<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir Ingin Pelindo Jadi Super Hub di Asean</title><description>Menteri BUMN Erick Thohir ingin Pelabuhan Indonesia bisa menjadi super hub di Asean.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/23/320/2506330/erick-thohir-ingin-pelindo-jadi-super-hub-di-asean</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/11/23/320/2506330/erick-thohir-ingin-pelindo-jadi-super-hub-di-asean"/><item><title>Erick Thohir Ingin Pelindo Jadi Super Hub di Asean</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/23/320/2506330/erick-thohir-ingin-pelindo-jadi-super-hub-di-asean</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/11/23/320/2506330/erick-thohir-ingin-pelindo-jadi-super-hub-di-asean</guid><pubDate>Selasa 23 November 2021 18:38 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/23/320/2506330/erick-thohir-ingin-pelindo-jadi-super-hub-di-asean-pBep5njeqN.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Erick Thohir ingin pelabuhan Indonesia jadi super hub di Asean (Foto: Kementerian BUMN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/23/320/2506330/erick-thohir-ingin-pelindo-jadi-super-hub-di-asean-pBep5njeqN.jpeg</image><title>Menteri BUMN Erick Thohir ingin pelabuhan Indonesia jadi super hub di Asean (Foto: Kementerian BUMN)</title></images><description>JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir ingin Pelabuhan Indonesia bisa menjadi super hub di Asean.
&quot;Kita tidak mau menjadi hub, tapi kita mau menjadi super hub di Asia Tenggara menuju Eropa dan lain-lainnya. Toh, kita kaya dengan SDA, kuta kaya dengan market kita. Peningkatan sinergi terus kita lakukan dengan berbagai pihak, tentu juga dengan peningkatan kapasitas dan SDM,&quot; katanya, Selasa (23/11/2021).
Baca Juga: Seluruh Toilet di SPBU Gratis, Pertamina Ingatkan soal Kebersihan
 
Dia meyakini Dewan Direksi dan Komisaris Holding BUMN Pelabuhan, PT Pelindo III (Persero) tidak akan melakukan tindak pidana korupsi. Keyakinan itu didasari atas komitmen manajemen yang dinilai  mampu memajukan industri pelabuhan nasional di kancah global.
Kementerian BUMN selaku pemegang saham meyakini usai penyatuan atau merger Pelindo I, II, III dan IV mampu menekan biaya logistik di Tanah Air hingga peningkatan efisiensi operasional. Bahkan, pemegang saham telah menetapkan lima sasaran utama ihwal pengembangan industri pelabuhan nasional.
Baca Juga: Sebelum Erick Thohir, Masalah Toilet Disorot Dahlan Iskan hingga Jonan
 
&quot;Tentu, disampaikan tadi oleh Pak Ganjar, peningkatan efisiensi operasional, apakah nanti yang namanya clen manajemen, kita tekan biaya-biaya mahal, korupsi-korupsi yang sedang terjadi, kita lakukan dan saya yakin Direksi dan Komisaris Pelindo yang baru punya komitmen itu,&quot; ujar Erick.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMC8xNC80LzE0MDM5Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Adapun lima sasaran utama yang ditetapkan Kementerian BUMN di  antaranya, pertama, meningkatkan daya saing perseroan agar mampu  berkompetisi di kancah global.
Kedua, mengurangi biaya pelabuhan dan meningkatkan pelayanan jasa  pelabuhan. Ketiga, mensinergikan pengembangan pelabuhan dalam sistem  transportasi dan sistem logistik nasional.
Keempat, untuk memenuhi kebutuhan serta mendukung pertumbuhan dan  pengembangan ekonomi nasional. Kelima, mengembangkan kapasitas sumber  daya manusia dalam industri pelabuhan.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir ingin Pelabuhan Indonesia bisa menjadi super hub di Asean.
&quot;Kita tidak mau menjadi hub, tapi kita mau menjadi super hub di Asia Tenggara menuju Eropa dan lain-lainnya. Toh, kita kaya dengan SDA, kuta kaya dengan market kita. Peningkatan sinergi terus kita lakukan dengan berbagai pihak, tentu juga dengan peningkatan kapasitas dan SDM,&quot; katanya, Selasa (23/11/2021).
Baca Juga: Seluruh Toilet di SPBU Gratis, Pertamina Ingatkan soal Kebersihan
 
Dia meyakini Dewan Direksi dan Komisaris Holding BUMN Pelabuhan, PT Pelindo III (Persero) tidak akan melakukan tindak pidana korupsi. Keyakinan itu didasari atas komitmen manajemen yang dinilai  mampu memajukan industri pelabuhan nasional di kancah global.
Kementerian BUMN selaku pemegang saham meyakini usai penyatuan atau merger Pelindo I, II, III dan IV mampu menekan biaya logistik di Tanah Air hingga peningkatan efisiensi operasional. Bahkan, pemegang saham telah menetapkan lima sasaran utama ihwal pengembangan industri pelabuhan nasional.
Baca Juga: Sebelum Erick Thohir, Masalah Toilet Disorot Dahlan Iskan hingga Jonan
 
&quot;Tentu, disampaikan tadi oleh Pak Ganjar, peningkatan efisiensi operasional, apakah nanti yang namanya clen manajemen, kita tekan biaya-biaya mahal, korupsi-korupsi yang sedang terjadi, kita lakukan dan saya yakin Direksi dan Komisaris Pelindo yang baru punya komitmen itu,&quot; ujar Erick.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMC8xNC80LzE0MDM5Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Adapun lima sasaran utama yang ditetapkan Kementerian BUMN di  antaranya, pertama, meningkatkan daya saing perseroan agar mampu  berkompetisi di kancah global.
Kedua, mengurangi biaya pelabuhan dan meningkatkan pelayanan jasa  pelabuhan. Ketiga, mensinergikan pengembangan pelabuhan dalam sistem  transportasi dan sistem logistik nasional.
Keempat, untuk memenuhi kebutuhan serta mendukung pertumbuhan dan  pengembangan ekonomi nasional. Kelima, mengembangkan kapasitas sumber  daya manusia dalam industri pelabuhan.</content:encoded></item></channel></rss>
