<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Ada Infrastruktur, Presiden Jokowi: Orang Investasi Mikir-Mikir</title><description>Jokowi menyakini pembangunan Tol Serang-Panimbang sepanjang 83,6 kilometer investasi ke kawasan wisata Tanjung Lesung.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/16/320/2502706/tak-ada-infrastruktur-presiden-jokowi-orang-investasi-mikir-mikir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/11/16/320/2502706/tak-ada-infrastruktur-presiden-jokowi-orang-investasi-mikir-mikir"/><item><title>Tak Ada Infrastruktur, Presiden Jokowi: Orang Investasi Mikir-Mikir</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/16/320/2502706/tak-ada-infrastruktur-presiden-jokowi-orang-investasi-mikir-mikir</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/11/16/320/2502706/tak-ada-infrastruktur-presiden-jokowi-orang-investasi-mikir-mikir</guid><pubDate>Selasa 16 November 2021 16:52 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/16/320/2502706/tak-ada-infrastruktur-presiden-jokowi-orang-investasi-mikir-mikir-0AeMn7e6Vt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/16/320/2502706/tak-ada-infrastruktur-presiden-jokowi-orang-investasi-mikir-mikir-0AeMn7e6Vt.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyakini pembangunan Tol Serang-Panimbang sepanjang 83,6 kilometer akan turut menarik aliran masuk investasi ke kawasan wisata Tanjung Lesung, Banten.
&amp;ldquo;Otomatis ada optimisme investasi untuk segera menyelesaikan Tanjung Lesung. Kan antara &amp;lsquo;ayam dan telor&amp;rsquo;, kalau jalannya tidak ada karena orang investasi mikir-mikir karena dari Jakarta ke Tanjung Lesung butuh cepat,&amp;rdquo; kata Presiden Jokowi dikutip Antara, Selasa (16/11/2021).
Jokowi mengatakan jika seluruh seksi Tol Serang-Panimbang rampung dibangun, maka waktu tempuh ke Tanjung Lesung hanya membutuhkan 1,5-2 jam dibanding saat ini yang mencapai 4-5 jam.
Baca Juga:&amp;nbsp;Ada Tol Serang-Panimbang, Jokowi: Jakarta ke Tanjung Lesung Cuma 2 Jam
Dengan begitu, Tanjung Lesung akan menjadi destinasi wisata alternatif yang dekat dengan Jakarta, selain kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat.
&amp;ldquo;Maksimal 2 jam sehingga akan jadi alternatif tidak hanya ke puncak, tapi juga bisa ke Tanjung Lesung,&amp;rdquo; ujar Presiden Jokowi.
Presiden menargetkan seluruh seksi Tol Serang-Panimbang akan selesai pada akhir 2023. Saat ini dengan selesainya Seksi I untuk ruas Serang-Rangkasbitung, maka kemacetan yang kerap terjadi di Kabupaten Lebak dan Pandeglang bisa dikurangi.
Baca Juga:&amp;nbsp;Resmikan Tol Serang - Panimbang, Jokowi: Jadi Pengungkit Ekonomi Banten
&amp;ldquo;Sekarang kita harapkan kemacetan-kemacetan yang ada di Lebak, di Pandeglang, Serang bisa kita urai,&amp;rdquo; kata Presiden Jokowi.Sementara itu Gubernur Banten Wahidin Halim saat peresmian mengatakan Tol Serang-Panimbang akan memberi manfaat luar biasa bagi masyarakat Banten.
Dia mengungkapkan terdapat permintaan dari kepala daerah dan juga masyarakat Banten agar proses pembangunan Tol Serang-Panimbang untuk Seksi III Ruas Cileles-Panimbang sepanjang 33 kilometer dipercepat.
&quot;Sehingga harapan masyarakat dapat diwujudkan,&quot; ujarnya.
Tiga seksi Tol Serang-Panimbang terdiri dari Seksi I Serang-Rangkasbitung sepanjang 26,5 kilometer dan Seksi II Rangkasbitung-Cileles sepanjang 24,1 kilometer. Kedua seksi ini dibangun konsorsium dengan mayoritas PT Wijaya Karya (Persero). Kemudian.Seksi III Cileles-Panimbang 33 kilometer dibangun oleh pemerintah.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyakini pembangunan Tol Serang-Panimbang sepanjang 83,6 kilometer akan turut menarik aliran masuk investasi ke kawasan wisata Tanjung Lesung, Banten.
&amp;ldquo;Otomatis ada optimisme investasi untuk segera menyelesaikan Tanjung Lesung. Kan antara &amp;lsquo;ayam dan telor&amp;rsquo;, kalau jalannya tidak ada karena orang investasi mikir-mikir karena dari Jakarta ke Tanjung Lesung butuh cepat,&amp;rdquo; kata Presiden Jokowi dikutip Antara, Selasa (16/11/2021).
Jokowi mengatakan jika seluruh seksi Tol Serang-Panimbang rampung dibangun, maka waktu tempuh ke Tanjung Lesung hanya membutuhkan 1,5-2 jam dibanding saat ini yang mencapai 4-5 jam.
Baca Juga:&amp;nbsp;Ada Tol Serang-Panimbang, Jokowi: Jakarta ke Tanjung Lesung Cuma 2 Jam
Dengan begitu, Tanjung Lesung akan menjadi destinasi wisata alternatif yang dekat dengan Jakarta, selain kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat.
&amp;ldquo;Maksimal 2 jam sehingga akan jadi alternatif tidak hanya ke puncak, tapi juga bisa ke Tanjung Lesung,&amp;rdquo; ujar Presiden Jokowi.
Presiden menargetkan seluruh seksi Tol Serang-Panimbang akan selesai pada akhir 2023. Saat ini dengan selesainya Seksi I untuk ruas Serang-Rangkasbitung, maka kemacetan yang kerap terjadi di Kabupaten Lebak dan Pandeglang bisa dikurangi.
Baca Juga:&amp;nbsp;Resmikan Tol Serang - Panimbang, Jokowi: Jadi Pengungkit Ekonomi Banten
&amp;ldquo;Sekarang kita harapkan kemacetan-kemacetan yang ada di Lebak, di Pandeglang, Serang bisa kita urai,&amp;rdquo; kata Presiden Jokowi.Sementara itu Gubernur Banten Wahidin Halim saat peresmian mengatakan Tol Serang-Panimbang akan memberi manfaat luar biasa bagi masyarakat Banten.
Dia mengungkapkan terdapat permintaan dari kepala daerah dan juga masyarakat Banten agar proses pembangunan Tol Serang-Panimbang untuk Seksi III Ruas Cileles-Panimbang sepanjang 33 kilometer dipercepat.
&quot;Sehingga harapan masyarakat dapat diwujudkan,&quot; ujarnya.
Tiga seksi Tol Serang-Panimbang terdiri dari Seksi I Serang-Rangkasbitung sepanjang 26,5 kilometer dan Seksi II Rangkasbitung-Cileles sepanjang 24,1 kilometer. Kedua seksi ini dibangun konsorsium dengan mayoritas PT Wijaya Karya (Persero). Kemudian.Seksi III Cileles-Panimbang 33 kilometer dibangun oleh pemerintah.</content:encoded></item></channel></rss>
