<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BLT Desa dan Kartu Sembako Rp300.000 Ditambah, Cair Bulan Depan!</title><description>Pemerintah menambah pencairan BLT desa Rp300.000.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/21/320/2505074/blt-desa-dan-kartu-sembako-rp300-000-ditambah-cair-bulan-depan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/11/21/320/2505074/blt-desa-dan-kartu-sembako-rp300-000-ditambah-cair-bulan-depan"/><item><title>BLT Desa dan Kartu Sembako Rp300.000 Ditambah, Cair Bulan Depan!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/21/320/2505074/blt-desa-dan-kartu-sembako-rp300-000-ditambah-cair-bulan-depan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/11/21/320/2505074/blt-desa-dan-kartu-sembako-rp300-000-ditambah-cair-bulan-depan</guid><pubDate>Minggu 21 November 2021 15:12 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Hudayanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/21/320/2505074/blt-desa-dan-kartu-sembako-rp300-000-ditambah-cair-bulan-depan-mCrHUMGPSO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BLT Desa dan Kartu Sembako Cair (Foto: Sindonews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/21/320/2505074/blt-desa-dan-kartu-sembako-rp300-000-ditambah-cair-bulan-depan-mCrHUMGPSO.jpg</image><title>BLT Desa dan Kartu Sembako Cair (Foto: Sindonews)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah menambah pencairan BLT desa Rp300.000 dan program kartu sembako. Ditargetkan pencairan dilakukan pada awal bulan Desember 2021.

&quot;Pogram yang didorong untuk di tahun ini adalah top up BLT desa sebesar Rp300 ribu kali 3 bulan jumlah sasarannya adalah 694 KPM (keluarga penerima manfaat),&quot; kata Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai Rapat Terbatas di Istana Negara, Kamis 18 November 2021.

Baca Juga: Kartu Sembako di Top Up, Dana Rp300 Ribu Segera Cair


Airlangga menambahkan, penambahan pencairan BLT desa Rp300.000 membutuhkan surat edaran bersama Kemendagri dan Kemendes.

&quot;Dan ini penyesuaian PMK sedang disiapkan,&amp;rdquo; ungkapnya.

Sementara, program kartu sembako juga ditambah Rp300.000 hingga 3 bulan.

&quot;Jumlahnya nanti menurut ibu mensos sekitar 1,4 juta dan ini akan dilaksanakan di akhir atau di awal Desember. Dan kemudian akan ada survei khusus Susenas kemiskinan di bulan Desember,&amp;rdquo; katanya.

Sebelumnya, Pemerintah melaporkan realisasi dari klaster Perlinsos yang sebesar Rp132,49 triliun, antara lain digunakan untuk Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar 94,3% atau Rp28,31 triliun dari pagu Rp28,31 triliun, Kartu Sembako sebesar 66,6% atau Rp33,22 triliun dari pagu Rp49,89 triliun.


&quot; BLT Desa sebesar 65,5% atau Rp18,85 triliun dari pagu Rp28,80 triliun, dan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar 76,1% atau Rp6,70 triliun dari pagu Rp8,80 triliun,&quot; ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato dalam video virtual, Senin (15/11/2021).

Lanjutnya, realisasi Klaster Kesehatan yang sebesar Rp129,30 triliun yang utama adalah untuk Diagnostik (Testing dan Tracing) realisasi sebesar 68,7% atau Rp3,09 triliun; Therapeutic (Insentif dan Santunan Nakes) sebesar Rp14,47 triliun atau 76,4%; dan Vaksinasi (Pengadaan dan Pelaksanaan) sebesar 46,1% atau Rp26,6 triliun.

Untuk Kartu Prakerja hingga 12 November 2021, telah diberikan kepada 5.932.867 Penerima untuk Batch 12-22, dan 5.764.498 (96%) Penerima telah menyelesaikan pelatihan.

&quot; Serta 5.667.110 juta (95%) Penerima telah mendapatkan insentif. Total insentif yang disalurkan selama 2021 sebesar Rp11,6 triliun,&amp;rdquo; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah menambah pencairan BLT desa Rp300.000 dan program kartu sembako. Ditargetkan pencairan dilakukan pada awal bulan Desember 2021.

&quot;Pogram yang didorong untuk di tahun ini adalah top up BLT desa sebesar Rp300 ribu kali 3 bulan jumlah sasarannya adalah 694 KPM (keluarga penerima manfaat),&quot; kata Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai Rapat Terbatas di Istana Negara, Kamis 18 November 2021.

Baca Juga: Kartu Sembako di Top Up, Dana Rp300 Ribu Segera Cair


Airlangga menambahkan, penambahan pencairan BLT desa Rp300.000 membutuhkan surat edaran bersama Kemendagri dan Kemendes.

&quot;Dan ini penyesuaian PMK sedang disiapkan,&amp;rdquo; ungkapnya.

Sementara, program kartu sembako juga ditambah Rp300.000 hingga 3 bulan.

&quot;Jumlahnya nanti menurut ibu mensos sekitar 1,4 juta dan ini akan dilaksanakan di akhir atau di awal Desember. Dan kemudian akan ada survei khusus Susenas kemiskinan di bulan Desember,&amp;rdquo; katanya.

Sebelumnya, Pemerintah melaporkan realisasi dari klaster Perlinsos yang sebesar Rp132,49 triliun, antara lain digunakan untuk Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar 94,3% atau Rp28,31 triliun dari pagu Rp28,31 triliun, Kartu Sembako sebesar 66,6% atau Rp33,22 triliun dari pagu Rp49,89 triliun.


&quot; BLT Desa sebesar 65,5% atau Rp18,85 triliun dari pagu Rp28,80 triliun, dan Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar 76,1% atau Rp6,70 triliun dari pagu Rp8,80 triliun,&quot; ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato dalam video virtual, Senin (15/11/2021).

Lanjutnya, realisasi Klaster Kesehatan yang sebesar Rp129,30 triliun yang utama adalah untuk Diagnostik (Testing dan Tracing) realisasi sebesar 68,7% atau Rp3,09 triliun; Therapeutic (Insentif dan Santunan Nakes) sebesar Rp14,47 triliun atau 76,4%; dan Vaksinasi (Pengadaan dan Pelaksanaan) sebesar 46,1% atau Rp26,6 triliun.

Untuk Kartu Prakerja hingga 12 November 2021, telah diberikan kepada 5.932.867 Penerima untuk Batch 12-22, dan 5.764.498 (96%) Penerima telah menyelesaikan pelatihan.

&quot; Serta 5.667.110 juta (95%) Penerima telah mendapatkan insentif. Total insentif yang disalurkan selama 2021 sebesar Rp11,6 triliun,&amp;rdquo; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
