<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sebelum Erick Thohir, Masalah Toilet Disorot Dahlan Iskan hingga Jonan</title><description>Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegur Pertamina  yang mematok tarif di  toilet umum.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/23/320/2506141/sebelum-erick-thohir-masalah-toilet-disorot-dahlan-iskan-hingga-jonan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/11/23/320/2506141/sebelum-erick-thohir-masalah-toilet-disorot-dahlan-iskan-hingga-jonan"/><item><title>Sebelum Erick Thohir, Masalah Toilet Disorot Dahlan Iskan hingga Jonan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/23/320/2506141/sebelum-erick-thohir-masalah-toilet-disorot-dahlan-iskan-hingga-jonan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/11/23/320/2506141/sebelum-erick-thohir-masalah-toilet-disorot-dahlan-iskan-hingga-jonan</guid><pubDate>Selasa 23 November 2021 14:14 WIB</pubDate><dc:creator>Zikra Mulia Irawati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/23/320/2506141/sebelum-erick-thohir-masalah-toilet-disorot-dahlan-iskan-hingga-jonan-ooignikwhO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Toilet SPBU Pertamina Gratis (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/23/320/2506141/sebelum-erick-thohir-masalah-toilet-disorot-dahlan-iskan-hingga-jonan-ooignikwhO.jpg</image><title>Toilet SPBU Pertamina Gratis (Foto: MPI)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegur Pertamina yang mematok tarif kepada masyarakat untuk menggunakan fasilitas toiletnya. Erick meminta Pertamina untuk menggratiskan fasilitas umum seperti toilet.
&amp;ldquo;Kenapa enggak gratis? Kan ini fasilitas umum?&amp;rdquo; tanya Erick kepada penjaga toilet di SPBU Pertamina Kecamatan Malasan, Probolinggo, Jawa Timur, dikutip dari akun Instagram resminya, Selasa (23/11/2021).
Baca Juga: Toilet SPBU Pertamina Gratis, Penjaganya Tiba-Tiba 'Menghilang'
Namun, hal ini bukan pertama kalinya seorang menteri menyoroti toilet yang terdapat di fasilitas umum. Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan, Mantan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, hingga Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno telah lebih dahulu melakukannya. Simak cerita lengkapnya di bawah ini.
1.	Dahlan Iskan
Dahlan Iskan pernah menjabat sebagai Menteri BUMN pada Kabinet Indonesia Bersatu II. Pada 2012, ia memiliki kisah terpaksa mandi di toilet umum stasiun Yogyakarta di tengah perjalanannya. Sayangnya, shower yang tersedia tidak dapat digunakan sehingga ia harus menggunakan semprotan.
Baca Juga: Erick Thohir Minta Toilet SPBU Gratis, Netizen Singgung Tukang Parkir di ATM: Tarik Rp50 Ribu Jadi Rp48 Ribu
 
&quot;Saya sahur pakai nasi rames di kereta ketika memasuki Karawang-Bekasi dan mandi di toilet stasiun pakai semprotan toilet, karena showernya mati,&amp;rdquo; ungkap Dahlan, usai Rapim, di Kantor PT KAI, Jakarta, Selasa (24/7/2012).
Berselang satu bulan, Dahlan kembali mengalami cerita kurang menyenangkan dengan toilet yang terdapat di Terminal 2 F Bandara Soekarno-Hatta. Karena kesal, ia pun membersihkan toilet itu sendiri. Beberapa petugas kebersihan yang menyadarinya lantas membantu.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMS8yMi8xLzE0MjAyMS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Diceritakan oleh Kepala Bagian Humas dan Protokoler Kementerian BUMN yang kala itu menjabat, Faisal Halimi, Dahlan amat jengkel karena kotornya keadaan toilet bandara tersebut.
&quot;Tidak ada gunanya petugas (bandara) jemput saya kalau lantai dan bandaranya jorok. Tidak perlu jemput saya,&quot; ucap Faisal menirukan Dahlan.
2.	Ignasius Jonan
Jajaran menteri selanjutnya yang mengkritik fasilitas umum toilet  adalah Ignasius Jonan. Sewaktu masih menjabat sebagai Direktur Utama  (Dirut) PT Kereta Api Indonesia (KAI), Jonan mengkritik toilet kereta  yang tidak ramah lingkungan karena langsung di arahkan ke bawah rel.
Melihat hal tersebut, Jonan lalu bersikeras untuk membenahi model  toilet tersebut. Ia pun ingin toilet kereta tersebut diperbaiki dengan  budget Rp100 juta per toiletnya. Tiga tahun berselang, Jonan menjabat  sebagai Menteri Perhubungan. Ia mengenang bagaimana toilet yang lebih  ramah lingkungan itu terealisasi.
