<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Semakin Bertambah, Kekayaan Indonesia Tembus Rp11.000 Triliun</title><description>Kekayaan Indonesia yang dihitung berdasarkan aset negara tembus Rp11.098,67 triliun pada 2020.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/21/320/2505178/semakin-bertambah-kekayaan-indonesia-tembus-rp11-000-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/11/21/320/2505178/semakin-bertambah-kekayaan-indonesia-tembus-rp11-000-triliun"/><item><title>Semakin Bertambah, Kekayaan Indonesia Tembus Rp11.000 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/21/320/2505178/semakin-bertambah-kekayaan-indonesia-tembus-rp11-000-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/11/21/320/2505178/semakin-bertambah-kekayaan-indonesia-tembus-rp11-000-triliun</guid><pubDate>Minggu 21 November 2021 15:38 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/21/320/2505178/semakin-bertambah-kekayaan-indonesia-tembus-rp11-000-triliun-vNjZiH8L8W.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kekayaan Indonesia (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/21/320/2505178/semakin-bertambah-kekayaan-indonesia-tembus-rp11-000-triliun-vNjZiH8L8W.jpg</image><title>Kekayaan Indonesia (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kekayaan Indonesia yang dihitung berdasarkan aset negara tembus Rp11.098,67 triliun pada 2020. Berdasarkan data  Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) aset negara meningkat 6,02% dibandingkan 2019  yang 'hanya; Rp10.467,53 triliun.

&quot;Kenaikan nilai aset negara kita lebih dari Rp4.000 triliun, ini adalah sisi neraca yang tidak dibahas karena yang sering dilihat adalah sumbernya penerimaan,&quot; ujar Direktur Jenderal Kekayaan Negara Rionald Silaban, Senin 15 November 2021.

Baca Juga: Sri Mulyani Jaga-Jaga Aset Negara Dirampas Mafia Tanah



Aset negara atau barang milik negara harus dikelola dengan benar. Alasannya, dari cara pengelolaan aset negara ini peradaban sebuah bangsa terlihat.

&quot;Perlakuan suatu negara dalam mengelola aset menunjukkan karakter bangsa itu dan peradabannya. Maka ini sebetulnya upaya kita bersama untuk terus membangun karakter bangsa Indonesia dan peradaban bangsa Indonesia,&quot; katanya.

Kementerian atau Lembaga memiliki peranan yang luar biasa penting di dalam proses ini. Apalagi Kementerian atau Lembaga merasakan dampak Covid-19 yang luar biasa di bidang keuangan negara.

&quot;Di masing-masing kementerian, lembaga umpamanya tahun 2020 lalu dan tahun 2021 ini kita melakukan beberapa kali perubahan dari anggaran di kementerian-lembaga kita meminta refocusing tahun lalu. Bahkan banyak Kementerian, lembaga kita meminta agar belanja di bidang belanja modal ditunda atau diperlambat karena dananya digunakan untuk penanganan Covid 19,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kekayaan Indonesia yang dihitung berdasarkan aset negara tembus Rp11.098,67 triliun pada 2020. Berdasarkan data  Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) aset negara meningkat 6,02% dibandingkan 2019  yang 'hanya; Rp10.467,53 triliun.

&quot;Kenaikan nilai aset negara kita lebih dari Rp4.000 triliun, ini adalah sisi neraca yang tidak dibahas karena yang sering dilihat adalah sumbernya penerimaan,&quot; ujar Direktur Jenderal Kekayaan Negara Rionald Silaban, Senin 15 November 2021.

Baca Juga: Sri Mulyani Jaga-Jaga Aset Negara Dirampas Mafia Tanah



Aset negara atau barang milik negara harus dikelola dengan benar. Alasannya, dari cara pengelolaan aset negara ini peradaban sebuah bangsa terlihat.

&quot;Perlakuan suatu negara dalam mengelola aset menunjukkan karakter bangsa itu dan peradabannya. Maka ini sebetulnya upaya kita bersama untuk terus membangun karakter bangsa Indonesia dan peradaban bangsa Indonesia,&quot; katanya.

Kementerian atau Lembaga memiliki peranan yang luar biasa penting di dalam proses ini. Apalagi Kementerian atau Lembaga merasakan dampak Covid-19 yang luar biasa di bidang keuangan negara.

&quot;Di masing-masing kementerian, lembaga umpamanya tahun 2020 lalu dan tahun 2021 ini kita melakukan beberapa kali perubahan dari anggaran di kementerian-lembaga kita meminta refocusing tahun lalu. Bahkan banyak Kementerian, lembaga kita meminta agar belanja di bidang belanja modal ditunda atau diperlambat karena dananya digunakan untuk penanganan Covid 19,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
