<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penjualan Indofood (INDF) Milik Salim Rp72,8 Triliun, Laba Rp5,41 Triliun</title><description>PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) membukukan kenaikan penjualan sebesar 24% menjadi Rp72,81 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/30/278/2509791/penjualan-indofood-indf-milik-salim-rp72-8-triliun-laba-rp5-41-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/11/30/278/2509791/penjualan-indofood-indf-milik-salim-rp72-8-triliun-laba-rp5-41-triliun"/><item><title>Penjualan Indofood (INDF) Milik Salim Rp72,8 Triliun, Laba Rp5,41 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/30/278/2509791/penjualan-indofood-indf-milik-salim-rp72-8-triliun-laba-rp5-41-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/11/30/278/2509791/penjualan-indofood-indf-milik-salim-rp72-8-triliun-laba-rp5-41-triliun</guid><pubDate>Selasa 30 November 2021 17:38 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/30/278/2509791/penjualan-indofood-indf-milik-salim-rp72-8-triliun-laba-rp5-41-triliun-2SP11yu0eB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penjualan Indofood capai Rp72,8 triliun (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/30/278/2509791/penjualan-indofood-indf-milik-salim-rp72-8-triliun-laba-rp5-41-triliun-2SP11yu0eB.jpg</image><title>Penjualan Indofood capai Rp72,8 triliun (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) membukukan kenaikan penjualan sebesar 24% menjadi Rp72,81 triliun. Sementara itu, laba usaha INDF naik 42% menjadi Rp12,23 triliun dari Rp8,63 triliun, dan marjin laba usaha meningkat menjadi 16,8% dari 14,7%.
Mengutip laporan keuangan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (30/11/2021), laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tumbuh 44% menjadi Rp5,41 triliun dari Rp3,75 triliun, dan marjin laba bersih naik menjadi 7,4% dari 6,4%. Core profit meningkat 29% menjadi Rp5,62 triliun dari Rp4,34 triliun.
Baca Juga: Di Tengah Covid-19, Laba Indofood Naik 4% Jadi Rp1,4 Triliun pada Kuartal I-2020
 
Direktur Utama dan Chief Executive Officer Indofood, Anthoni Salim mengatakan, di tengah-tengah berbagai tantangan dalam pemulihan global, termasuk peningkatan harga komoditas, ketangguhan model bisnis kami telah dapat memberikan dasar yang kokoh dalam menghasilkan kinerja yang baik di periode sembilan bulan pertama tahun 2021 ini.
&quot;Kami akan tetap berusaha untuk mempertahankan kinerja dan keunggulan kami, serta tetap waspada dalam menjaga kesehatan para karyawan kami,&amp;rdquo; ujar Anthoni dalam keterangan resminya, Selasa (30/11/2021).
Baca Juga: Indofood Bagi Dividen Rp236 per Saham
 
