<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kakak Adik Sukses Bisnis Ikan Koi, Kantongi Rp30 Juta/Bulan</title><description>Kakak adik asal Singosaren Banguntapan Bantul sukses bisnis ikan koi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/01/320/2510375/kakak-adik-sukses-bisnis-ikan-koi-kantongi-rp30-juta-bulan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/12/01/320/2510375/kakak-adik-sukses-bisnis-ikan-koi-kantongi-rp30-juta-bulan"/><item><title>Kakak Adik Sukses Bisnis Ikan Koi, Kantongi Rp30 Juta/Bulan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/01/320/2510375/kakak-adik-sukses-bisnis-ikan-koi-kantongi-rp30-juta-bulan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/12/01/320/2510375/kakak-adik-sukses-bisnis-ikan-koi-kantongi-rp30-juta-bulan</guid><pubDate>Rabu 01 Desember 2021 20:20 WIB</pubDate><dc:creator>krjogja.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/01/320/2510375/kakak-adik-sukses-bisnis-ikan-koi-kantongi-rp30-juta-bulan-t6572G3nXc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kakak Adik sukses bisnis ikan koi (Foto: Goodmonds)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/01/320/2510375/kakak-adik-sukses-bisnis-ikan-koi-kantongi-rp30-juta-bulan-t6572G3nXc.jpg</image><title>Kakak Adik sukses bisnis ikan koi (Foto: Goodmonds)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kakak adik asal Singosaren Banguntapan Bantul sukses bisnis ikan koi. Berawal dari hoby memelihara ikan hias jenis Koi, Fajar Amin (31) dan Riza Aji Saputra (30 mengembangkan ikan Koi untuk usaha bisnis yang keuntungan bisa mencapai puluhan juta atau setidaknya Rp 30 juta bersih per bulan.
Fajar Amin didampingi adiknya Riza mengisahkan tentang usahanya berternak ikan Koi ini diawali dari hobi mereka memelihara ikan hias dan yang paling disukai jenis ikan koi.
Baca Juga: 5 Cara Menjadi Dropshipper Tanpa Modal 
 
Sebelumnya, mereka mamasarkan ikan konsumsi jenis nila, gurami dan sejenisnya, yang banyak dikirim ke luar Jawa. Tetapi ketika pandemi Covid- 19 datang usaha ikan konsumsi tersebut macet karena terkendala transportasi pengiriman, termasuk pengiriman lewat transportasi udara.
Tetapi Fajar dan Riza ini tak mau tinggal diam menganggur di rumah saja karena pandemi Covid. Dalam situasi pandemi Covid orang lain takut keluar rumah, pasangan kakak beradik ini mencoba mengembangkan ternak ikan koi yang selama ini sudah menjadi hobi.
Baca Juga: 7 Cara Bangkit dari Kebangkrutan
 
Dengan modal yang didapat dari usaha ikan konsumsi sebelumnya sebesar Rp 100 juta mereka beralih usaha menekuni budidaya ikan koi, mulai dari pemijahan hingga pembesaran . Ada sejumlah jenis ikan koi yang dikembangkan di tempat Fajar dan Riza.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMS8zMC8xLzE0MjMyNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Ternyata usaha Fajar dan Riza tidak sia- sia. Bahkan masa pandemi  Covid- 19 terdapat hikmah bagi mereka, usahanya yang selama masa pandemi  Covid- 19 , dimulai sejak 2 tahun lalu kini memetik hasilnya. Selain  menghasilkan keuntungan puluhan juta rupiah per bulan mereka juga bisa  memberi lapangan pekerjaan kepada orang lain.
&amp;ldquo;Pemasaran ikan Koi ini tidak hanya di wilayah DIY saja, tetapi juga  laris di luar DIY bahkan luar Jawa. Kami memberi jaminan untuk  pengiriman ikan dalam kondisi tetap sehat sampai tujuan. Jika mati ikan  ditukar atau memilih uang kembali,&amp;rdquo; papar Fajar.
Karena untuk usaha budidaya ikan Koi membutuhkan lahan yang, Fajar  dan adiknya harus sewa lahat sekitar 600 meter persegi untuk perluasan  kolam.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kakak adik asal Singosaren Banguntapan Bantul sukses bisnis ikan koi. Berawal dari hoby memelihara ikan hias jenis Koi, Fajar Amin (31) dan Riza Aji Saputra (30 mengembangkan ikan Koi untuk usaha bisnis yang keuntungan bisa mencapai puluhan juta atau setidaknya Rp 30 juta bersih per bulan.
Fajar Amin didampingi adiknya Riza mengisahkan tentang usahanya berternak ikan Koi ini diawali dari hobi mereka memelihara ikan hias dan yang paling disukai jenis ikan koi.
Baca Juga: 5 Cara Menjadi Dropshipper Tanpa Modal 
 
Sebelumnya, mereka mamasarkan ikan konsumsi jenis nila, gurami dan sejenisnya, yang banyak dikirim ke luar Jawa. Tetapi ketika pandemi Covid- 19 datang usaha ikan konsumsi tersebut macet karena terkendala transportasi pengiriman, termasuk pengiriman lewat transportasi udara.
Tetapi Fajar dan Riza ini tak mau tinggal diam menganggur di rumah saja karena pandemi Covid. Dalam situasi pandemi Covid orang lain takut keluar rumah, pasangan kakak beradik ini mencoba mengembangkan ternak ikan koi yang selama ini sudah menjadi hobi.
Baca Juga: 7 Cara Bangkit dari Kebangkrutan
 
Dengan modal yang didapat dari usaha ikan konsumsi sebelumnya sebesar Rp 100 juta mereka beralih usaha menekuni budidaya ikan koi, mulai dari pemijahan hingga pembesaran . Ada sejumlah jenis ikan koi yang dikembangkan di tempat Fajar dan Riza.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMS8zMC8xLzE0MjMyNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Ternyata usaha Fajar dan Riza tidak sia- sia. Bahkan masa pandemi  Covid- 19 terdapat hikmah bagi mereka, usahanya yang selama masa pandemi  Covid- 19 , dimulai sejak 2 tahun lalu kini memetik hasilnya. Selain  menghasilkan keuntungan puluhan juta rupiah per bulan mereka juga bisa  memberi lapangan pekerjaan kepada orang lain.
&amp;ldquo;Pemasaran ikan Koi ini tidak hanya di wilayah DIY saja, tetapi juga  laris di luar DIY bahkan luar Jawa. Kami memberi jaminan untuk  pengiriman ikan dalam kondisi tetap sehat sampai tujuan. Jika mati ikan  ditukar atau memilih uang kembali,&amp;rdquo; papar Fajar.
Karena untuk usaha budidaya ikan Koi membutuhkan lahan yang, Fajar  dan adiknya harus sewa lahat sekitar 600 meter persegi untuk perluasan  kolam.</content:encoded></item></channel></rss>
