<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harta Elon Musk Bertambah Rp183 Triliun, Manusia Terkaya di Dunia Rp4.219 Triliun!</title><description>Saham Tesla mulai bangkit kembali membuat kekayaan Elon Musk meningkat  USD12,8 miliar atau setara Rp183 triliun (kurs Rp14.300 per USD).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/30/455/2509646/harta-elon-musk-bertambah-rp183-triliun-manusia-terkaya-di-dunia-rp4-219-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/11/30/455/2509646/harta-elon-musk-bertambah-rp183-triliun-manusia-terkaya-di-dunia-rp4-219-triliun"/><item><title>Harta Elon Musk Bertambah Rp183 Triliun, Manusia Terkaya di Dunia Rp4.219 Triliun!</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/11/30/455/2509646/harta-elon-musk-bertambah-rp183-triliun-manusia-terkaya-di-dunia-rp4-219-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/11/30/455/2509646/harta-elon-musk-bertambah-rp183-triliun-manusia-terkaya-di-dunia-rp4-219-triliun</guid><pubDate>Selasa 30 November 2021 14:40 WIB</pubDate><dc:creator>Erlinda Septiawati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/11/30/455/2509646/harta-elon-musk-bertambah-rp183-triliun-manusia-terkaya-di-dunia-rp4-219-triliun-GpBEBGTT5w.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Saham Tesla naik bikin Elon Musk makin kaya raya (Ilustrasi: SCMP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/11/30/455/2509646/harta-elon-musk-bertambah-rp183-triliun-manusia-terkaya-di-dunia-rp4-219-triliun-GpBEBGTT5w.jpg</image><title>Saham Tesla naik bikin Elon Musk makin kaya raya (Ilustrasi: SCMP)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Saham Tesla mulai bangkit kembali membuat kekayaan Elon Musk meningkat USD12,8 miliar atau setara Rp183 triliun (kurs Rp14.300 per USD). Kini kekayaan Elon Musk mencapai USD295,1 miliar atau Rp4.219 triliun
Melansir dari Forbes, Selasa (30/11/2021), saham Tesla melonjak naik lebih dari 5% pada hari Senin dan kini berada di sekitar USD1.137 per saham sehingga kekayaan Elon Musk ikut naik USD12,8 miliar.
Baca Juga: Mengenal Kimbal Musk, Adik Orang Terkaya Dunia Berharta Fantastis
 
Hal tersebut disebabkan setelah dia mendesak karyawannya untuk mengurangi pengiriman biaya. Kemudian, beredar berita saham Tesla akan segera memulai produksi di pabrik Eropa pertamanya di Jerman, sebuah langkah besar bagi perusahaan untuk meningkatkan kapasitas produksi.
Bahkan, situs berita otomotif Jerman Automobilwoche melaporkan, bahwa fasilitas manufaktur baru Tesla diharapkan akan diberikan izin lingkungan dan dapat berproduksi dalam beberapa hari ke depan.
Baca Juga: Elon Musk Jual Rp14 Triliun Saham Tesla demi Warga Twitter
Produksi dijadwalkan akan segera dimulai, tetapi pembangunan pabrik telah tertunda karena tentangan dari aktivis lingkungan.
Pabrik ini berlokasi di dekat Berlin mencakup teknologi manufaktur baru, yaitu giga press baru perusahaan mesin die casting yang membantu mengotomatisasi dan menyederhanakan proses manufaktur.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8yNS82Ny8xMjM3MDcvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sebagai informasi, sebelumnya Musk telah menjual saham Tesla senilai  hampir USD10 miliar atau Rp143 triliun pada November lalu. Hal ini  terjadi karena dukungan jajak pendapat Twitter untuk menjual 10%  sahamnya di Tesla.
Latar belakang utamanya, Tesla terus meningkatkan penjualan dan  pendapatan dengan cepat untuk mencapai tonggak baru dalam beberapa  kuartal terakhir. Sementara, perusahaan mengirimkan total 500.000  kendaraan pada tahun 2020.
Baru-baru ini Tesla berjuang untuk mengirimkan mobil baru ke  pelanggan AS tepat waktu, dengan penundaan berbulan-bulan dilaporkan  dalam beberapa kasus. Sahamnya naik 56% sejauh ini pada tahun 2021 dan  perusahaan memiliki penilaian pasar sebesar USD1,14 triliun.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Saham Tesla mulai bangkit kembali membuat kekayaan Elon Musk meningkat USD12,8 miliar atau setara Rp183 triliun (kurs Rp14.300 per USD). Kini kekayaan Elon Musk mencapai USD295,1 miliar atau Rp4.219 triliun
Melansir dari Forbes, Selasa (30/11/2021), saham Tesla melonjak naik lebih dari 5% pada hari Senin dan kini berada di sekitar USD1.137 per saham sehingga kekayaan Elon Musk ikut naik USD12,8 miliar.
Baca Juga: Mengenal Kimbal Musk, Adik Orang Terkaya Dunia Berharta Fantastis
 
Hal tersebut disebabkan setelah dia mendesak karyawannya untuk mengurangi pengiriman biaya. Kemudian, beredar berita saham Tesla akan segera memulai produksi di pabrik Eropa pertamanya di Jerman, sebuah langkah besar bagi perusahaan untuk meningkatkan kapasitas produksi.
Bahkan, situs berita otomotif Jerman Automobilwoche melaporkan, bahwa fasilitas manufaktur baru Tesla diharapkan akan diberikan izin lingkungan dan dapat berproduksi dalam beberapa hari ke depan.
Baca Juga: Elon Musk Jual Rp14 Triliun Saham Tesla demi Warga Twitter
Produksi dijadwalkan akan segera dimulai, tetapi pembangunan pabrik telah tertunda karena tentangan dari aktivis lingkungan.
Pabrik ini berlokasi di dekat Berlin mencakup teknologi manufaktur baru, yaitu giga press baru perusahaan mesin die casting yang membantu mengotomatisasi dan menyederhanakan proses manufaktur.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMC8yNS82Ny8xMjM3MDcvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sebagai informasi, sebelumnya Musk telah menjual saham Tesla senilai  hampir USD10 miliar atau Rp143 triliun pada November lalu. Hal ini  terjadi karena dukungan jajak pendapat Twitter untuk menjual 10%  sahamnya di Tesla.
Latar belakang utamanya, Tesla terus meningkatkan penjualan dan  pendapatan dengan cepat untuk mencapai tonggak baru dalam beberapa  kuartal terakhir. Sementara, perusahaan mengirimkan total 500.000  kendaraan pada tahun 2020.
Baru-baru ini Tesla berjuang untuk mengirimkan mobil baru ke  pelanggan AS tepat waktu, dengan penundaan berbulan-bulan dilaporkan  dalam beberapa kasus. Sahamnya naik 56% sejauh ini pada tahun 2021 dan  perusahaan memiliki penilaian pasar sebesar USD1,14 triliun.</content:encoded></item></channel></rss>
