<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bertemu Wapres, Sri Mulyani Beberkan Strategi Perluas Pangsa Ekonomi Syariah</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menghadiri rapat pleno dengan Wakil Presiden Ma&amp;rsquo;ruf Amin.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/30/320/2509815/bertemu-wapres-sri-mulyani-beberkan-strategi-perluas-pangsa-ekonomi-syariah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/11/30/320/2509815/bertemu-wapres-sri-mulyani-beberkan-strategi-perluas-pangsa-ekonomi-syariah"/><item><title>Bertemu Wapres, Sri Mulyani Beberkan Strategi Perluas Pangsa Ekonomi Syariah</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/30/320/2509815/bertemu-wapres-sri-mulyani-beberkan-strategi-perluas-pangsa-ekonomi-syariah</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/11/30/320/2509815/bertemu-wapres-sri-mulyani-beberkan-strategi-perluas-pangsa-ekonomi-syariah</guid><pubDate>Selasa 30 November 2021 18:09 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/30/320/2509815/bertemu-wapres-sri-mulyani-beberkan-strategi-perluas-pangsa-ekonomi-syariah-CTknufaGv9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menkeu Sri Mulyani ungkap strategi perluas pangsa ekonomi dan keuangan syariah (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/30/320/2509815/bertemu-wapres-sri-mulyani-beberkan-strategi-perluas-pangsa-ekonomi-syariah-CTknufaGv9.jpg</image><title>Menkeu Sri Mulyani ungkap strategi perluas pangsa ekonomi dan keuangan syariah (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menghadiri rapat pleno dengan Wakil Presiden Ma&amp;rsquo;ruf Amin. Dalam pertemuan tersebut, dia membeberkan berbagai langkah untuk meningkatkan pangsa pasar dan peranan ekonomi syariah dalam perekonomian Indonesia.
&amp;ldquo;Kemenkeu selama ini telah melakukan langkah-langkah untuk meningkatkan pangsa dan peranan ekonomi syariah dalam perekonomian Indonesia,&amp;rdquo; katanya, Selasa (30/11/2021).
Baca Juga: Sri Mulyani soal Penerima Dana Pendidikan Rp542,8 Triliun
 
Sri Mulyani menyebutkan langkah pertama yang dilakukan oleh Kemenkeu adalah mendukung munculnya instrumen surat berharga syariah negara sehingga Indonesia menjadi kontributor utama penerbitan Sukuk di pasar internasional.
Terlebih lagi, pengembangan surat berharga syariah secara ritel semakin baik seiring jumlah investornya yang juga semakin meningkat dengan didominasi oleh kalangan milenial.
Baca Juga: Sri Mulyani Angkat 6 Isu Keuangan dalam Presidensi G20 trahun 2022
 
Selain itu, Kemenkeu telah mengeluarkan peraturan Menteri Keuangan Nomor 57 Tahun 2021 untuk mengembangkan produk halal pada usaha kecil menengah (UKM) sehingga mereka tidak dibebani tarif dalam mendapatkan sertifikasi halal.
Ia mengatakan dari sisi anggaran yaitu APBN turut mendukung Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal untuk membimbing para pelaku UMKM terkait produk halal.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMS8yNS8xLzE0MjE0MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Jadi selain menetapkan nol rupiah untuk usaha kecil menengah kita  juga memberikan dukungan APBN sehingga sertifikasinya bisa dijalankan  secara konsisten dan kredibel,&amp;rdquo; katanya.
Langkah berikutnya yaitu memberikan dukungan UMKM melalui instrumen  yang ada seperti pembiayaan ultra mikro yang saat ini telah memiliki  pangsa pasar khusus produk halal.
&amp;ldquo;Sehingga dalam hal ini juga akan memasukkan financial inclusion  sampai level yang paling kecil tentu saja KUR dengan Pak Menko Airlangga  kita develop untuk yang merupakan pangsa syariah,&amp;rdquo; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menghadiri rapat pleno dengan Wakil Presiden Ma&amp;rsquo;ruf Amin. Dalam pertemuan tersebut, dia membeberkan berbagai langkah untuk meningkatkan pangsa pasar dan peranan ekonomi syariah dalam perekonomian Indonesia.
&amp;ldquo;Kemenkeu selama ini telah melakukan langkah-langkah untuk meningkatkan pangsa dan peranan ekonomi syariah dalam perekonomian Indonesia,&amp;rdquo; katanya, Selasa (30/11/2021).
Baca Juga: Sri Mulyani soal Penerima Dana Pendidikan Rp542,8 Triliun
 
Sri Mulyani menyebutkan langkah pertama yang dilakukan oleh Kemenkeu adalah mendukung munculnya instrumen surat berharga syariah negara sehingga Indonesia menjadi kontributor utama penerbitan Sukuk di pasar internasional.
Terlebih lagi, pengembangan surat berharga syariah secara ritel semakin baik seiring jumlah investornya yang juga semakin meningkat dengan didominasi oleh kalangan milenial.
Baca Juga: Sri Mulyani Angkat 6 Isu Keuangan dalam Presidensi G20 trahun 2022
 
Selain itu, Kemenkeu telah mengeluarkan peraturan Menteri Keuangan Nomor 57 Tahun 2021 untuk mengembangkan produk halal pada usaha kecil menengah (UKM) sehingga mereka tidak dibebani tarif dalam mendapatkan sertifikasi halal.
Ia mengatakan dari sisi anggaran yaitu APBN turut mendukung Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal untuk membimbing para pelaku UMKM terkait produk halal.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMS8yNS8xLzE0MjE0MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;ldquo;Jadi selain menetapkan nol rupiah untuk usaha kecil menengah kita  juga memberikan dukungan APBN sehingga sertifikasinya bisa dijalankan  secara konsisten dan kredibel,&amp;rdquo; katanya.
Langkah berikutnya yaitu memberikan dukungan UMKM melalui instrumen  yang ada seperti pembiayaan ultra mikro yang saat ini telah memiliki  pangsa pasar khusus produk halal.
&amp;ldquo;Sehingga dalam hal ini juga akan memasukkan financial inclusion  sampai level yang paling kecil tentu saja KUR dengan Pak Menko Airlangga  kita develop untuk yang merupakan pangsa syariah,&amp;rdquo; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
