<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Mulai Khawatir Efektivitas Vaksin Covid-19 Memudar</title><description>Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa kasus kematian dan harian Covid-19 kembali naik secara global.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/25/320/2507452/sri-mulyani-mulai-khawatir-efektivitas-vaksin-covid-19-memudar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/11/25/320/2507452/sri-mulyani-mulai-khawatir-efektivitas-vaksin-covid-19-memudar"/><item><title>Sri Mulyani Mulai Khawatir Efektivitas Vaksin Covid-19 Memudar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/25/320/2507452/sri-mulyani-mulai-khawatir-efektivitas-vaksin-covid-19-memudar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/11/25/320/2507452/sri-mulyani-mulai-khawatir-efektivitas-vaksin-covid-19-memudar</guid><pubDate>Kamis 25 November 2021 17:49 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/25/320/2507452/sri-mulyani-mulai-khawatir-efektivitas-vaksin-covid-19-memudar-FaGhrfwoTR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/25/320/2507452/sri-mulyani-mulai-khawatir-efektivitas-vaksin-covid-19-memudar-FaGhrfwoTR.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa kasus kematian dan harian Covid-19 kembali naik secara global. Di mana berdasarkan pengalaman tahun lalu, gelombang baru terjadi saat musim dingin dan libur Nataru.
Tercatat kasus Covid-19 global sebanyak 259 juta, dengan kasus rata-rata dalam 7 hari terakhir 551.045 kasus per 23 November 2021. Sementara itu, angka kematian Covid-19 global sebanyak 5,18 juta, dengan rata-rata 7 hari terakhir adalah sebanyak 7.086.
Baca Juga:&amp;nbsp;Sri Mulyani Tak Puas, Hak Negara Utang BLBI Rp110 Triliun Baru Diterima Rp492 Miliar
&quot;Jadi untuk vaksinasi global, sudah 7,78 miliar dosis di 184 negara, dengan rata-rata 42,6% penduduk dunia sudah mendapat vaksinasi lengkap. Di negara-negara maju sepertinya angka vaksinasi sudah berada di kisaran 60-70%,&quot; ujarnya dalam konferensi pers virtual APBN KITA pada Kamis (25/11/2021).
Dia menjelaskan, meskipun angka kasus aktif di Indonesia sudah mulai menurun drastis, terendah sejak Juni 2020, masih ada beberapa faktor yang perlu diwaspadai dan diantisipasi.
Baca Juga:&amp;nbsp;Sri Mulyani ke Obligor BLBI: Kezaliman Tak Membayar Utang
&quot;Faktor pertama adalah tren reopening yang meluas, kemudian adanya musim dingin dan libur Nataru, juga efektivitas vaksin yang memudar seiring waktu, dan munculnya varian baru COVID-19,&quot; tutur dia.Vaksinasi juga harus terus ditingkatkan sebagai salah satu upaya utama pengendalian pandemi. Untuk saat ini, sambung Sri, angka vaksinasi per hari (7DMA) per 23 November 2021 adalah di 1.285.593.
&quot;Ini tentu di bawah harapan kita untuk mengejar angka 2 juta per hari, sehingga target untuk mencapai 70% pada akhir tahun bisa dicapai,&quot; tukas Sri.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan bahwa kasus kematian dan harian Covid-19 kembali naik secara global. Di mana berdasarkan pengalaman tahun lalu, gelombang baru terjadi saat musim dingin dan libur Nataru.
Tercatat kasus Covid-19 global sebanyak 259 juta, dengan kasus rata-rata dalam 7 hari terakhir 551.045 kasus per 23 November 2021. Sementara itu, angka kematian Covid-19 global sebanyak 5,18 juta, dengan rata-rata 7 hari terakhir adalah sebanyak 7.086.
Baca Juga:&amp;nbsp;Sri Mulyani Tak Puas, Hak Negara Utang BLBI Rp110 Triliun Baru Diterima Rp492 Miliar
&quot;Jadi untuk vaksinasi global, sudah 7,78 miliar dosis di 184 negara, dengan rata-rata 42,6% penduduk dunia sudah mendapat vaksinasi lengkap. Di negara-negara maju sepertinya angka vaksinasi sudah berada di kisaran 60-70%,&quot; ujarnya dalam konferensi pers virtual APBN KITA pada Kamis (25/11/2021).
Dia menjelaskan, meskipun angka kasus aktif di Indonesia sudah mulai menurun drastis, terendah sejak Juni 2020, masih ada beberapa faktor yang perlu diwaspadai dan diantisipasi.
Baca Juga:&amp;nbsp;Sri Mulyani ke Obligor BLBI: Kezaliman Tak Membayar Utang
&quot;Faktor pertama adalah tren reopening yang meluas, kemudian adanya musim dingin dan libur Nataru, juga efektivitas vaksin yang memudar seiring waktu, dan munculnya varian baru COVID-19,&quot; tutur dia.Vaksinasi juga harus terus ditingkatkan sebagai salah satu upaya utama pengendalian pandemi. Untuk saat ini, sambung Sri, angka vaksinasi per hari (7DMA) per 23 November 2021 adalah di 1.285.593.
&quot;Ini tentu di bawah harapan kita untuk mengejar angka 2 juta per hari, sehingga target untuk mencapai 70% pada akhir tahun bisa dicapai,&quot; tukas Sri.</content:encoded></item></channel></rss>
