<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Makin Bengkak, Intiland Rugi Rp77,2 Miliar di Kuartal III-2021</title><description>PT Intiland Development Tbk (DILD) mencatatkan rugi bersih senilai Rp77,231 miliar dikuartal III-2021.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/23/278/2506077/makin-bengkak-intiland-rugi-rp77-2-miliar-di-kuartal-iii-2021</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/11/23/278/2506077/makin-bengkak-intiland-rugi-rp77-2-miliar-di-kuartal-iii-2021"/><item><title>Makin Bengkak, Intiland Rugi Rp77,2 Miliar di Kuartal III-2021</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/23/278/2506077/makin-bengkak-intiland-rugi-rp77-2-miliar-di-kuartal-iii-2021</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/11/23/278/2506077/makin-bengkak-intiland-rugi-rp77-2-miliar-di-kuartal-iii-2021</guid><pubDate>Selasa 23 November 2021 12:50 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Harian Neraca</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/23/278/2506077/makin-bengkak-intiland-rugi-rp77-2-miliar-di-kuartal-iii-2021-wbn8ZiH4Ej.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Rugi bersih Intiland alami kenaikan pada kuartal III 2021 (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/23/278/2506077/makin-bengkak-intiland-rugi-rp77-2-miliar-di-kuartal-iii-2021-wbn8ZiH4Ej.jpeg</image><title>Rugi bersih Intiland alami kenaikan pada kuartal III 2021 (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Intiland Development Tbk (DILD) mencatatkan rugi bersih senilai Rp77,231 miliar dikuartal III-2021. Rugi tersebut memburuk dibandingkan periode sama tahun 2020 yang membukukan laba bersih Rp39,453 miliar.
Baca Juga: Pendapatan Intiland (DILD) Turun 25,9% Jadi Rp1,1 Triliun
 
Akibatnya, perseroan membukukan rugi per saham dasar Rp7. Sedangkan akhir September 2020 membukukan laba per saham dasar Rp4. Sementara pendapatan usaha mengalami penyusutan sedalam11,43% menjadi Rp1,828 triliun.
Baca Juga: Intiland (DILD) Terbitkan Surat Utang Rp750 Miliar 
 
Rincinya, penjualan bangunan bertingkat anjlok 52,8% menjadi Rp467,15 miliar. Tapi penjualan rumah tapak tumbuh 15,19% menjadi Rp379,22 miliar. Bahkan perseroan mulai membukukan penjualan kawasan industri senilai Rp275,88 miliar. Sedangkan pendapatan dari fasilitas tumbuh 5% menjadi Rp231,83 miliar.Hal yang sama juga terjadi pada pendapatan perkantoran yang tumbuh  18,35% menjadi Rp187,04 miliar. Juga pendapatan kawasan industri tumbuh  13,66% menjadi Rp65,287 miliar. Walau beban pokok pendapatan dan  penjualan dapat ditekan sedalam 13,4% menjadi Rp1,072 triliun, tapi laba  kotor terpapas 8,48% menjadi Rp755,33 miliar.
Sementara itu, aset perseroan tumbuh 2,12% menjadi Rp16,043 triliun.  Hal itu dipicu pertumbuhan kewajiban 5,2% menjadi Rp10,1 triliun.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Intiland Development Tbk (DILD) mencatatkan rugi bersih senilai Rp77,231 miliar dikuartal III-2021. Rugi tersebut memburuk dibandingkan periode sama tahun 2020 yang membukukan laba bersih Rp39,453 miliar.
Baca Juga: Pendapatan Intiland (DILD) Turun 25,9% Jadi Rp1,1 Triliun
 
Akibatnya, perseroan membukukan rugi per saham dasar Rp7. Sedangkan akhir September 2020 membukukan laba per saham dasar Rp4. Sementara pendapatan usaha mengalami penyusutan sedalam11,43% menjadi Rp1,828 triliun.
Baca Juga: Intiland (DILD) Terbitkan Surat Utang Rp750 Miliar 
 
Rincinya, penjualan bangunan bertingkat anjlok 52,8% menjadi Rp467,15 miliar. Tapi penjualan rumah tapak tumbuh 15,19% menjadi Rp379,22 miliar. Bahkan perseroan mulai membukukan penjualan kawasan industri senilai Rp275,88 miliar. Sedangkan pendapatan dari fasilitas tumbuh 5% menjadi Rp231,83 miliar.Hal yang sama juga terjadi pada pendapatan perkantoran yang tumbuh  18,35% menjadi Rp187,04 miliar. Juga pendapatan kawasan industri tumbuh  13,66% menjadi Rp65,287 miliar. Walau beban pokok pendapatan dan  penjualan dapat ditekan sedalam 13,4% menjadi Rp1,072 triliun, tapi laba  kotor terpapas 8,48% menjadi Rp755,33 miliar.
Sementara itu, aset perseroan tumbuh 2,12% menjadi Rp16,043 triliun.  Hal itu dipicu pertumbuhan kewajiban 5,2% menjadi Rp10,1 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
