<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekonomi RI Ditarget Tumbuh 6% pada Kuartal IV-2021, Menko Airlangga: Tidak Terlalu Tinggi</title><description>Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV-2021 ditargetkan 5,5%-6%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/22/320/2505534/ekonomi-ri-ditarget-tumbuh-6-pada-kuartal-iv-2021-menko-airlangga-tidak-terlalu-tinggi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/11/22/320/2505534/ekonomi-ri-ditarget-tumbuh-6-pada-kuartal-iv-2021-menko-airlangga-tidak-terlalu-tinggi"/><item><title>Ekonomi RI Ditarget Tumbuh 6% pada Kuartal IV-2021, Menko Airlangga: Tidak Terlalu Tinggi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/22/320/2505534/ekonomi-ri-ditarget-tumbuh-6-pada-kuartal-iv-2021-menko-airlangga-tidak-terlalu-tinggi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/11/22/320/2505534/ekonomi-ri-ditarget-tumbuh-6-pada-kuartal-iv-2021-menko-airlangga-tidak-terlalu-tinggi</guid><pubDate>Senin 22 November 2021 13:05 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/22/320/2505534/ekonomi-ri-ditarget-tumbuh-6-pada-kuartal-iv-2021-menko-airlangga-tidak-terlalu-tinggi-8aR6NrP9O8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Perekonomian Airlangga (Foto: Dok Kemenko Perekonomian)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/22/320/2505534/ekonomi-ri-ditarget-tumbuh-6-pada-kuartal-iv-2021-menko-airlangga-tidak-terlalu-tinggi-8aR6NrP9O8.jpg</image><title>Menko Perekonomian Airlangga (Foto: Dok Kemenko Perekonomian)</title></images><description>JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV-2021 ditargetkan 5,5%-6%. Dengan mencapai angka tersebut, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai 4% pada 2021.

&quot;Kalau kita mau tumbuh di angka 4% maka di kuartal IV kita harus pacu 5,5%-6%. Target ini tidaklah terlalu tinggi, melainkan berpotensi dicapai,&quot; ujar Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Webinar Economic Outlook 2022, Jakarta, Senin (22/11/2021).

Baca Juga: Ekonomi RI Lewati Titik Terendah, Menko Airlangga Sebut E-commerce dan Startup Jadi Kekuatan Baru


Airlangga menjelaskan, target pertumbuhan ekonomi tersebut bisa dicapai karena beberapa indikator baik itu dari Purchasing Managers&amp;rsquo; Index (PMI) dan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) sudah positif, dimana PMI Indonesia mencetak rekor baru yang berada di posisi 57,2 di Oktober 2021.

&quot;IKK juga sudah berada di zona optimis, yaitu di level 113,4 pada Oktober 2021,&quot; katanya.

Selain itu, proyeksi pertumbuhan ekonomi global dari berbagai lembaga internasional juga semakin membaik, dimana masing-masing seperti OECD memperkirakan pada 2021 ekonomi global di level 5,7%, IMF 5,9%, dan World Bank 5,6%.

Sementara itu, OECD memproyeksikan ekonomi di 2022 tumbuh di level 4,5%, IMF di 4,9%, dan World Bank di 4,3%.

&quot;Sedangkan Indonesia diperkirakan di level 5,2%, dan kita perkirakan bahwa di tahun ini kita bisa capai 4% maka tahun depan kita optimis bisa memacu di 5,2%,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV-2021 ditargetkan 5,5%-6%. Dengan mencapai angka tersebut, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai 4% pada 2021.

&quot;Kalau kita mau tumbuh di angka 4% maka di kuartal IV kita harus pacu 5,5%-6%. Target ini tidaklah terlalu tinggi, melainkan berpotensi dicapai,&quot; ujar Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Webinar Economic Outlook 2022, Jakarta, Senin (22/11/2021).

Baca Juga: Ekonomi RI Lewati Titik Terendah, Menko Airlangga Sebut E-commerce dan Startup Jadi Kekuatan Baru


Airlangga menjelaskan, target pertumbuhan ekonomi tersebut bisa dicapai karena beberapa indikator baik itu dari Purchasing Managers&amp;rsquo; Index (PMI) dan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) sudah positif, dimana PMI Indonesia mencetak rekor baru yang berada di posisi 57,2 di Oktober 2021.

&quot;IKK juga sudah berada di zona optimis, yaitu di level 113,4 pada Oktober 2021,&quot; katanya.

Selain itu, proyeksi pertumbuhan ekonomi global dari berbagai lembaga internasional juga semakin membaik, dimana masing-masing seperti OECD memperkirakan pada 2021 ekonomi global di level 5,7%, IMF 5,9%, dan World Bank 5,6%.

Sementara itu, OECD memproyeksikan ekonomi di 2022 tumbuh di level 4,5%, IMF di 4,9%, dan World Bank di 4,3%.

&quot;Sedangkan Indonesia diperkirakan di level 5,2%, dan kita perkirakan bahwa di tahun ini kita bisa capai 4% maka tahun depan kita optimis bisa memacu di 5,2%,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