Mulanya, ia marah soal biaya pemasangan toilet yang fantastis, yaitu  Rp500 juta per toiletnya, PT KAI akhirnya menggandeng Ronald Pracipto,  lulusan Hukum Universitas Brawijaya, untuk melakukan penelitian toilet.  Setelah hak ciptanya terdaftar di HAKI, akhirnya toilet tersebut  dipasang secara massal dengan biaya Rp12 juta per toiletnya.
3.	Sandiaga Uno
Beberapa waktu lalu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga  Uno mengatakan bahwa toilet adalah salah satu indikator penting dalam  sektor pariwisata. Menurutnya, toilet pada tiap destinasi wisata  harusnya tidak hanya indah, tetapi juga layak dari segi kelancaran air  bersih, kelengkapan peralatan, hingga kehigienisannya.
&quot;Menurut saya senyata-nyatanya kalau kita mau revolusi sektor wisata  itu harus dimulai dari toilet, karena ini adalah tempat yang tidak bisa  kita wakilkan untuk datang,&quot; ujarnya pada Minggu (14/3/2021).
Sandi pun berniat bekerja sama dengan Asosiasi Toilet Indonesia (ATI)  untuk merevitalisasi toilet di tiap destinasi wisata di Indonesia agar  memberikan kenyaman pada wisatawan.
&quot;Saya mengajak seluruh masyarakat, khususnya pelaku usaha parekraf  untuk sama-sama ikut membentuk Satgas Toilet di destinasi wisatanya  masing-masing,&amp;rdquo; kata Sandiaga.
4.	Erick Thohir 
Terakhir, Menteri terbaru yang menyoroti fasilitas toilet umum adalah   Menteri BUMN Erick Thohir. Ia heran mengapa fasilitas toilet milik  BUMN  sekelas Pertamina harus mematok tarif Rp2.000-4.000 tiap  penggunaannya  pada masyarakat. Mengetahui hal ini, ia lantas menyentil  para direksi  Pertamina.
&amp;ldquo;Kepada direksi Pertamina, saya mengharapkan fasilitas umum seperti   ini harusnya gratis. Karena kan sudah dapet dari jualan bensin,&amp;rdquo; harap   Erick.
Mendengar teguran itu, Pertamina langsung memberikan tanggapannya.   Mereka mengatakan akan segera menyosialisasikan hal itu kembali kepada   para pemilik SPBU dan berusaha untuk meningkatkan pelayanan kepada   masyarakat.
&amp;ldquo;Toilet merupakan salah satu bentuk layanan yang ada di SPBU. Kami   akan sosialisasikan kembali ke para pemilik SPBU untuk meningkatkan   layanan ke masyarakat,&quot; ujar Corsec Subholding Commercial And Trading   Pertamina Irto Ginting kepada Okezone, Senin (22/11/2021).</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegur Pertamina yang mematok tarif kepada masyarakat untuk menggunakan fasilitas toiletnya. Erick meminta Pertamina untuk menggratiskan fasilitas umum seperti toilet.
&amp;ldquo;Kenapa enggak gratis? Kan ini fasilitas umum?&amp;rdquo; tanya Erick kepada penjaga toilet di SPBU Pertamina Kecamatan Malasan, Probolinggo, Jawa Timur, dikutip dari akun Instagram resminya, Selasa (23/11/2021).
Baca Juga: Toilet SPBU Pertamina Gratis, Penjaganya Tiba-Tiba 'Menghilang'
Namun, hal ini bukan pertama kalinya seorang menteri menyoroti toilet yang terdapat di fasilitas umum. Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan, Mantan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, hingga Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno telah lebih dahulu melakukannya. Simak cerita lengkapnya di bawah ini.
1.	Dahlan Iskan
Dahlan Iskan pernah menjabat sebagai Menteri BUMN pada Kabinet Indonesia Bersatu II. Pada 2012, ia memiliki kisah terpaksa mandi di toilet umum stasiun Yogyakarta di tengah perjalanannya. Sayangnya, shower yang tersedia tidak dapat digunakan sehingga ia harus menggunakan semprotan.
Baca Juga: Erick Thohir Minta Toilet SPBU Gratis, Netizen Singgung Tukang Parkir di ATM: Tarik Rp50 Ribu Jadi Rp48 Ribu
 
&quot;Saya sahur pakai nasi rames di kereta ketika memasuki Karawang-Bekasi dan mandi di toilet stasiun pakai semprotan toilet, karena showernya mati,&amp;rdquo; ungkap Dahlan, usai Rapim, di Kantor PT KAI, Jakarta, Selasa (24/7/2012).
