<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Pekan Depan Rawan Koreksi, Intip Rekomendasi Saham Berikut</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan depan masih rawan terkoreksi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/27/278/2508281/ihsg-pekan-depan-rawan-koreksi-intip-rekomendasi-saham-berikut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/11/27/278/2508281/ihsg-pekan-depan-rawan-koreksi-intip-rekomendasi-saham-berikut"/><item><title>IHSG Pekan Depan Rawan Koreksi, Intip Rekomendasi Saham Berikut</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/27/278/2508281/ihsg-pekan-depan-rawan-koreksi-intip-rekomendasi-saham-berikut</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/11/27/278/2508281/ihsg-pekan-depan-rawan-koreksi-intip-rekomendasi-saham-berikut</guid><pubDate>Sabtu 27 November 2021 14:35 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/27/278/2508281/ihsg-pekan-depan-rawan-koreksi-intip-rekomendasi-saham-berikut-iJO9uSywCV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan pekan depan rawan koreksi (Ilustrasi: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/27/278/2508281/ihsg-pekan-depan-rawan-koreksi-intip-rekomendasi-saham-berikut-iJO9uSywCV.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan pekan depan rawan koreksi (Ilustrasi: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan depan masih rawan terkoreksi. Namun, koreksi IHSG bisa jadi peluang untuk investor mengoleksi saham-saham yang turun signifikan.
&quot;Namun kecenderungan sudah mendekati area support yang kuat di level 6.720, sementara beberapa hari ini cenderung bergerak ke atas jadi untuk medium term saham BBNI masih oke tapi untuk long term cenderung sideways malah sebenarnya,&quot; ujar Senior Fund Manager Pacific Capital Investment, Parningotan Julio, Sabtu (27/11/2021).
Baca Juga: IHSG Sepekan Anjlok 2,36%, Diwarnai Aksi Ambil Untung
Dengan menguji area support tersebut sebenarnya investor bisa untuk speculative buy karena resisten jadi lebih baik, 6.725 - 7.125 merupakan level yang masih cenderung naik.
&quot;BBNI masih akan menguji level tertingginya di 7.570, tapi untuk sekarang saya rasa masih akan mendekati dulu atau menguji dulu resisten 7.125 tadi,&quot; katanya.
Baca Juga: IHSG Anjlok 2% Dipicu 'Serangan' Varian Baru Covid-19 
Selanjutnya dari emiten batu bara, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) pada perdagangan terakhir koreksi di 2.600. Menurut Parningotan, posisi sekarang relatif sudah mulai mendekati area support dari level 2.560 - 2.500, jadi dengan asumsi demikian support seperti sekarang bisa jadi area pembelian.
&quot;Dengan harga batu bara yang sangat tinggi, seharusnya kinerja keuangan sudah cukup bagus PTBA, bisa dijadikan sebagai alternatif untuk buy on weakness,&quot; ujarnya.
Selanjutnya ada saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) yang pada perdagangan terakhir mengalami penguatan, bahkan proyeksi ke depan masih bisa menguat. Untuk sektor telekomunikasi, TLKM masih resilient dibanding saham yang lain seperti ISAT yang masih menguat, seperti menjadi defensif.&quot;Nah dengan aksi ini, Telkom yang sudah lama tidak di area 4.100 bisa  menjadi pilihan untuk speculative buy karena masih bullish kemarin dia  break keatas atau bergerak melebar. Volume juga lumayan tinggi pada  perdagangan, jadi memang bisa dicermati untuk pekan depan,&quot; kata  Parningotan,
Terakhir ada TOWR yang pergerakan terakhir cenderung sideways  mendekati level support area di 1.150. Dengan demikian itu bisa menjadi  area speculative buy.
&quot;Karena kalau dilihat harga sudah terkoreksi cukup signifikan sejak  pertengahan tahun kemarin sempat di level 1.600an sekarang hanya di  level 1.100an. Terutama dari sisi kinerja fundamental juga TOWR cukup  baik,&quot; ujarnya.
Saham-saham pilihan untuk pekan depan diantaranya:
BBNI 6.725 - 7.125 Speculative BUY
PTBA 2.560 - 2.740 Speculative BUY
TLKM 3.930 - 4.120 Speculative BUY
TOWR 1.150 - 1.215 Speculative BUY</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pekan depan masih rawan terkoreksi. Namun, koreksi IHSG bisa jadi peluang untuk investor mengoleksi saham-saham yang turun signifikan.
&quot;Namun kecenderungan sudah mendekati area support yang kuat di level 6.720, sementara beberapa hari ini cenderung bergerak ke atas jadi untuk medium term saham BBNI masih oke tapi untuk long term cenderung sideways malah sebenarnya,&quot; ujar Senior Fund Manager Pacific Capital Investment, Parningotan Julio, Sabtu (27/11/2021).
Baca Juga: IHSG Sepekan Anjlok 2,36%, Diwarnai Aksi Ambil Untung
Dengan menguji area support tersebut sebenarnya investor bisa untuk speculative buy karena resisten jadi lebih baik, 6.725 - 7.125 merupakan level yang masih cenderung naik.
&quot;BBNI masih akan menguji level tertingginya di 7.570, tapi untuk sekarang saya rasa masih akan mendekati dulu atau menguji dulu resisten 7.125 tadi,&quot; katanya.
Baca Juga: IHSG Anjlok 2% Dipicu 'Serangan' Varian Baru Covid-19 
Selanjutnya dari emiten batu bara, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) pada perdagangan terakhir koreksi di 2.600. Menurut Parningotan, posisi sekarang relatif sudah mulai mendekati area support dari level 2.560 - 2.500, jadi dengan asumsi demikian support seperti sekarang bisa jadi area pembelian.
&quot;Dengan harga batu bara yang sangat tinggi, seharusnya kinerja keuangan sudah cukup bagus PTBA, bisa dijadikan sebagai alternatif untuk buy on weakness,&quot; ujarnya.
Selanjutnya ada saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) yang pada perdagangan terakhir mengalami penguatan, bahkan proyeksi ke depan masih bisa menguat. Untuk sektor telekomunikasi, TLKM masih resilient dibanding saham yang lain seperti ISAT yang masih menguat, seperti menjadi defensif.&quot;Nah dengan aksi ini, Telkom yang sudah lama tidak di area 4.100 bisa  menjadi pilihan untuk speculative buy karena masih bullish kemarin dia  break keatas atau bergerak melebar. Volume juga lumayan tinggi pada  perdagangan, jadi memang bisa dicermati untuk pekan depan,&quot; kata  Parningotan,
Terakhir ada TOWR yang pergerakan terakhir cenderung sideways  mendekati level support area di 1.150. Dengan demikian itu bisa menjadi  area speculative buy.
&quot;Karena kalau dilihat harga sudah terkoreksi cukup signifikan sejak  pertengahan tahun kemarin sempat di level 1.600an sekarang hanya di  level 1.100an. Terutama dari sisi kinerja fundamental juga TOWR cukup  baik,&quot; ujarnya.
Saham-saham pilihan untuk pekan depan diantaranya:
BBNI 6.725 - 7.125 Speculative BUY
PTBA 2.560 - 2.740 Speculative BUY
TLKM 3.930 - 4.120 Speculative BUY
TOWR 1.150 - 1.215 Speculative BUY</content:encoded></item></channel></rss>
