-bank-bjb-bjbr-rp1-4-triliun-iVmzkiTDFx.jpg</image><title>Bank BJB raih laba Rp1,4 triliun di kuartal III 2021 (Foto: Shutterstock)</title></images><description>BALI - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) atau bank bjb mencatat penyaluran kredit perbankan mencapai Rp95,1 triliun hingga kuartal III-2021.
Penyaluran kredit ini tumbuh 6,9% selama year on year (yoy). Selain itu, bank bjb juga mengalami kenaikan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 7,8% year on year menjadi Rp124,4 triliun.
Hal tersebut didorong oleh tingkat kepercayaan masyarakat yang besar untuk menyimpan dananya di bank bjb, yang terlihat dari peningkatan tabungan sebesar 5,4% year on year dan deposito sebesar 12,9% year on year.
Baca Juga: Bank Banten Dapat Suntikan Modal Rp1,9 Triliun, Merger dengan BJB Batal?
 
Dengan angka pertumbuhan kredit dan DPK tersebut, total aset bank bjb tumbuh sebesar 7,9% year on year menjadi Rp159,2 triliun. Sedangkan laba bersih perusahaan mencapai Rp1,4 triliun, tumbuh positif 17,5% year on year.
&quot;Kualitas kredit bank bjb juga terjaga dan terkelola dengan baik, di mana rasio NPL turun menjadi 1,3%. Angka ini lebih baik dibandingkan rata-rata NPL industri perbankan nasional yang berada di angka 2,9% hingga Agustus 2021,&quot; ungkap Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi di Bali, Sabtu (13/11/2021).
Baca Juga: OJK Restui Merger Bank Banten dan BJB
 
Yuddy Renaldi menambahkan, gerak pemulihan ekonomi dan kehidupan sosial yang terjadi secara gradual adalah angin segar yang patut disyukuri. Bank bjb melalui segenap kapasitas yang dimilikinya akan terus mendorong upaya akselerasi kebangkitan ekonomi Indonesia.
&quot;Bank bjb senantiasa berkomitmen menghadirkan rangkaian inovasi bisnis untuk mengakselerasi tren pertumbuhan bisnis, sekaligus mengawal kebangkitan ekonomi Indonesia,&quot; ungkap Yuddy.Sementara itu, bank bjb tak pernah berhenti melakukan penguatan digitalisasi dan melahirkan produk baru digital.
Dalam rangka mengoptimalkan layanan digital kepada masyarakat dan  pemerintah daerah yang bertujuan mendukung inklusi keuangan, di tahun  2021 ini bank bjb meluncurkan sejumlah inovasi baru terkait pembayaran  digital.
&quot;Dengan kinerja impresif yang ditandai dengan pertumbuhan, berbagai  penghargaan serta penguatan digitalisasi dan inovasi, bank bjb optimis  bisa konsisten mempertahankan kinerja positif di tahun 2022,&quot; katanya.</description><content:encoded>BALI - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) atau bank bjb mencatat penyaluran kredit perbankan mencapai Rp95,1 triliun hingga kuartal III-2021.
Penyaluran kredit ini tumbuh 6,9% selama year on year (yoy). Selain itu, bank bjb juga mengalami kenaikan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 7,8% year on year menjadi Rp124,4 triliun.
Hal tersebut didorong oleh tingkat kepercayaan masyarakat yang besar untuk menyimpan dananya di bank bjb, yang terlihat dari peningkatan tabungan sebesar 5,4% year on year dan deposito sebesar 12,9% year on year.
Baca Juga: Bank Banten Dapat Suntikan Modal Rp1,9 Triliun, Merger dengan BJB Batal?
 
Dengan angka pertumbuhan kredit dan DPK tersebut, total aset bank bjb tumbuh sebesar 7,9% year on year menjadi Rp159,2 triliun. Sedangkan laba bersih perusahaan mencapai Rp1,4 triliun, tumbuh positif 17,5% year on year.
&quot;Kualitas kredit bank bjb juga terjaga dan terkelola dengan baik, di mana rasio NPL turun menjadi 1,3%. Angka ini lebih baik dibandingkan rata-rata NPL industri perbankan nasional yang berada di angka 2,9% hingga Agustus 2021,&quot; ungkap Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi di Bali, Sabtu (13/11/2021).
Baca Juga: OJK Restui Merger Bank Banten dan BJB
 
Yuddy Renaldi menambahkan, gerak pemulihan ekonomi dan kehidupan sosial yang terjadi secara gradual adalah angin segar yang patut disyukuri. Bank bjb melalui segenap kapasitas yang dimilikinya akan terus mendorong upaya akselerasi kebangkitan ekonomi Indonesia.
&quot;Bank bjb senantiasa berkomitmen menghadirkan rangkaian inovasi bisnis untuk mengakselerasi tren pertumbuhan bisnis, sekaligus mengawal kebangkitan ekonomi Indonesia,&quot; ungkap Yuddy.Sementara itu, bank bjb tak pernah berhenti melakukan penguatan digitalisasi dan melahirkan produk baru digital.
Dalam rangka mengoptimalkan layanan digital kepada masyarakat dan  pemerintah daerah yang bertujuan mendukung inklusi keuangan, di tahun  2021 ini bank bjb meluncurkan sejumlah inovasi baru terkait pembayaran  digital.
&quot;Dengan kinerja impresif yang ditandai dengan pertumbuhan, berbagai  penghargaan serta penguatan digitalisasi dan inovasi, bank bjb optimis  bisa konsisten mempertahankan kinerja positif di tahun 2022,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
