<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Sukses Mbah Marto, Owner Mangut Lele Legendaris di Yogyakarta</title><description>Mangut Lele Mbah Marto menjadi kuliner legendaris di Yogyakarta.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/01/455/2510434/kisah-sukses-mbah-marto-owner-mangut-lele-legendaris-di-yogyakarta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/12/01/455/2510434/kisah-sukses-mbah-marto-owner-mangut-lele-legendaris-di-yogyakarta"/><item><title>Kisah Sukses Mbah Marto, Owner Mangut Lele Legendaris di Yogyakarta</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/01/455/2510434/kisah-sukses-mbah-marto-owner-mangut-lele-legendaris-di-yogyakarta</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/12/01/455/2510434/kisah-sukses-mbah-marto-owner-mangut-lele-legendaris-di-yogyakarta</guid><pubDate>Rabu 01 Desember 2021 18:44 WIB</pubDate><dc:creator>Erlinda Septiawati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/01/455/2510434/kisah-sukses-mbah-marto-owner-mangut-lele-legendaris-di-yogyakarta-J5dXphobnr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kisah sukses usaha mangut lele mbah marto (Foto: Tiktok)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/01/455/2510434/kisah-sukses-mbah-marto-owner-mangut-lele-legendaris-di-yogyakarta-J5dXphobnr.jpg</image><title>Kisah sukses usaha mangut lele mbah marto (Foto: Tiktok)</title></images><description>JAKARTA - Mangut Lele Mbah Marto menjadi kuliner legendaris di Yogyakarta. Meski sudah berusia sepuh, Mbah Marto tetap memiliki semangat kerja untuk berjualan Mangut Lele bahkan omset yang dicapai hingga 1 kwintal lele setiap harinya.
&amp;ldquo;Si mbah ini mungkin ga tau dimana itu SCBD, tapi sampai umur 91 masih punya omset, bahkan bisa 1 kwintal lele/hari. Masih aktif bekerja, ga pernah minum obat/vitamin sama sekali,&amp;rdquo; tulis akun TikTok @dewii2***, pada Rabu (1/12/2021).
Baca Juga: Dibuang di RI, Daun Ketapang Diekspor Harganya Bikin Jadi Jutawan
 
Dalam unggahan videonya, dia membagikan kegiatan Mbah Marto yang sedang menyiapkan bilah bambu untuk digunakan saat proses memasak Mangut Lele.
&amp;ldquo;Dialah owner mangut lele mbah Marto kuliner wajib di Jogja,&amp;rdquo; katanya.
Baca Juga: Nikmatnya Mangut Lele Mbah Marto, Pedasnya Bikin Keringetan!
 
Tercatat, Mangut Lele Mbah Marto telah berdiri sejak tahun 1960-an. Lokasinya berada di Jalan Parangtritis KM 14.5, Gaduh, Yogyakarta.
Sebelum memiliki warung makan di Bantul dan Parangtritis, Mbah Marto berjualan dengan memanggul dagangan keliling kota dari ISI (Institut Seni Indonesia Yogyakarta) sampai Kota Yogyakarta dengan berjalan kaki.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wNi8xMy8yMC8xMzQ4NjMvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sementara itu, memasaknya pun masih diolah secara tradisional, dimana  lele dimasak dengan cara mengasap di atas tungku kayu. Lantas, dibakar  dengan bilah-bilah bambu selama kurang lebih 2 jam, sehingga akan  menghasilkan cita rasa khas saat disantap.
Untuk menu yang ditawarkan warung makan tersebut tidak hanya mangut  lele saja, melainkan ada juga krecek, gudeg, opor ayam, telur, dan tahu  tempe.
Makanan di warung makan ini disajikan prasmanan sehingga pengunjung bisa puas memilih berbagai jenis makanan yang diinginkan.
Soal harga tak perlu khawatir karena cukup terjangkau bagi  penikmatnya. Seporsi mangut lele di sini dibanderol seharga Rp25 ribuan.</description><content:encoded>JAKARTA - Mangut Lele Mbah Marto menjadi kuliner legendaris di Yogyakarta. Meski sudah berusia sepuh, Mbah Marto tetap memiliki semangat kerja untuk berjualan Mangut Lele bahkan omset yang dicapai hingga 1 kwintal lele setiap harinya.
&amp;ldquo;Si mbah ini mungkin ga tau dimana itu SCBD, tapi sampai umur 91 masih punya omset, bahkan bisa 1 kwintal lele/hari. Masih aktif bekerja, ga pernah minum obat/vitamin sama sekali,&amp;rdquo; tulis akun TikTok @dewii2***, pada Rabu (1/12/2021).
Baca Juga: Dibuang di RI, Daun Ketapang Diekspor Harganya Bikin Jadi Jutawan
 
Dalam unggahan videonya, dia membagikan kegiatan Mbah Marto yang sedang menyiapkan bilah bambu untuk digunakan saat proses memasak Mangut Lele.
&amp;ldquo;Dialah owner mangut lele mbah Marto kuliner wajib di Jogja,&amp;rdquo; katanya.
Baca Juga: Nikmatnya Mangut Lele Mbah Marto, Pedasnya Bikin Keringetan!
 
Tercatat, Mangut Lele Mbah Marto telah berdiri sejak tahun 1960-an. Lokasinya berada di Jalan Parangtritis KM 14.5, Gaduh, Yogyakarta.
Sebelum memiliki warung makan di Bantul dan Parangtritis, Mbah Marto berjualan dengan memanggul dagangan keliling kota dari ISI (Institut Seni Indonesia Yogyakarta) sampai Kota Yogyakarta dengan berjalan kaki.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wNi8xMy8yMC8xMzQ4NjMvMC8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sementara itu, memasaknya pun masih diolah secara tradisional, dimana  lele dimasak dengan cara mengasap di atas tungku kayu. Lantas, dibakar  dengan bilah-bilah bambu selama kurang lebih 2 jam, sehingga akan  menghasilkan cita rasa khas saat disantap.
Untuk menu yang ditawarkan warung makan tersebut tidak hanya mangut  lele saja, melainkan ada juga krecek, gudeg, opor ayam, telur, dan tahu  tempe.
Makanan di warung makan ini disajikan prasmanan sehingga pengunjung bisa puas memilih berbagai jenis makanan yang diinginkan.
Soal harga tak perlu khawatir karena cukup terjangkau bagi  penikmatnya. Seporsi mangut lele di sini dibanderol seharga Rp25 ribuan.</content:encoded></item></channel></rss>
