<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Melantai di Bursa, Cakurkarda Depo Jadi Emiten ke-43 Tahun Ini</title><description>PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk akan IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Kamis (25/11/2021).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/25/278/2507055/melantai-di-bursa-cakurkarda-depo-jadi-emiten-ke-43-tahun-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/11/25/278/2507055/melantai-di-bursa-cakurkarda-depo-jadi-emiten-ke-43-tahun-ini"/><item><title>Melantai di Bursa, Cakurkarda Depo Jadi Emiten ke-43 Tahun Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/25/278/2507055/melantai-di-bursa-cakurkarda-depo-jadi-emiten-ke-43-tahun-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/11/25/278/2507055/melantai-di-bursa-cakurkarda-depo-jadi-emiten-ke-43-tahun-ini</guid><pubDate>Kamis 25 November 2021 07:49 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/25/278/2507055/melantai-di-bursa-cakurkarda-depo-jadi-emiten-ke-43-tahun-ini-1YuTmNtEGk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (DEPO) bakal IPO pagi ini (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/25/278/2507055/melantai-di-bursa-cakurkarda-depo-jadi-emiten-ke-43-tahun-ini-1YuTmNtEGk.jpg</image><title>PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (DEPO) bakal IPO pagi ini (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk akan IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Kamis (25/11/2021). Caturkarda Depo Bangunan akan menggunakan kode saham DEPO dan menjadi perusahaan tercatat ke-43 di BEI pada tahun ini.
DEPO merupakan Perseroan yang didirikan pada tahun 1996 di Jakarta dengan nama PT Caturkarda Depo Bangunan oleh Kambiyanto Kettin, berfokus pada industri ritel bahan bangunan dengan berbekal pengalaman pendiri Perseroan yang sudah lebih dari 46 tahun di industri bahan bangunan.
Baca Juga: Dharma Polimetal IPO, Siap Masuk Bisnis Kendaraan Listrik
 
DEPO melaksanakan kegiatan usahanya dengan gerai Depo Bangunan. Saat ini, Depo Bangunan merupakan supermarket bahan bangunan terkemuka di Indonesia dengan konsep &amp;ldquo;Lengkap, Nyaman dan Murah&amp;rdquo;.
Pada tahun 2000, Caturkarda Depo Bangunan membangun gerai terbesarnya di Serpong, Tangerang Selatan dengan luas area lebih dari 20.000 m2 dan luas toko 9.012 m2. Setelah itu, pada tahun 2004, pendiri Perseroan membentuk PT Megadepo Indonesia yang berfokus di wilayah Jawa Timur, yang kemudian pada tahun 2019 diakuisisi oleh Perseroan.
Saat ini, DEPO memiliki 9 gerai Depo Bangunan yang berlokasi di Jakarta, Serpong, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali dan Lampung. Dengan pengunjung up to 3.000 pada weekend, dan up to 1.000 pada weekdays untuk masing-masing gerai.
Baca Juga: IPO, Mitratel (MTEL) Jadi Emiten ke-41 Tahun Ini 

Caturkarda Depo Bangunan sudah menjual lebih dari 49.000 produk, 90.000 SKU dengan 1.500 merek berbeda baik yang lokal maupun impor dari mancanegara. Perseroan memiliki hubungan jangka panjang yang kuat selama lebih dari 20 tahun dengan merek dan vendor utama
Setiap tahun sejak tahun 2009, Perseroan telah menerima banyak penghargaan bergengsi dari Top Brand Award kategori Building Material Chainstore. Selain itu, Perseroan juga memperoleh penghargaan Superbrands sebagai merek kesukaan konsumen, penghargaan dari Tempo Group dalam hal membangun dan menjaga citra perusahaan yang baik, penghargaan dari Rekor Bisnis sebagai supermarket bahan bangunan yang konsisten mengadakan undian berhadiah dengan dukungan brand terbaik, dan penghargaan lainnya.Caturkarda Depo Bangunan menawarkan sebanyak-banyaknya 1.024.000.000  saham baru dengan nilai nominal Rp25 per saham. Jumlah saham yang  ditawarkan ke publik itu setara 15,08% dari modal ditempatkan dan  disetor penuh dalam PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk setelah IPO.
Perseroan menawarkan harga IPO Rp426 - Rp525 per saham. Dengan  demikian, total dana yang diperoleh dari IPO sebesar Rp436,22 miliar -  Rp537,60 miliar.
Dana hasil IPO antara lain digunakan untuk meningkatkan belanja modal  sebesar 18%. Belanja modal itu untuk pembukaan gerai baru dan renovasi  gerai-gerai perseroan. Perseroan akan perluas gerai di Jawa Barat, Jawa  Tengah, Pulau Sumatera, dan daerah lainnya.
Sekitar delapan% dana IPO akan digunakan untuk melunasi pinjaman  perseroan kepada bank, 41% untuk penyetoran modal kepada entitas anak PT  Megadepo Indonesia, dan 33% untuk modal kerja dalam rangka mendukung  kegiatan operasional perseroan.
Perseroan juga menggelar program alokasi saham kepada karyawan atau  employee stock allocation (ESA) dengan alokasikan sebanyak-banyaknya  dua% dari jumlah saham yang ditawarkan dalam rangka IPO. Jumlah saham  itu setara 20.480.000 saham.
Program ESA untuk pegawai perseroan dan tidak diperuntukkan bagi  direksi, komisaris dan pemegang saham perseroan. Dalam rangka IPO,  perseroan telah menunjuk PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia sebagai  penjamin pelaksana emisi efek.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk akan IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Kamis (25/11/2021). Caturkarda Depo Bangunan akan menggunakan kode saham DEPO dan menjadi perusahaan tercatat ke-43 di BEI pada tahun ini.
DEPO merupakan Perseroan yang didirikan pada tahun 1996 di Jakarta dengan nama PT Caturkarda Depo Bangunan oleh Kambiyanto Kettin, berfokus pada industri ritel bahan bangunan dengan berbekal pengalaman pendiri Perseroan yang sudah lebih dari 46 tahun di industri bahan bangunan.
Baca Juga: Dharma Polimetal IPO, Siap Masuk Bisnis Kendaraan Listrik
 
