<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wapres Ma'ruf Sebut Indonesia dalam Fase Kritikal Pemulihan Ekonomi</title><description>Indonesia masih dalam fase kritis pemulihan ekonomi akibat dampak pandemi covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/17/320/2503355/wapres-ma-ruf-sebut-indonesia-dalam-fase-kritikal-pemulihan-ekonomi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/11/17/320/2503355/wapres-ma-ruf-sebut-indonesia-dalam-fase-kritikal-pemulihan-ekonomi"/><item><title>Wapres Ma'ruf Sebut Indonesia dalam Fase Kritikal Pemulihan Ekonomi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/17/320/2503355/wapres-ma-ruf-sebut-indonesia-dalam-fase-kritikal-pemulihan-ekonomi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/11/17/320/2503355/wapres-ma-ruf-sebut-indonesia-dalam-fase-kritikal-pemulihan-ekonomi</guid><pubDate>Rabu 17 November 2021 17:18 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/17/320/2503355/wapres-ma-ruf-sebut-indonesia-dalam-fase-kritikal-pemulihan-ekonomi-zVt8YJaoXx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemulihan ekonomi masih dalam tahap kritis (Foto: Setwapres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/17/320/2503355/wapres-ma-ruf-sebut-indonesia-dalam-fase-kritikal-pemulihan-ekonomi-zVt8YJaoXx.jpg</image><title>Pemulihan ekonomi masih dalam tahap kritis (Foto: Setwapres)</title></images><description>JAKARTA - Indonesia masih dalam fase kritis pemulihan ekonomi akibat dampak pandemi covid-19. Akibat pandemi covid-19, ekonomi di dunia mengalami tekanan.
&quot;Saat ini kita berada dalam fase kritikal pemulihan ekonomi. Sebagian negara pulih lebih cepat tapi sebagian besar lainnya masih tertinggal,&quot; kata Wakil Presiden RI Ma&amp;rsquo;ruf Amin, Rabu (17/11/2021).
Baca Juga: Luhut: Kesuksesan Tahan Covid-19 di Nataru Tentukan Pemulihan Ekonomi 2022
 
Sejak pandemi merebak pada awal 2020, menurut dia, seluruh negara di dunia berupaya keras menyelamatkan jiwa sekaligus perkenomian.
Ma'ruf menyebutkan pemulihan ekonomi global akibat pandemi menghadapi tiga tantangan yaitu kesenjangan akses vaksin, inflasi harga energi, serta disrupsi rantai pasok.
Baca Juga: Bukti Ekonomi Pulih, Aktivitas Masyarakat di Tempat Belanja Meningkat
&quot;Selain tantangan tersebut kita juga masih menghadapi tantangan perubahan iklim yang berpotensi mendisrupsi kehidupan manusia,&quot; ujar dia.
Pemulihan ekonomi global tersebut, menurut Ma'ruf, tidak mungkin terwujud jika hanya dilakukan oleh sebagian negara tanpa adanya upaya sinergi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wOC8wOS8xLzEzNzY2NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Harus dilakukan sinergi dan kolaborasi antarnegara,&quot; ujar dia.
Kolaborasi tersebut, sambung Ma'ruf, bukan hanya bertujuan  menyelesaikan masalah tapi juga memastikan terwujudnya pembangunan  ekonomi yang berkelanjutan di masa yang akan datang.
&quot;Saya meyakini pula bahwa prinsip dan nilai Islam seperti saling  membantu dan saling menolong mampu berperan dalam mewujudkan kolaborasi  dalam upaya pemulihan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan,&quot; kata dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Indonesia masih dalam fase kritis pemulihan ekonomi akibat dampak pandemi covid-19. Akibat pandemi covid-19, ekonomi di dunia mengalami tekanan.
&quot;Saat ini kita berada dalam fase kritikal pemulihan ekonomi. Sebagian negara pulih lebih cepat tapi sebagian besar lainnya masih tertinggal,&quot; kata Wakil Presiden RI Ma&amp;rsquo;ruf Amin, Rabu (17/11/2021).
Baca Juga: Luhut: Kesuksesan Tahan Covid-19 di Nataru Tentukan Pemulihan Ekonomi 2022
 
Sejak pandemi merebak pada awal 2020, menurut dia, seluruh negara di dunia berupaya keras menyelamatkan jiwa sekaligus perkenomian.
Ma'ruf menyebutkan pemulihan ekonomi global akibat pandemi menghadapi tiga tantangan yaitu kesenjangan akses vaksin, inflasi harga energi, serta disrupsi rantai pasok.
Baca Juga: Bukti Ekonomi Pulih, Aktivitas Masyarakat di Tempat Belanja Meningkat
&quot;Selain tantangan tersebut kita juga masih menghadapi tantangan perubahan iklim yang berpotensi mendisrupsi kehidupan manusia,&quot; ujar dia.
Pemulihan ekonomi global tersebut, menurut Ma'ruf, tidak mungkin terwujud jika hanya dilakukan oleh sebagian negara tanpa adanya upaya sinergi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wOC8wOS8xLzEzNzY2NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Harus dilakukan sinergi dan kolaborasi antarnegara,&quot; ujar dia.
Kolaborasi tersebut, sambung Ma'ruf, bukan hanya bertujuan  menyelesaikan masalah tapi juga memastikan terwujudnya pembangunan  ekonomi yang berkelanjutan di masa yang akan datang.
&quot;Saya meyakini pula bahwa prinsip dan nilai Islam seperti saling  membantu dan saling menolong mampu berperan dalam mewujudkan kolaborasi  dalam upaya pemulihan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan,&quot; kata dia.</content:encoded></item></channel></rss>