Dalam dua dekade terakhir, Indofood telah bertransformasi menjadi sebuah perusahaan Total Food Solutions dengan kegiatan operasional yang mencakup seluruh tahapan proses produksi makanan, mulai dari produksi dan pengolahan bahan baku hingga menjadi produk akhir yang tersedia di pasar.
Kini Indofood dikenal sebagai perusahaan yang mapan dan terkemuka di setiap kategori bisnisnya. Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, Indofood memperoleh manfaat dari skala ekonomis serta ketangguhan model bisnisnya yang terdiri dari empat Kelompok Usaha Strategis yang saling melengkapi sebagai berikut:
- Produk Konsumen Bermerek (CBP) : Dengan didukung oleh kekuatan merek-merek produknya, Grup CBP memproduksi beragam produk konsumen bermerek antara lain mi instan, dairy, makanan ringan, penyedap makanan, nutrisi dan makanan khusus, dan minuman.- Bogasari : Grup Bogasari memiliki kegiatan usaha utama memproduksi  tepung terigu dan pasta, didukung oleh unit usaha perkapalan dan  kemasan.
- Agribisnis : Kegiatan usaha utama Grup Agribisnis meliputi  penelitian dan pengembangan, pemuliaan benih bibit, pembudidayaan dan  pengolahan kelapa sawit hingga produksi dan pemasaran produk minyak  goreng, margarin dan shortening. Di samping itu, kegiatan usaha Grup ini  juga mencakup pembudidayaan dan pengolahan tebu dan karet serta tanaman  lainnya.
- Distribusi : Dengan jaringan distribusi yang paling luas di  Indonesia, Grup Distribusi mendistribusikan sebagian besar produk  konsumen Indofood dan anak-anak perusahaannya, serta berbagai produk  pihak ketiga.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) membukukan kenaikan penjualan sebesar 24% menjadi Rp72,81 triliun. Sementara itu, laba usaha INDF naik 42% menjadi Rp12,23 triliun dari Rp8,63 triliun, dan marjin laba usaha meningkat menjadi 16,8% dari 14,7%.
Mengutip laporan keuangan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (30/11/2021), laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tumbuh 44% menjadi Rp5,41 triliun dari Rp3,75 triliun, dan marjin laba bersih naik menjadi 7,4% dari 6,4%. Core profit meningkat 29% menjadi Rp5,62 triliun dari Rp4,34 triliun.
Baca Juga: Di Tengah Covid-19, Laba Indofood Naik 4% Jadi Rp1,4 Triliun pada Kuartal I-2020
 
Direktur Utama dan Chief Executive Officer Indofood, Anthoni Salim mengatakan, di tengah-tengah berbagai tantangan dalam pemulihan global, termasuk peningkatan harga komoditas, ketangguhan model bisnis kami telah dapat memberikan dasar yang kokoh dalam menghasilkan kinerja yang baik di periode sembilan bulan pertama tahun 2021 ini.
&quot;Kami akan tetap berusaha untuk mempertahankan kinerja dan keunggulan kami, serta tetap waspada dalam menjaga kesehatan para karyawan kami,&amp;rdquo; ujar Anthoni dalam keterangan resminya, Selasa (30/11/2021).
Baca Juga: Indofood Bagi Dividen Rp236 per Saham
 
Dalam dua dekade terakhir, Indofood telah bertransformasi menjadi sebuah perusahaan Total Food Solutions dengan kegiatan operasional yang mencakup seluruh tahapan proses produksi makanan, mulai dari produksi dan pengolahan bahan baku hingga menjadi produk akhir yang tersedia di pasar.
Kini Indofood dikenal sebagai perusahaan yang mapan dan terkemuka di setiap kategori bisnisnya. Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, Indofood memperoleh manfaat dari skala ekonomis serta ketangguhan model bisnisnya yang terdiri dari empat Kelompok Usaha Strategis yang saling melengkapi sebagai berikut:
- Produk Konsumen Bermerek (CBP) : Dengan didukung oleh kekuatan merek-merek produknya, Grup CBP memproduksi beragam produk konsumen bermerek antara lain mi instan, dairy, makanan ringan, penyedap makanan, nutrisi dan makanan khusus, dan minuman.- Bogasari : Grup Bogasari memiliki kegiatan usaha utama memproduksi  tepung terigu dan pasta, didukung oleh unit usaha perkapalan dan  kemasan.
- Agribisnis : Kegiatan usaha utama Grup Agribisnis meliputi  penelitian dan pengembangan, pemuliaan benih bibit, pembudidayaan dan  pengolahan kelapa sawit hingga produksi dan pemasaran produk minyak  goreng, margarin dan shortening. Di samping itu, kegiatan usaha Grup ini  juga mencakup pembudidayaan dan pengolahan tebu dan karet serta tanaman  lainnya.
- Distribusi : Dengan jaringan distribusi yang paling luas di  Indonesia, Grup Distribusi mendistribusikan sebagian besar produk  konsumen Indofood dan anak-anak perusahaannya, serta berbagai produk  pihak ketiga.</content:encoded></item></channel></rss>
