<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PNBP Minerba Lampaui Target, Pertambangan Sumbang Rp49,6 Triliun</title><description>Realisasi PNBP sektor minerba dan batu bara (minerba) hingga Oktober 2021 mencapai Rp49,67 triliun</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/15/320/2502172/pnbp-minerba-lampaui-target-pertambangan-sumbang-rp49-6-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/11/15/320/2502172/pnbp-minerba-lampaui-target-pertambangan-sumbang-rp49-6-triliun"/><item><title>PNBP Minerba Lampaui Target, Pertambangan Sumbang Rp49,6 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/15/320/2502172/pnbp-minerba-lampaui-target-pertambangan-sumbang-rp49-6-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/11/15/320/2502172/pnbp-minerba-lampaui-target-pertambangan-sumbang-rp49-6-triliun</guid><pubDate>Senin 15 November 2021 18:17 WIB</pubDate><dc:creator>Oktiani Endarwati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/15/320/2502172/pnbp-minerba-lampaui-target-pertambangan-sumbang-rp49-6-triliun-Iur7VsGfDd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PNBP Minerba Lampaui Target. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/15/320/2502172/pnbp-minerba-lampaui-target-pertambangan-sumbang-rp49-6-triliun-Iur7VsGfDd.jpg</image><title>PNBP Minerba Lampaui Target. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor minerba dan batu bara (minerba) hingga Oktober 2021 mencapai Rp49,67 triliun. Angka tersebut melampaui target PNBP 2021 atau mencapai 127% dari target sebesar Rp39,1 triliun.
Direktur Jenderal Minerba Kementerian ESDM Ridwan Djamaluddin mengatakan, komoditas batu bara menjadi penyumbang utama PNBP dengan kontribusi mencapai 92% pada tahun 2021.
Baca Juga:&amp;nbsp;Wih! Ada Lagi Tambang Emas Terbaru di RI
&quot;Kontribusi batu bara sebesar Rp45,9 triliun, kurang lebih 92% pada tahun 2021 ini,&quot; ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI, Senin (15/11/2021).
Secara keseluruhan, realisasi PNBP minerba sudah mencapai 1,5 kali lipat dari target tahun ini.
Baca Juga:&amp;nbsp;Ada 2.741 Lokasi Pertambangan Tanpa Izin di RI, Kok Bisa?
Adapun realisasi produksi batu bara hingga Oktober 2021 mencapai 512 juta ton atau 82% dari target sebesar 625 juta ton. Sementara realisasi Domestic Market Obligation (DMO) batu bara hingga Oktober 2021 mencapai 110 juta ton atau 80% dari target sebesar 138 juta ton.
Untuk ekspor batu bara hingga Oktober 2021 mencapai 367 juta ton atau 75% dari target dengan nilai USD4,2 miliar hingga Oktober 2021. Oktiani Endarwati</description><content:encoded>JAKARTA - Realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor minerba dan batu bara (minerba) hingga Oktober 2021 mencapai Rp49,67 triliun. Angka tersebut melampaui target PNBP 2021 atau mencapai 127% dari target sebesar Rp39,1 triliun.
Direktur Jenderal Minerba Kementerian ESDM Ridwan Djamaluddin mengatakan, komoditas batu bara menjadi penyumbang utama PNBP dengan kontribusi mencapai 92% pada tahun 2021.
Baca Juga:&amp;nbsp;Wih! Ada Lagi Tambang Emas Terbaru di RI
&quot;Kontribusi batu bara sebesar Rp45,9 triliun, kurang lebih 92% pada tahun 2021 ini,&quot; ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR RI, Senin (15/11/2021).
Secara keseluruhan, realisasi PNBP minerba sudah mencapai 1,5 kali lipat dari target tahun ini.
Baca Juga:&amp;nbsp;Ada 2.741 Lokasi Pertambangan Tanpa Izin di RI, Kok Bisa?
Adapun realisasi produksi batu bara hingga Oktober 2021 mencapai 512 juta ton atau 82% dari target sebesar 625 juta ton. Sementara realisasi Domestic Market Obligation (DMO) batu bara hingga Oktober 2021 mencapai 110 juta ton atau 80% dari target sebesar 138 juta ton.
Untuk ekspor batu bara hingga Oktober 2021 mencapai 367 juta ton atau 75% dari target dengan nilai USD4,2 miliar hingga Oktober 2021. Oktiani Endarwati</content:encoded></item></channel></rss>
