<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Waspadai Perlambatan Ekonomi China, Presiden Jokowi: Ekspor Kita ke Sana Gede   </title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) memewaspadai risiko-risiko ekonomi global</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/17/320/2503382/waspadai-perlambatan-ekonomi-china-presiden-jokowi-ekspor-kita-ke-sana-gede</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/11/17/320/2503382/waspadai-perlambatan-ekonomi-china-presiden-jokowi-ekspor-kita-ke-sana-gede"/><item><title>Waspadai Perlambatan Ekonomi China, Presiden Jokowi: Ekspor Kita ke Sana Gede   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/17/320/2503382/waspadai-perlambatan-ekonomi-china-presiden-jokowi-ekspor-kita-ke-sana-gede</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/11/17/320/2503382/waspadai-perlambatan-ekonomi-china-presiden-jokowi-ekspor-kita-ke-sana-gede</guid><pubDate>Rabu 17 November 2021 18:08 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/17/320/2503382/waspadai-perlambatan-ekonomi-china-presiden-jokowi-ekspor-kita-ke-sana-gede-PciCyLCTQz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Joko Widodo. (Foto: Okezone.com/Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/17/320/2503382/waspadai-perlambatan-ekonomi-china-presiden-jokowi-ekspor-kita-ke-sana-gede-PciCyLCTQz.jpg</image><title>Presiden Joko Widodo. (Foto: Okezone.com/Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mewaspadai risiko-risiko ekonomi global. Mulai dari perekonomian di China maupun kebijakan di Amerika Serikat.
&amp;ldquo;Di bidang ekonomi yang berkaitan dengan risiko-risiko global agar semuanya diwaspadai. Seperti perlambatan ekonomi di Tiongkok betul-betul dilihat karena ekspor kita ke sana gede,&amp;rdquo; ungkapnya dalam Sidang Kabinet Paripurna, Rabu (17/11/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Pakai Sawit, Impor Susut Rp38 Triliun
&amp;ldquo;Kemudian risiko tapering off dari Amerika. Betul-betul dilihat dampak dan apa yang harus kita siapkan, apa yang harus kita lakukan,&amp;rdquo; lanjutnya.
Dia juga meminta agar yang berkaitan dengan inflasi global diantisipasi.
Baca Juga:&amp;nbsp;Tinggalkan Batu Bara, Jokowi Serius Kembangkan Ekonomi Hijau hingga EBT
&amp;ldquo;Dampaknya akan seperti apa, semuanya dihitung, semuanya harus kita kalkulasi, dimana yang harus kita antisipasi,&amp;rdquo; ujarnya.
Selain itu Jokowi juga mengingatkan agar diwaspadai  terjadinya fenomena siklus commodity super cycle. Dimana saat ini komoditas unggulan ekspor Indonesia melonjak tinggi.
&amp;ldquo;Ini umumnya berlangsung biasanya hanya berlangsung 18 bulan. Jadi langkah-langkah antisipasi untuk itu harus diberikan dengan menguatkan industri pengolahan yang berorientasi ekspor,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mewaspadai risiko-risiko ekonomi global. Mulai dari perekonomian di China maupun kebijakan di Amerika Serikat.
&amp;ldquo;Di bidang ekonomi yang berkaitan dengan risiko-risiko global agar semuanya diwaspadai. Seperti perlambatan ekonomi di Tiongkok betul-betul dilihat karena ekspor kita ke sana gede,&amp;rdquo; ungkapnya dalam Sidang Kabinet Paripurna, Rabu (17/11/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Pakai Sawit, Impor Susut Rp38 Triliun
&amp;ldquo;Kemudian risiko tapering off dari Amerika. Betul-betul dilihat dampak dan apa yang harus kita siapkan, apa yang harus kita lakukan,&amp;rdquo; lanjutnya.
Dia juga meminta agar yang berkaitan dengan inflasi global diantisipasi.
Baca Juga:&amp;nbsp;Tinggalkan Batu Bara, Jokowi Serius Kembangkan Ekonomi Hijau hingga EBT
&amp;ldquo;Dampaknya akan seperti apa, semuanya dihitung, semuanya harus kita kalkulasi, dimana yang harus kita antisipasi,&amp;rdquo; ujarnya.
Selain itu Jokowi juga mengingatkan agar diwaspadai  terjadinya fenomena siklus commodity super cycle. Dimana saat ini komoditas unggulan ekspor Indonesia melonjak tinggi.
&amp;ldquo;Ini umumnya berlangsung biasanya hanya berlangsung 18 bulan. Jadi langkah-langkah antisipasi untuk itu harus diberikan dengan menguatkan industri pengolahan yang berorientasi ekspor,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
