<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KTT G20, Luhut: Kita Harus Buka Potensi Indonesia ke Dunia</title><description>Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan strategi pemerintah dalam menyambut Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di tahun 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/26/320/2508118/ktt-g20-luhut-kita-harus-buka-potensi-indonesia-ke-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/11/26/320/2508118/ktt-g20-luhut-kita-harus-buka-potensi-indonesia-ke-dunia"/><item><title>KTT G20, Luhut: Kita Harus Buka Potensi Indonesia ke Dunia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/26/320/2508118/ktt-g20-luhut-kita-harus-buka-potensi-indonesia-ke-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/11/26/320/2508118/ktt-g20-luhut-kita-harus-buka-potensi-indonesia-ke-dunia</guid><pubDate>Jum'at 26 November 2021 21:49 WIB</pubDate><dc:creator>Azhfar Muhammad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/26/320/2508118/ktt-g20-luhut-kita-harus-buka-potensi-indonesia-ke-dunia-LYF2h0xSpa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/26/320/2508118/ktt-g20-luhut-kita-harus-buka-potensi-indonesia-ke-dunia-LYF2h0xSpa.jpg</image><title>Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA -&amp;nbsp;Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan strategi pemerintah dalam menyambut Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di tahun 2022.
&amp;ldquo;Kita harus memanfaatkan momentum untuk membuka potensi Indonesia dan mempromosikan kemajuan pembangunan kita ke dunia untuk menyebutkan beberapa inisiatif tentunya,&amp;rdquo; kata  Menko Luhut saat menjadi keynote di acara Presidensi Welcoming G20 secara Virtual, Jumat (26/11/202).
Pertama, dari sektor pariwisata yang sangat terpukul oleh pandemi perlu ditekan dan terus digenjot selama KTT G20 dan acara pendukung kegiatan G20.
Baca Juga:&amp;nbsp;Menko Luhut Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 saat Libur Nataru
&amp;ldquo;Kedua, kita harus mendorong usaha mikro-kecil-menengah atau UMKM  untuk menghasilkan produk-produk berkualitas tinggi yang dapat kita fasilitasi promosinya,&amp;rdquo; tambahnya.
Ketiga, Masyarakat  harus dapat  mempromosikan inisiatif menuju pembangunan berkelanjutan, seperti transisi energi dan kendaraan listrik.
&amp;ldquo;Diharapkan, dapat menurunkan risiko keberlanjutan yang dinilai oleh kelompok investor, mengurangii risiko yang mereka harapkan saat berinvestasi di Indonesia,&amp;rdquo; paparnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Penjelasan Menko Luhut soal Banyaknya TKA China di Proyek Smelter
Dengan demikian dalam momen G20 diharapkan dapat  menangkap minat global yang meningkat untuk berinvestasi di Indonesia dengan menciptakan peluang investasi yang selaras dengan tujuan pembangunan nasional.&amp;ldquo;Misalnya, pandemi COVID-19 telah menunjukkan kepada kita bahwa sektor farmasi di Indonesia memiliki beban yang signifikan terhadap bahan aktif farmasi yang diimpor. Selain itu, fasilitas kesehatan yang bergantung pada alat kesehatan impor menghambat pembangunan kesehatan masyarakat. Dengan demikian, kita dapat menciptakan peluang kerja sama di bidang ini,&amp;rdquo; paparnya.
Menurut Luhut, terlepas dari pandemi, pengabdian global terhadap kehidupan yang lebih berkelanjutan dan sumber energi yang lebih hijau.
&amp;ldquo;Sebagaimana disepakati bersama dalam Perjanjian Paris akan diturunkan ke dalam target investasi dan diarahkan ke inisiatif dan sektor terkait. Mereka termasuk energi terbarukan, infrastruktur hijau, konservasi keanekaragaman hayati, dan pelestarian lingkungan.&amp;rdquo; Urainya.
Kedepan, Menko Luhut menyebutkan Pemerintah berencana untuk meluncurkan lembaga keuangan campuran global selama KTT G20.</description><content:encoded>JAKARTA -&amp;nbsp;Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan strategi pemerintah dalam menyambut Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di tahun 2022.
&amp;ldquo;Kita harus memanfaatkan momentum untuk membuka potensi Indonesia dan mempromosikan kemajuan pembangunan kita ke dunia untuk menyebutkan beberapa inisiatif tentunya,&amp;rdquo; kata  Menko Luhut saat menjadi keynote di acara Presidensi Welcoming G20 secara Virtual, Jumat (26/11/202).
Pertama, dari sektor pariwisata yang sangat terpukul oleh pandemi perlu ditekan dan terus digenjot selama KTT G20 dan acara pendukung kegiatan G20.
Baca Juga:&amp;nbsp;Menko Luhut Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 saat Libur Nataru
&amp;ldquo;Kedua, kita harus mendorong usaha mikro-kecil-menengah atau UMKM  untuk menghasilkan produk-produk berkualitas tinggi yang dapat kita fasilitasi promosinya,&amp;rdquo; tambahnya.
Ketiga, Masyarakat  harus dapat  mempromosikan inisiatif menuju pembangunan berkelanjutan, seperti transisi energi dan kendaraan listrik.
&amp;ldquo;Diharapkan, dapat menurunkan risiko keberlanjutan yang dinilai oleh kelompok investor, mengurangii risiko yang mereka harapkan saat berinvestasi di Indonesia,&amp;rdquo; paparnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Penjelasan Menko Luhut soal Banyaknya TKA China di Proyek Smelter
Dengan demikian dalam momen G20 diharapkan dapat  menangkap minat global yang meningkat untuk berinvestasi di Indonesia dengan menciptakan peluang investasi yang selaras dengan tujuan pembangunan nasional.&amp;ldquo;Misalnya, pandemi COVID-19 telah menunjukkan kepada kita bahwa sektor farmasi di Indonesia memiliki beban yang signifikan terhadap bahan aktif farmasi yang diimpor. Selain itu, fasilitas kesehatan yang bergantung pada alat kesehatan impor menghambat pembangunan kesehatan masyarakat. Dengan demikian, kita dapat menciptakan peluang kerja sama di bidang ini,&amp;rdquo; paparnya.
Menurut Luhut, terlepas dari pandemi, pengabdian global terhadap kehidupan yang lebih berkelanjutan dan sumber energi yang lebih hijau.
&amp;ldquo;Sebagaimana disepakati bersama dalam Perjanjian Paris akan diturunkan ke dalam target investasi dan diarahkan ke inisiatif dan sektor terkait. Mereka termasuk energi terbarukan, infrastruktur hijau, konservasi keanekaragaman hayati, dan pelestarian lingkungan.&amp;rdquo; Urainya.
Kedepan, Menko Luhut menyebutkan Pemerintah berencana untuk meluncurkan lembaga keuangan campuran global selama KTT G20.</content:encoded></item></channel></rss>
