<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Telur dan Minyak Goreng Jadi Biang Kerok Inflasi Minggu Ketiga November</title><description>Perkembangan harga pada minggu ketiga November 2021 tetap terkendali dan diperkirakan inflasi sebesar 0,31%</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/19/320/2504594/telur-dan-minyak-goreng-jadi-biang-kerok-inflasi-minggu-ketiga-november</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/11/19/320/2504594/telur-dan-minyak-goreng-jadi-biang-kerok-inflasi-minggu-ketiga-november"/><item><title>Telur dan Minyak Goreng Jadi Biang Kerok Inflasi Minggu Ketiga November</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/19/320/2504594/telur-dan-minyak-goreng-jadi-biang-kerok-inflasi-minggu-ketiga-november</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/11/19/320/2504594/telur-dan-minyak-goreng-jadi-biang-kerok-inflasi-minggu-ketiga-november</guid><pubDate>Jum'at 19 November 2021 20:07 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/19/320/2504594/telur-dan-minyak-goreng-jadi-biang-kerok-inflasi-minggu-ketiga-november-L7KvQOnIzM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prediksi Inflasi November 2021. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/19/320/2504594/telur-dan-minyak-goreng-jadi-biang-kerok-inflasi-minggu-ketiga-november-L7KvQOnIzM.jpg</image><title>Prediksi Inflasi November 2021. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Perkembangan harga pada minggu ketiga November 2021 tetap terkendali dan diperkirakan inflasi sebesar 0,31% (mtm).
Berdasarkan Survei Pemantauan Harga minggu III November 2021,perkiraan inflasi November 2021 secara tahun kalender sebesar 1,24% (ytd), dan secara tahunan sebesar 1,69% (yoy).
Baca Juga:&amp;nbsp;Inflasi Minggu Kedua November Diprediksi 0,25%, Harga Minyak Goreng Jadi Biang Kerok
Direktur Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan penyumbang utama inflasi November 2021 sampai dengan minggu III yaitu komoditas telur ayam ras sebesar 0,09% (mtm), minyak goreng sebesar 0,07% (mtm), cabai merah sebesar 0,05% (mtm), daging ayam ras, sawi hijau, bayam, emas perhiasan, sabun detergen bubuk, angkutan udara dan rokok kretek filter masing-masing sebesar 0,01% (mtm).
&quot;Sementara itu, beberapa komoditas mengalami deflasi antara lain tomat, bawang merah dan cabai rawit masing-masing sebesar -0,01% (mtm),&quot; kata Erwin di Jakarta, Jumat (19/11/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Inflasi Tembus 0,10% di Akhir Oktober, Ini Penyebabnya
Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu, serta langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan.</description><content:encoded>JAKARTA - Perkembangan harga pada minggu ketiga November 2021 tetap terkendali dan diperkirakan inflasi sebesar 0,31% (mtm).
Berdasarkan Survei Pemantauan Harga minggu III November 2021,perkiraan inflasi November 2021 secara tahun kalender sebesar 1,24% (ytd), dan secara tahunan sebesar 1,69% (yoy).
Baca Juga:&amp;nbsp;Inflasi Minggu Kedua November Diprediksi 0,25%, Harga Minyak Goreng Jadi Biang Kerok
Direktur Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan penyumbang utama inflasi November 2021 sampai dengan minggu III yaitu komoditas telur ayam ras sebesar 0,09% (mtm), minyak goreng sebesar 0,07% (mtm), cabai merah sebesar 0,05% (mtm), daging ayam ras, sawi hijau, bayam, emas perhiasan, sabun detergen bubuk, angkutan udara dan rokok kretek filter masing-masing sebesar 0,01% (mtm).
&quot;Sementara itu, beberapa komoditas mengalami deflasi antara lain tomat, bawang merah dan cabai rawit masing-masing sebesar -0,01% (mtm),&quot; kata Erwin di Jakarta, Jumat (19/11/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Inflasi Tembus 0,10% di Akhir Oktober, Ini Penyebabnya
Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu, serta langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan.</content:encoded></item></channel></rss>
