<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>8 Modus Pengemis Gadungan di Masyarakat, Nomor 6 Tak Disangka-sangka</title><description>8 modus pengemis gadungan di masyarakat perlu diwaspadai.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/29/320/2509006/8-modus-pengemis-gadungan-di-masyarakat-nomor-6-tak-disangka-sangka</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/11/29/320/2509006/8-modus-pengemis-gadungan-di-masyarakat-nomor-6-tak-disangka-sangka"/><item><title>8 Modus Pengemis Gadungan di Masyarakat, Nomor 6 Tak Disangka-sangka</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/29/320/2509006/8-modus-pengemis-gadungan-di-masyarakat-nomor-6-tak-disangka-sangka</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/11/29/320/2509006/8-modus-pengemis-gadungan-di-masyarakat-nomor-6-tak-disangka-sangka</guid><pubDate>Senin 29 November 2021 13:28 WIB</pubDate><dc:creator>Zikra Mulia Irawati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/29/320/2509006/8-modus-pengemis-gadungan-di-masyarakat-nomor-6-tak-disangka-sangka-MvtLGBp2mh.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Modus-modus pengemis (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/29/320/2509006/8-modus-pengemis-gadungan-di-masyarakat-nomor-6-tak-disangka-sangka-MvtLGBp2mh.jpeg</image><title>Modus-modus pengemis (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - 8 modus pengemis gadungan di masyarakat perlu diwaspadai. Di keadaan yang sulit ini, berbagai cara dihalalkan untuk mendapatkan pundi-pundi cuan. Agar modus ini tak dimanfaatkan oleh lebih banyak oknum yang tidak bertanggung jawab, masyarakat perlu lebih cermat.
Oknum-oknum tersebut menggunakan berbagai cara untuk menarik rasa iba orang lain, seperti berpura-pura sakit. Namun, ada modus-modus lain yang sama maraknya digunakan. Simak rangkumannya di bawah ini, Senin (29/11/2021).
Baca Juga: Dukungan Mensos untuk MUI Sulsel yang Keluarkan Fatwa Haram Memberi Uang ke Pengemis
 
1. Membawa anak kecil
 
Modus penipuan ini telah banyak digunakan bahkan menjadi objek penelitian di beberapa institusi. Modus ini banyak dikecam karena dinilai mengeksploitasi anak di bawah umur.
2. Berpura-pura buta
 
Modus selanjutnya yang sering digunakan pengemis gadungan adalah pura-pura buta. Dalam menjalankan modus ini, biasanya satu orang berperan sebagai orang buta dan satu orang lagi mendampinginya.
Baca Juga: Heboh! Menteri Risma Kejar Pengemis Mengaku Kaki Buntung
3. Berpura-pura hamil
 
Mengemis dalam kondisi hamil dapat memicu perasaan iba seseorang. Oleh karena itu, tak heran modus ini digunakan oleh para pengemis gadungan.
4. Membuat bekas luka palsu
 
Selain iba, penggunaan modus ini juga dapat memicu perasaan tidak nyaman pada orang yang dihampirinya. Untuk mendapatkan efek bekas luka yang nyata, mereka membuatnya dengan terasi yang dicampur dengan obat merah agar ada lalat hinggap. Tak jarang pengguna modus ini mendapatkan uang yang cukup besar.


5. Berpura-pura cacat fisik
 
Cacat fisik yang dimaksud adalah berpura-pura buntung pada  tangan atau kaki. Kenyataannya, fisik pengemis gadungan tersebut  lengkap. Mereka melakukannya dengan menekuk tangan atau kaki ke dalam  pakaian mereka yang longgar.
6. Membawa lansia yang sakit
 
Modus lain yang memicu keibaan masyarakat adalah membawa  lansia saat mengemis. Para lansia tersebut didandani seolah-olah tengah  mengalami sakit keras agar masyarakat merasa prihatin dan terdorong  untung memberikan uangnya.
7. Manusia gerobak musiman
 
