<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani soal Penerima Dana Pendidikan Rp542,8 Triliun</title><description>Pemerintah mengalokasikan anggaran Rp542,8 triliun untuk dana pendidikan pada 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/30/320/2509744/sri-mulyani-soal-penerima-dana-pendidikan-rp542-8-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/11/30/320/2509744/sri-mulyani-soal-penerima-dana-pendidikan-rp542-8-triliun"/><item><title>Sri Mulyani soal Penerima Dana Pendidikan Rp542,8 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/30/320/2509744/sri-mulyani-soal-penerima-dana-pendidikan-rp542-8-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/11/30/320/2509744/sri-mulyani-soal-penerima-dana-pendidikan-rp542-8-triliun</guid><pubDate>Selasa 30 November 2021 16:33 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/30/320/2509744/sri-mulyani-soal-penerima-dana-pendidikan-rp542-8-triliun-3qvWJB4iaS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani (Foto: Dok Kemenkeu)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/30/320/2509744/sri-mulyani-soal-penerima-dana-pendidikan-rp542-8-triliun-3qvWJB4iaS.jpg</image><title>Sri Mulyani (Foto: Dok Kemenkeu)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah mengalokasikan anggaran Rp542,8 triliun untuk dana pendidikan pada 2022. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, kualitas pendidikan adalah penentu kemajuan suatu bangsa.

&quot;Indonesia bahkan menyatakan dalam konstitusi bahwa anggaran pendidikan harus minimal 20% dari total APBN (Belanja Negara),&quot; kata Sri Mulyani dalam akun Instagram pribadinya, Jakarta, Selasa (30/11/2021).

Baca Juga: Sri Mulyani: Dana Pendidikan RI Sentuh Rp500 Triliun


Sri Mulyani menjelaskan,Pemerintah mengalokasikan Rp542,8 triliun untuk anggaran pendidikan, utamanya melalui Kemendikbudristek, Kemenag, BRIN, dan melalui Transfer Keuangan ke Daerah.

Lalu siapa saja penerima manfaat anggaran yang luar biasa besar dan untuk apa saja?

Sri Mulyani merinci  penerima manfaat anggaran yang luar biasa besar untuk 8,84 juta murid sekolah keagamaan dan 45,15 juta siswa sekolah umum melalui TKDD menikmati Bantuan Operasional Sekolah, 20,1 juta murid mendapat beasiswa Program Indonesia Pintar, serta 713,8 ribu mahasiswa mendapat KIP Kuliah.

&quot;Anggaran ini juga untuk kesejahteraan guru dan dosen yaitu 3,09 juta orang, baik yang dikelola langsung Pemerintah Pusat (1,19 juta orang) maupun pemerintah daerah melalui alokasi TKDD (1,9 juta orang),&quot; katanya.

Serta, untuk pembangunan, rehabilitasi, dan renovasi sarpras Pendidikan Dasar dan Menengah sebanyak 932 sekolah; madrasah dan sekolah keagamaan sebanyak 237 sekolah; serta 74 gedung PTN/PTKIN



Untuk penelitian juga didedikasikan untuk melanjutkan kegiatan penelitian, pengembangan, kajian, dan terapan antara lain untuk meningkatkan sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing, membangun lingkungan hidup, serta meningkatkan ketahanan bencana dan perubahan iklim.


Melalui LPDP ada 27.997 program degree dan kolaborasi dengan Kemendikbud Ristek terdapat 69.163 program degree dan non degree.

&quot;Anggaran pendidikan adalah investasi penting bagi kualitas SDM Indonesia. Karenanya jaga dan kelola dengan seksama dan harus berhasil guna,&quot; katanya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah mengalokasikan anggaran Rp542,8 triliun untuk dana pendidikan pada 2022. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, kualitas pendidikan adalah penentu kemajuan suatu bangsa.

&quot;Indonesia bahkan menyatakan dalam konstitusi bahwa anggaran pendidikan harus minimal 20% dari total APBN (Belanja Negara),&quot; kata Sri Mulyani dalam akun Instagram pribadinya, Jakarta, Selasa (30/11/2021).

Baca Juga: Sri Mulyani: Dana Pendidikan RI Sentuh Rp500 Triliun


Sri Mulyani menjelaskan,Pemerintah mengalokasikan Rp542,8 triliun untuk anggaran pendidikan, utamanya melalui Kemendikbudristek, Kemenag, BRIN, dan melalui Transfer Keuangan ke Daerah.

Lalu siapa saja penerima manfaat anggaran yang luar biasa besar dan untuk apa saja?

Sri Mulyani merinci  penerima manfaat anggaran yang luar biasa besar untuk 8,84 juta murid sekolah keagamaan dan 45,15 juta siswa sekolah umum melalui TKDD menikmati Bantuan Operasional Sekolah, 20,1 juta murid mendapat beasiswa Program Indonesia Pintar, serta 713,8 ribu mahasiswa mendapat KIP Kuliah.

&quot;Anggaran ini juga untuk kesejahteraan guru dan dosen yaitu 3,09 juta orang, baik yang dikelola langsung Pemerintah Pusat (1,19 juta orang) maupun pemerintah daerah melalui alokasi TKDD (1,9 juta orang),&quot; katanya.

Serta, untuk pembangunan, rehabilitasi, dan renovasi sarpras Pendidikan Dasar dan Menengah sebanyak 932 sekolah; madrasah dan sekolah keagamaan sebanyak 237 sekolah; serta 74 gedung PTN/PTKIN



Untuk penelitian juga didedikasikan untuk melanjutkan kegiatan penelitian, pengembangan, kajian, dan terapan antara lain untuk meningkatkan sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing, membangun lingkungan hidup, serta meningkatkan ketahanan bencana dan perubahan iklim.


Melalui LPDP ada 27.997 program degree dan kolaborasi dengan Kemendikbud Ristek terdapat 69.163 program degree dan non degree.

&quot;Anggaran pendidikan adalah investasi penting bagi kualitas SDM Indonesia. Karenanya jaga dan kelola dengan seksama dan harus berhasil guna,&quot; katanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