Berselang satu bulan, Dahlan kembali mengalami cerita kurang menyenangkan dengan toilet yang terdapat di Terminal 2 F Bandara Soekarno-Hatta. Karena kesal, ia pun membersihkan toilet itu sendiri. Beberapa petugas kebersihan yang menyadarinya lantas membantu.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMS8yMi8xLzE0MjAyMS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Diceritakan oleh Kepala Bagian Humas dan Protokoler Kementerian BUMN yang kala itu menjabat, Faisal Halimi, Dahlan amat jengkel karena kotornya keadaan toilet bandara tersebut.
&quot;Tidak ada gunanya petugas (bandara) jemput saya kalau lantai dan bandaranya jorok. Tidak perlu jemput saya,&quot; ucap Faisal menirukan Dahlan.
2.	Ignasius Jonan
Jajaran menteri selanjutnya yang mengkritik fasilitas umum toilet  adalah Ignasius Jonan. Sewaktu masih menjabat sebagai Direktur Utama  (Dirut) PT Kereta Api Indonesia (KAI), Jonan mengkritik toilet kereta  yang tidak ramah lingkungan karena langsung di arahkan ke bawah rel.
Melihat hal tersebut, Jonan lalu bersikeras untuk membenahi model  toilet tersebut. Ia pun ingin toilet kereta tersebut diperbaiki dengan  budget Rp100 juta per toiletnya. Tiga tahun berselang, Jonan menjabat  sebagai Menteri Perhubungan. Ia mengenang bagaimana toilet yang lebih  ramah lingkungan itu terealisasi.
Mulanya, ia marah soal biaya pemasangan toilet yang fantastis, yaitu  Rp500 juta per toiletnya, PT KAI akhirnya menggandeng Ronald Pracipto,  lulusan Hukum Universitas Brawijaya, untuk melakukan penelitian toilet.  Setelah hak ciptanya terdaftar di HAKI, akhirnya toilet tersebut  dipasang secara massal dengan biaya Rp12 juta per toiletnya.
3.	Sandiaga Uno
Beberapa waktu lalu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga  Uno mengatakan bahwa toilet adalah salah satu indikator penting dalam  sektor pariwisata. Menurutnya, toilet pada tiap destinasi wisata  harusnya tidak hanya indah, tetapi juga layak dari segi kelancaran air  bersih, kelengkapan peralatan, hingga kehigienisannya.
&quot;Menurut saya senyata-nyatanya kalau kita mau revolusi sektor wisata  itu harus dimulai dari toilet, karena ini adalah tempat yang tidak bisa  kita wakilkan untuk datang,&quot; ujarnya pada Minggu (14/3/2021).
Sandi pun berniat bekerja sama dengan Asosiasi Toilet Indonesia (ATI)  untuk merevitalisasi toilet di tiap destinasi wisata di Indonesia agar  memberikan kenyaman pada wisatawan.
&quot;Saya mengajak seluruh masyarakat, khususnya pelaku usaha parekraf  untuk sama-sama ikut membentuk Satgas Toilet di destinasi wisatanya  masing-masing,&amp;rdquo; kata Sandiaga.
4.	Erick Thohir 
Terakhir, Menteri terbaru yang menyoroti fasilitas toilet umum adalah   Menteri BUMN Erick Thohir. Ia heran mengapa fasilitas toilet milik  BUMN  sekelas Pertamina harus mematok tarif Rp2.000-4.000 tiap  penggunaannya  pada masyarakat. Mengetahui hal ini, ia lantas menyentil  para direksi  Pertamina.
&amp;ldquo;Kepada direksi Pertamina, saya mengharapkan fasilitas umum seperti   ini harusnya gratis. Karena kan sudah dapet dari jualan bensin,&amp;rdquo; harap   Erick.
Mendengar teguran itu, Pertamina langsung memberikan tanggapannya.   Mereka mengatakan akan segera menyosialisasikan hal itu kembali kepada   para pemilik SPBU dan berusaha untuk meningkatkan pelayanan kepada   masyarakat.
&amp;ldquo;Toilet merupakan salah satu bentuk layanan yang ada di SPBU. Kami   akan sosialisasikan kembali ke para pemilik SPBU untuk meningkatkan   layanan ke masyarakat,&quot; ujar Corsec Subholding Commercial And Trading   Pertamina Irto Ginting kepada Okezone, Senin (22/11/2021).</content:encoded></item></channel></rss>