Manusia gerobak yang asli biasanya berkeliling untuk  mengumpulkan kardus atau botol plastik bekas. Jika manusia gerobak  tersebut hanya berdiam di pinggir jalan, dapat dipastikan mereka adalah  manusia gerobak gadungan.
8. Berpura-pura kehilangan dompet
 
Modus ini banyak digunakan oleh pengemis gadungan berusia  lanjut. Mereka menceritakan seolah mereka datang dari kampung halaman  yang jauh untuk mencari anaknya di kota. Namun, dia berkata kehilangan  dompetnya di tengah perjalanan. Biasanya masyarakat yang tertipu akan  memberikan sejumlah uang karena rasa ibanya.</description><content:encoded>JAKARTA - 8 modus pengemis gadungan di masyarakat perlu diwaspadai. Di keadaan yang sulit ini, berbagai cara dihalalkan untuk mendapatkan pundi-pundi cuan. Agar modus ini tak dimanfaatkan oleh lebih banyak oknum yang tidak bertanggung jawab, masyarakat perlu lebih cermat.
Oknum-oknum tersebut menggunakan berbagai cara untuk menarik rasa iba orang lain, seperti berpura-pura sakit. Namun, ada modus-modus lain yang sama maraknya digunakan. Simak rangkumannya di bawah ini, Senin (29/11/2021).
Baca Juga: Dukungan Mensos untuk MUI Sulsel yang Keluarkan Fatwa Haram Memberi Uang ke Pengemis
 
1. Membawa anak kecil
 
Modus penipuan ini telah banyak digunakan bahkan menjadi objek penelitian di beberapa institusi. Modus ini banyak dikecam karena dinilai mengeksploitasi anak di bawah umur.
2. Berpura-pura buta
 
Modus selanjutnya yang sering digunakan pengemis gadungan adalah pura-pura buta. Dalam menjalankan modus ini, biasanya satu orang berperan sebagai orang buta dan satu orang lagi mendampinginya.
Baca Juga: Heboh! Menteri Risma Kejar Pengemis Mengaku Kaki Buntung
3. Berpura-pura hamil
 
Mengemis dalam kondisi hamil dapat memicu perasaan iba seseorang. Oleh karena itu, tak heran modus ini digunakan oleh para pengemis gadungan.
4. Membuat bekas luka palsu
 
Selain iba, penggunaan modus ini juga dapat memicu perasaan tidak nyaman pada orang yang dihampirinya. Untuk mendapatkan efek bekas luka yang nyata, mereka membuatnya dengan terasi yang dicampur dengan obat merah agar ada lalat hinggap. Tak jarang pengguna modus ini mendapatkan uang yang cukup besar.


5. Berpura-pura cacat fisik
 
Cacat fisik yang dimaksud adalah berpura-pura buntung pada  tangan atau kaki. Kenyataannya, fisik pengemis gadungan tersebut  lengkap. Mereka melakukannya dengan menekuk tangan atau kaki ke dalam  pakaian mereka yang longgar.
6. Membawa lansia yang sakit
 
Modus lain yang memicu keibaan masyarakat adalah membawa  lansia saat mengemis. Para lansia tersebut didandani seolah-olah tengah  mengalami sakit keras agar masyarakat merasa prihatin dan terdorong  untung memberikan uangnya.
7. Manusia gerobak musiman
 
Manusia gerobak yang asli biasanya berkeliling untuk  mengumpulkan kardus atau botol plastik bekas. Jika manusia gerobak  tersebut hanya berdiam di pinggir jalan, dapat dipastikan mereka adalah  manusia gerobak gadungan.
8. Berpura-pura kehilangan dompet
 
Modus ini banyak digunakan oleh pengemis gadungan berusia  lanjut. Mereka menceritakan seolah mereka datang dari kampung halaman  yang jauh untuk mencari anaknya di kota. Namun, dia berkata kehilangan  dompetnya di tengah perjalanan. Biasanya masyarakat yang tertipu akan  memberikan sejumlah uang karena rasa ibanya.</content:encoded></item></channel></rss>
