<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Sepekan Anjlok 2,36%, Diwarnai Aksi Ambil Untung</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun hingga 2,36% menjadi 6.561,553.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/27/278/2508200/ihsg-sepekan-anjlok-2-36-diwarnai-aksi-ambil-untung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/11/27/278/2508200/ihsg-sepekan-anjlok-2-36-diwarnai-aksi-ambil-untung"/><item><title>IHSG Sepekan Anjlok 2,36%, Diwarnai Aksi Ambil Untung</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/27/278/2508200/ihsg-sepekan-anjlok-2-36-diwarnai-aksi-ambil-untung</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/11/27/278/2508200/ihsg-sepekan-anjlok-2-36-diwarnai-aksi-ambil-untung</guid><pubDate>Sabtu 27 November 2021 08:38 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/27/278/2508200/ihsg-sepekan-anjlok-2-36-diwarnai-aksi-ambil-untung-ofnOuiiqx7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan melemah 2% dalam sepekan (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/27/278/2508200/ihsg-sepekan-anjlok-2-36-diwarnai-aksi-ambil-untung-ofnOuiiqx7.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan melemah 2% dalam sepekan (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash;  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun hingga 2,36% menjadi 6.561,553. Padahal pekan sebelumnya, IHSG bertengger pada level 6.720,263 dalam sepekan. Pergerakan IHSG pada sepekan terakhir, 22 - 26 November 2021 tampak diwarnai oleh aksi ambil untung.
Baca Juga: IHSG Anjlok 2% Dipicu 'Serangan' Varian Baru Covid-19 
Berdasarkan laporan Bursa Efek Indonesia (BEI), Sabtu (27/11/2021), nilai kapitalisasi pasar juga tergerus sepekan terakhir sebesar 1,48% menjadi Rp8.123,099 triliun dari Rp8.245,536 triliun pada penutupan pekan lalu.
Baca Juga: IHSG Anjlok, Rupiah Melemah ke Rp14.357/USD 
 
Penurunan juga tampak pada rata-rata volume transaksi harian bursa yang mengalami penurunan sebesar 6,99% menjadi 24,227 miliar saham dari 26,047 miliar saham pada penutupan pekan lalu.


Dari semua indikator perdagangan, peningkatan hanya terjadi pada  rata-rata frekuensi transaksi Bursa selama sepekan, yaitu sebesar 0,06%  menjadi 1.368.518 transaksi dari 1.367.702 transaksi selama sepekan yang  lalu.
Adapun aktivitas investor asing, BEI menyampaikan, pada perdagangan  Jumat (26/11/2021), tercatat melakukan nilai jual bersih sebesar  Rp145,74 miliar dan sepanjang tahun 2021 investor asing mencatatkan beli  bersih sebesar Rp38,69 triliun.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash;  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun hingga 2,36% menjadi 6.561,553. Padahal pekan sebelumnya, IHSG bertengger pada level 6.720,263 dalam sepekan. Pergerakan IHSG pada sepekan terakhir, 22 - 26 November 2021 tampak diwarnai oleh aksi ambil untung.
Baca Juga: IHSG Anjlok 2% Dipicu 'Serangan' Varian Baru Covid-19 
Berdasarkan laporan Bursa Efek Indonesia (BEI), Sabtu (27/11/2021), nilai kapitalisasi pasar juga tergerus sepekan terakhir sebesar 1,48% menjadi Rp8.123,099 triliun dari Rp8.245,536 triliun pada penutupan pekan lalu.
Baca Juga: IHSG Anjlok, Rupiah Melemah ke Rp14.357/USD 
 
Penurunan juga tampak pada rata-rata volume transaksi harian bursa yang mengalami penurunan sebesar 6,99% menjadi 24,227 miliar saham dari 26,047 miliar saham pada penutupan pekan lalu.


Dari semua indikator perdagangan, peningkatan hanya terjadi pada  rata-rata frekuensi transaksi Bursa selama sepekan, yaitu sebesar 0,06%  menjadi 1.368.518 transaksi dari 1.367.702 transaksi selama sepekan yang  lalu.
Adapun aktivitas investor asing, BEI menyampaikan, pada perdagangan  Jumat (26/11/2021), tercatat melakukan nilai jual bersih sebesar  Rp145,74 miliar dan sepanjang tahun 2021 investor asing mencatatkan beli  bersih sebesar Rp38,69 triliun.
</content:encoded></item></channel></rss>
