<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Thohir soal Kelangkaan Kontainer, Ada Negara yang Minta Bantuan RI</title><description>Pandemi covid-19 telah menggangu perekonomian dunia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/01/320/2510261/erick-thohir-soal-kelangkaan-kontainer-ada-negara-yang-minta-bantuan-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/12/01/320/2510261/erick-thohir-soal-kelangkaan-kontainer-ada-negara-yang-minta-bantuan-ri"/><item><title>Erick Thohir soal Kelangkaan Kontainer, Ada Negara yang Minta Bantuan RI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/01/320/2510261/erick-thohir-soal-kelangkaan-kontainer-ada-negara-yang-minta-bantuan-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/12/01/320/2510261/erick-thohir-soal-kelangkaan-kontainer-ada-negara-yang-minta-bantuan-ri</guid><pubDate>Rabu 01 Desember 2021 14:45 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/01/320/2510261/erick-thohir-soal-kelangkaan-kontainer-ada-negara-yang-minta-bantuan-ri-65CWD9Th97.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pandemi covid-19 ganggu rantai pasok global (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/01/320/2510261/erick-thohir-soal-kelangkaan-kontainer-ada-negara-yang-minta-bantuan-ri-65CWD9Th97.jpg</image><title>Pandemi covid-19 ganggu rantai pasok global (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pandemi covid-19 telah menggangu perekonomian dunia. Bahkan Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan pandemi Covid-19 juga merusak sistem rantai pasok global.
&quot;Kita berbuat maksimal pun, kita berbuat transparan pun masih ada risiko rantai pasok yang terganggu akibat pandemi Covid-19,&quot; ujar Erick, Rabu (1/12/2021).
Baca Juga: 3 Fakta Presiden Jokowi Sindir Biaya Logistik di RI Masih Mahal, Ada yang Tak Efisien
Menteri BUMN menambahkan bahwa terganggunya rantai pasok global tersebut tidak hanya berdampak kepada negara-negara kecil, namun juga negara-negara besar.
&quot;Salah satu duta besar dari negara besar mengirimkan pesan singkat kepada saya, di mana untuk pertama kalinya negara tersebut yang beli urea untuk kebutuhan industri dari negara tertentu, sekarang negara itu meminta kepada Indonesia untuk memasok komoditas yang dibutuhkannya. Ini negara besar dan tidak pernah ada sejarahnya Indonesia memasok urea industri ke negara tersebut. Artinya apa? Rantai pasok (global) terganggu,&quot; katanya.
Baca Juga: Ada Terminal Purpose Wae Kelambu NTT, Menhub: Beras Tidak Lagi dari Jawa
Terganggunya rantai pasok, lanjut Erick, juga menyebabkan terganggunya ketersediaan kontainer, sehingga Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengambil inisiasi dengan memutuskan impor salah satu komoditas dengan menggunakan kontainer agar Indonesia memiliki stok kontainer yang cukup.
Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan wabah Covid-19 merupakan peluang bagi negara-negara yang berkomitmen mengkonsolidasikan segala kekuatannya untuk menjaga rantai pasok atau supply chain negara tersebut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMS8yMi8yMC8xNDE5OTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Menteri BUMN itu menyampaikan bahwa sudah waktunya bangsa Indonesia  mengkonsolidasikan semua kekuatannya untuk bisa menjaga rantai  pasokannya.
Menurut dia, pandemi Covid-19 merupakan fakta bahwa sudah waktunya  semua elemen bangsa Indonesia harus peduli, bersatu, dan saling  bergotong royong membangun Tanah Air dengan kekuatan diri sendiri.
Menteri BUMN meminta semua pihak untuk bersatu dan bahu-membahu  memikirkan kepentingan Indonesia secara jangka panjang dan tidak lagi  terjebak kebijakan-kebijakan jangka pendek.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pandemi covid-19 telah menggangu perekonomian dunia. Bahkan Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan pandemi Covid-19 juga merusak sistem rantai pasok global.
&quot;Kita berbuat maksimal pun, kita berbuat transparan pun masih ada risiko rantai pasok yang terganggu akibat pandemi Covid-19,&quot; ujar Erick, Rabu (1/12/2021).
Baca Juga: 3 Fakta Presiden Jokowi Sindir Biaya Logistik di RI Masih Mahal, Ada yang Tak Efisien
Menteri BUMN menambahkan bahwa terganggunya rantai pasok global tersebut tidak hanya berdampak kepada negara-negara kecil, namun juga negara-negara besar.
&quot;Salah satu duta besar dari negara besar mengirimkan pesan singkat kepada saya, di mana untuk pertama kalinya negara tersebut yang beli urea untuk kebutuhan industri dari negara tertentu, sekarang negara itu meminta kepada Indonesia untuk memasok komoditas yang dibutuhkannya. Ini negara besar dan tidak pernah ada sejarahnya Indonesia memasok urea industri ke negara tersebut. Artinya apa? Rantai pasok (global) terganggu,&quot; katanya.
Baca Juga: Ada Terminal Purpose Wae Kelambu NTT, Menhub: Beras Tidak Lagi dari Jawa
Terganggunya rantai pasok, lanjut Erick, juga menyebabkan terganggunya ketersediaan kontainer, sehingga Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengambil inisiasi dengan memutuskan impor salah satu komoditas dengan menggunakan kontainer agar Indonesia memiliki stok kontainer yang cukup.
Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan wabah Covid-19 merupakan peluang bagi negara-negara yang berkomitmen mengkonsolidasikan segala kekuatannya untuk menjaga rantai pasok atau supply chain negara tersebut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMS8yMi8yMC8xNDE5OTUvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Menteri BUMN itu menyampaikan bahwa sudah waktunya bangsa Indonesia  mengkonsolidasikan semua kekuatannya untuk bisa menjaga rantai  pasokannya.
Menurut dia, pandemi Covid-19 merupakan fakta bahwa sudah waktunya  semua elemen bangsa Indonesia harus peduli, bersatu, dan saling  bergotong royong membangun Tanah Air dengan kekuatan diri sendiri.
Menteri BUMN meminta semua pihak untuk bersatu dan bahu-membahu  memikirkan kepentingan Indonesia secara jangka panjang dan tidak lagi  terjebak kebijakan-kebijakan jangka pendek.</content:encoded></item></channel></rss>
