<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rupiah Melemah 41 Poin ke Level Rp14.328/USD</title><description>Nilai mata uang tukar Rupiah melemah terhadap Dolar AS pada perdagangan pagi ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/26/320/2507717/rupiah-melemah-41-poin-ke-level-rp14-328-usd</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/11/26/320/2507717/rupiah-melemah-41-poin-ke-level-rp14-328-usd"/><item><title>Rupiah Melemah 41 Poin ke Level Rp14.328/USD</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/26/320/2507717/rupiah-melemah-41-poin-ke-level-rp14-328-usd</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/11/26/320/2507717/rupiah-melemah-41-poin-ke-level-rp14-328-usd</guid><pubDate>Jum'at 26 November 2021 09:54 WIB</pubDate><dc:creator>Dinar Fitra Maghiszha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/26/320/2507717/rupiah-melemah-41-poin-ke-level-rp14-328-usd-rcKbJmHJbb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Nilai tukar Rupiah melemah (Foto: Shutterstock )</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/26/320/2507717/rupiah-melemah-41-poin-ke-level-rp14-328-usd-rcKbJmHJbb.jpg</image><title>Nilai tukar Rupiah melemah (Foto: Shutterstock )</title></images><description>JAKARTA - Nilai mata uang tukar Rupiah melemah terhadap Dolar AS pada perdagangan pagi ini. Pantauan di pasar spot Bloomberg hingga pukul 09:25 WIB, mata uang Garuda turun 41 poin atau 0,29% di harga Rp14.328 per USD.
Pada perdagangan Jumat (26/11/2021), selain Rupiah, sebagian besar mata uang negara Asia terlihat berguguran terhadap USD, ketika indeks Dolar AS berada di level USD96,75.
Baca Juga: Rupiah Melemah 0,53%, Aliran Modal Asing Terbatas
 
Baht Thailand tertekan paling dalam sebesar 0,55% di 33.565, Peso Filipina terpuruk 0,42% di 50,530, dan Won Korea Selatan melemah 0,27% di 1.193,38.
Adapun Ringgit Malaysia anjlok 0,34% di 4,2425, Dolar Singapura turun 0,27% di 1,3712, dan Dolar Taiwan koreksi 0,11% di 27.822.
Baca Juga: 6 Fakta Kehebohan Uang Pecahan Rp1 Juta
Dolar Hong Kong tergelincir 0,02% di 7.796, Yuan China turun 0,10% di 6,3922, sementara dari sekian yang melemah Yen Jepang justru unggul 0,43% di 114,86.
Pemilihan kembali Gubernur Federal Reserve Jerome Powell untuk masa jabatan kedua masih memperkuat asumsi kenaikan suku bunga AS yang lebih tinggi, terutama untuk mengatasi gejolak inflasi.&quot;Investor mengharapkan Pemimpin Federal Reserve AS yang baru  dinominasikan Jerome Powell akan mempercepat pengetatan moneter,  termasuk pengurangan aset dan kenaikan suku bunga, untuk mengekang  inflasi yang terus meningkat,&quot; kata Direktur TRFX Berjangka Ibrahim  Assuaibi melalui riset, Rabu (24/11).
Saat ini Amerika Serikat tengah merayakan hari libur nasional  Thanksgiving. Neil Jones, Analis FX di Mizuho, memperkirakan pergerakan  dolar masih lebih rendah dalam beberapa hari ke depan.
&quot;Pasca-Thanksgiving minggu depan dan hingga Desember saya masih  mencari sentimen penguatan dolar lebih lanjut,&quot; ucapnya, dilansir  Reuters, Kamis (25/11).
Sementara itu, analis ANZ John Bromhead dan Daniel Been mengatakan  bahwa dengan ditutupnya pasar AS selama Thanksgiving maka &quot;periode  konsolidasi taktis mungkin diperkirakan sudah dekat.&quot;</description><content:encoded>JAKARTA - Nilai mata uang tukar Rupiah melemah terhadap Dolar AS pada perdagangan pagi ini. Pantauan di pasar spot Bloomberg hingga pukul 09:25 WIB, mata uang Garuda turun 41 poin atau 0,29% di harga Rp14.328 per USD.
Pada perdagangan Jumat (26/11/2021), selain Rupiah, sebagian besar mata uang negara Asia terlihat berguguran terhadap USD, ketika indeks Dolar AS berada di level USD96,75.
Baca Juga: Rupiah Melemah 0,53%, Aliran Modal Asing Terbatas
 
Baht Thailand tertekan paling dalam sebesar 0,55% di 33.565, Peso Filipina terpuruk 0,42% di 50,530, dan Won Korea Selatan melemah 0,27% di 1.193,38.
Adapun Ringgit Malaysia anjlok 0,34% di 4,2425, Dolar Singapura turun 0,27% di 1,3712, dan Dolar Taiwan koreksi 0,11% di 27.822.
Baca Juga: 6 Fakta Kehebohan Uang Pecahan Rp1 Juta
Dolar Hong Kong tergelincir 0,02% di 7.796, Yuan China turun 0,10% di 6,3922, sementara dari sekian yang melemah Yen Jepang justru unggul 0,43% di 114,86.
Pemilihan kembali Gubernur Federal Reserve Jerome Powell untuk masa jabatan kedua masih memperkuat asumsi kenaikan suku bunga AS yang lebih tinggi, terutama untuk mengatasi gejolak inflasi.&quot;Investor mengharapkan Pemimpin Federal Reserve AS yang baru  dinominasikan Jerome Powell akan mempercepat pengetatan moneter,  termasuk pengurangan aset dan kenaikan suku bunga, untuk mengekang  inflasi yang terus meningkat,&quot; kata Direktur TRFX Berjangka Ibrahim  Assuaibi melalui riset, Rabu (24/11).
Saat ini Amerika Serikat tengah merayakan hari libur nasional  Thanksgiving. Neil Jones, Analis FX di Mizuho, memperkirakan pergerakan  dolar masih lebih rendah dalam beberapa hari ke depan.
&quot;Pasca-Thanksgiving minggu depan dan hingga Desember saya masih  mencari sentimen penguatan dolar lebih lanjut,&quot; ucapnya, dilansir  Reuters, Kamis (25/11).
Sementara itu, analis ANZ John Bromhead dan Daniel Been mengatakan  bahwa dengan ditutupnya pasar AS selama Thanksgiving maka &quot;periode  konsolidasi taktis mungkin diperkirakan sudah dekat.&quot;</content:encoded></item></channel></rss>
