<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Jokowi soal Dampak Covid-19: Krisis Energi hingga Ketidakpastian Ekonomi</title><description>Presiden Joko Widod (Jokowi) mewaspadai kelangkaan energi hingga ketidakpastian global.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/24/320/2506670/presiden-jokowi-soal-dampak-covid-19-krisis-energi-hingga-ketidakpastian-ekonomi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/11/24/320/2506670/presiden-jokowi-soal-dampak-covid-19-krisis-energi-hingga-ketidakpastian-ekonomi"/><item><title>Presiden Jokowi soal Dampak Covid-19: Krisis Energi hingga Ketidakpastian Ekonomi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/24/320/2506670/presiden-jokowi-soal-dampak-covid-19-krisis-energi-hingga-ketidakpastian-ekonomi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/11/24/320/2506670/presiden-jokowi-soal-dampak-covid-19-krisis-energi-hingga-ketidakpastian-ekonomi</guid><pubDate>Rabu 24 November 2021 13:43 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/24/320/2506670/presiden-jokowi-soal-dampak-covid-19-krisis-energi-hingga-ketidakpastian-ekonomi-AUeEohC1uz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi waspadai krisis energi (Foto: Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/24/320/2506670/presiden-jokowi-soal-dampak-covid-19-krisis-energi-hingga-ketidakpastian-ekonomi-AUeEohC1uz.jpg</image><title>Presiden Jokowi waspadai krisis energi (Foto: Setpres)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widod (Jokowi) mewaspadai krisis energi hingga ketidakpastian global. Jokowi mengatakan, hal tersebut adalah dampak dari 1,5 tahun Indonesia dilanda pandemi Covid-19.
&quot;Yang sebelumnya hanya berpikir urusan kesehatan, menyelesaikan vaksinasi, tapi ternyata dampak dari pandemi ini ternyata melebar kemana-mana,&quot; ujar Jokowi dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (BI) secara virtual di Jakarta, Kamis(24/11/2021).
Baca Juga: Upaya Pemulihan Ekonomi, Negara Berkembang Masih Berjuang Dapat Akses Vaksin
 
Bahkan, dia mengatakan bahwa hampir di semua negara ada kelangkaan energi, kelangkaan kontainer, ada inflasi naik, dan kenaikan harga produsen yang imbasnya nanti akan masuk ke harga-harga di tingkat konsumen.
&quot;Semuanya tidak pernah diprediksi sebelumnya bahwa efek pandemi ini masuk ke semua problem-problem yang tidak pernah kita perkirakan sebelumnya,&quot; ungkap Jokowi.
Baca Juga: Wapres Ma'ruf Sebut Indonesia dalam Fase Kritikal Pemulihan Ekonomi

Namun, sambung dia, kita patut berterima kasih kepada jajaran Bank Indonesia (BI), jajaran pemerintah utamanya Kementerian Keuangan, OJK, dan LPS yang menurut Jokowi komunikasinya sangat baik.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMS8yNC8xLzE0MjA4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Saling mengisi, ada masalah kecil saja langsung ketemu, hal-hal  pruden seperti itu yang harus kita teruskan dengan kehati-hatian karena  memang ketidakpastian ada di mana-mana, sulit untuk dikalkulasi dan  diukur,&quot; tambahnya.
Tetapi, kuncinya menurut Jokowi adalah bagaimana pemerintah bisa  mengendalikan pandemi yang ada di negara Indonesia. &quot;Karena masalahnya  semakin kompleks, dan ketidakpastian dunia semakin tinggi,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widod (Jokowi) mewaspadai krisis energi hingga ketidakpastian global. Jokowi mengatakan, hal tersebut adalah dampak dari 1,5 tahun Indonesia dilanda pandemi Covid-19.
&quot;Yang sebelumnya hanya berpikir urusan kesehatan, menyelesaikan vaksinasi, tapi ternyata dampak dari pandemi ini ternyata melebar kemana-mana,&quot; ujar Jokowi dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (BI) secara virtual di Jakarta, Kamis(24/11/2021).
Baca Juga: Upaya Pemulihan Ekonomi, Negara Berkembang Masih Berjuang Dapat Akses Vaksin
 
Bahkan, dia mengatakan bahwa hampir di semua negara ada kelangkaan energi, kelangkaan kontainer, ada inflasi naik, dan kenaikan harga produsen yang imbasnya nanti akan masuk ke harga-harga di tingkat konsumen.
&quot;Semuanya tidak pernah diprediksi sebelumnya bahwa efek pandemi ini masuk ke semua problem-problem yang tidak pernah kita perkirakan sebelumnya,&quot; ungkap Jokowi.
Baca Juga: Wapres Ma'ruf Sebut Indonesia dalam Fase Kritikal Pemulihan Ekonomi

Namun, sambung dia, kita patut berterima kasih kepada jajaran Bank Indonesia (BI), jajaran pemerintah utamanya Kementerian Keuangan, OJK, dan LPS yang menurut Jokowi komunikasinya sangat baik.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMS8yNC8xLzE0MjA4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Saling mengisi, ada masalah kecil saja langsung ketemu, hal-hal  pruden seperti itu yang harus kita teruskan dengan kehati-hatian karena  memang ketidakpastian ada di mana-mana, sulit untuk dikalkulasi dan  diukur,&quot; tambahnya.
Tetapi, kuncinya menurut Jokowi adalah bagaimana pemerintah bisa  mengendalikan pandemi yang ada di negara Indonesia. &quot;Karena masalahnya  semakin kompleks, dan ketidakpastian dunia semakin tinggi,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