DEPO melaksanakan kegiatan usahanya dengan gerai Depo Bangunan. Saat ini, Depo Bangunan merupakan supermarket bahan bangunan terkemuka di Indonesia dengan konsep &amp;ldquo;Lengkap, Nyaman dan Murah&amp;rdquo;.
Pada tahun 2000, Caturkarda Depo Bangunan membangun gerai terbesarnya di Serpong, Tangerang Selatan dengan luas area lebih dari 20.000 m2 dan luas toko 9.012 m2. Setelah itu, pada tahun 2004, pendiri Perseroan membentuk PT Megadepo Indonesia yang berfokus di wilayah Jawa Timur, yang kemudian pada tahun 2019 diakuisisi oleh Perseroan.
Saat ini, DEPO memiliki 9 gerai Depo Bangunan yang berlokasi di Jakarta, Serpong, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali dan Lampung. Dengan pengunjung up to 3.000 pada weekend, dan up to 1.000 pada weekdays untuk masing-masing gerai.
Baca Juga: IPO, Mitratel (MTEL) Jadi Emiten ke-41 Tahun Ini 

Caturkarda Depo Bangunan sudah menjual lebih dari 49.000 produk, 90.000 SKU dengan 1.500 merek berbeda baik yang lokal maupun impor dari mancanegara. Perseroan memiliki hubungan jangka panjang yang kuat selama lebih dari 20 tahun dengan merek dan vendor utama
Setiap tahun sejak tahun 2009, Perseroan telah menerima banyak penghargaan bergengsi dari Top Brand Award kategori Building Material Chainstore. Selain itu, Perseroan juga memperoleh penghargaan Superbrands sebagai merek kesukaan konsumen, penghargaan dari Tempo Group dalam hal membangun dan menjaga citra perusahaan yang baik, penghargaan dari Rekor Bisnis sebagai supermarket bahan bangunan yang konsisten mengadakan undian berhadiah dengan dukungan brand terbaik, dan penghargaan lainnya.Caturkarda Depo Bangunan menawarkan sebanyak-banyaknya 1.024.000.000  saham baru dengan nilai nominal Rp25 per saham. Jumlah saham yang  ditawarkan ke publik itu setara 15,08% dari modal ditempatkan dan  disetor penuh dalam PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk setelah IPO.
Perseroan menawarkan harga IPO Rp426 - Rp525 per saham. Dengan  demikian, total dana yang diperoleh dari IPO sebesar Rp436,22 miliar -  Rp537,60 miliar.
Dana hasil IPO antara lain digunakan untuk meningkatkan belanja modal  sebesar 18%. Belanja modal itu untuk pembukaan gerai baru dan renovasi  gerai-gerai perseroan. Perseroan akan perluas gerai di Jawa Barat, Jawa  Tengah, Pulau Sumatera, dan daerah lainnya.
Sekitar delapan% dana IPO akan digunakan untuk melunasi pinjaman  perseroan kepada bank, 41% untuk penyetoran modal kepada entitas anak PT  Megadepo Indonesia, dan 33% untuk modal kerja dalam rangka mendukung  kegiatan operasional perseroan.
Perseroan juga menggelar program alokasi saham kepada karyawan atau  employee stock allocation (ESA) dengan alokasikan sebanyak-banyaknya  dua% dari jumlah saham yang ditawarkan dalam rangka IPO. Jumlah saham  itu setara 20.480.000 saham.
Program ESA untuk pegawai perseroan dan tidak diperuntukkan bagi  direksi, komisaris dan pemegang saham perseroan. Dalam rangka IPO,  perseroan telah menunjuk PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia sebagai  penjamin pelaksana emisi efek.</content:encoded></item></channel></rss>
