<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Airlangga: Pembangunan PIDI 4.0 Percepatan Transformasi Industri</title><description>Pembangunan Pusat Industri Digital Indonesia 4.0 (PIDI 4.0) merupakan  implementasi salah satu prioritas nasional Making Indonesia 4.0.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/02/320/2510932/menko-airlangga-pembangunan-pidi-4-0-percepatan-transformasi-industri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/12/02/320/2510932/menko-airlangga-pembangunan-pidi-4-0-percepatan-transformasi-industri"/><item><title>Menko Airlangga: Pembangunan PIDI 4.0 Percepatan Transformasi Industri</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/02/320/2510932/menko-airlangga-pembangunan-pidi-4-0-percepatan-transformasi-industri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/12/02/320/2510932/menko-airlangga-pembangunan-pidi-4-0-percepatan-transformasi-industri</guid><pubDate>Kamis 02 Desember 2021 16:24 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Hudayanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/02/320/2510932/menko-airlangga-pembangunan-pidi-4-0-percepatan-transformasi-industri-QHXSFvy0Ql.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemerintah percepat pengembangan industri digital 4.0 (Foto: Kemenko Perekonomian)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/02/320/2510932/menko-airlangga-pembangunan-pidi-4-0-percepatan-transformasi-industri-QHXSFvy0Ql.jpg</image><title>Pemerintah percepat pengembangan industri digital 4.0 (Foto: Kemenko Perekonomian)</title></images><description>JAKARTA - Pembangunan Pusat Industri Digital Indonesia 4.0 (PIDI 4.0) merupakan implementasi salah satu prioritas nasional Making Indonesia 4.0. Pembangunan PIDI 4.0 bukti nyata upaya Indonesia dalam bertansformasi menuju Industri 4.0 dengan memperhatikan peningkatan nilai tambah dan kapasitas dalam global value chain.
Melihat peran strategis tersebut, diharapkan PIDI 4.0 dapat menjadi bagian untuk menunjukkan upaya nyata yang telah dilakukan sehingga mendukung tema besar Presidensi G20 Indonesia yang diimplementasikan secara inklusif, adaptif, dan implementatif.
Baca Juga: Mahasiswa, Ini 5 Profesi Menarik di Dunia Pertelevisian
 
&amp;ldquo;Saya sangat mengapresiasi pembangunan PIDI 4.0 yang merupakan solusi satu atap dalam percepatan transformasi industri 4.0 di Indonesia, sekaligus menjadi showcase Making Indonesia 4.0 untuk dunia terutama dalam hal digitalisasi,&amp;rdquo; tutur Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam sambutannya di acara Peluncuran PIDI 4.0, Kamis (2/12).
Presidensi G20 Indonesia tahun 2022 secara resmi telah di mulai pada 1 Desember 2021. Menko Airlangga menyebutkan tema besar Presidensi G20 Indonesia yaitu &amp;ldquo;Recover Together, Recover Stronger&amp;rdquo;, dengan 3 pilar utama yang meliputi Arsitektur Kesehatan Global, Transformasi Digital, dan Transisi Energi menuju keberlanjutan.
Baca Juga: Sokong Industri Digital, TADEX Akan Diluncurkan Pekan Depan
 
&amp;ldquo;Tentu di pilar yang kedua ini agar tidak sebatas narasi, tetapi juga ada showcasing dalam bentuk yang lebih nyata, sesuai pidato Presiden Joko Widodo kemarin di mana arahannya agar pelaksanaan forum G20 tidak berfokus kepada seremoni-seremoni namun kepada hal yang lebih praktikal, dan lebih terutama lagi yaitu apa yang akan didapatkan oleh Indonesia dalam Presidensi G20 nanti,&amp;rdquo; jelas Menko Airlangga.
Selain soft launching PIDI 4.0, akan digelar juga Start-Up for Industry Award yang merupakan pemberian penghargaan kepada lima startup terbaik di Indonesia. Diharapkan dengan adanya Start-Up for Industry Award tersebut, dapat memotivasi pelaku start-up untuk memunculkan solusi-solusi terbaiknya dalam hal teknologi dan mengembangkan ekonomi inklusif. PIDI 4.0 merupakan sebuah lembaga Pemerintah, khususnya bagian dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri untuk membantu industri di Indonesia dalam bertransformasi menuju industri 4.0.Adapun PIDI 4.0 menawarkan 5 layanan utama dalam membantu industri  bertransformasi ke industri 4.0 yaitu Showcase Center, Delivery Center,  Capability Center, Ecosystem for Industry 4.0, dan Engineering and AI  Center &amp;ldquo;Saya ucapkan selamat kepada Menteri Perindustrian dan seluruh  jajaran atas peluncuran PIDI 4.0. Semoga dengan hadirnya PIDI 4.0 dapat  mendukung transformasi industri 4.0 di Indonesia,&amp;rdquo; pungkas Menko  Airlangga.
Turut hadir dalam acara peluncuran PIDI 4.0 di antaranya Menteri  Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Wakil Gubernur DKI Jakarta  Riza Patria, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan,  dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah M. Rudy Salahuddin, Plt. Deputi  Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional Edi Prio Pambudi,  para eselon I dari K/L terkait, perwakilan para negara sahabat, dan  perwakilan asosiasi pelaku industri.</description><content:encoded>JAKARTA - Pembangunan Pusat Industri Digital Indonesia 4.0 (PIDI 4.0) merupakan implementasi salah satu prioritas nasional Making Indonesia 4.0. Pembangunan PIDI 4.0 bukti nyata upaya Indonesia dalam bertansformasi menuju Industri 4.0 dengan memperhatikan peningkatan nilai tambah dan kapasitas dalam global value chain.
Melihat peran strategis tersebut, diharapkan PIDI 4.0 dapat menjadi bagian untuk menunjukkan upaya nyata yang telah dilakukan sehingga mendukung tema besar Presidensi G20 Indonesia yang diimplementasikan secara inklusif, adaptif, dan implementatif.
Baca Juga: Mahasiswa, Ini 5 Profesi Menarik di Dunia Pertelevisian
 
&amp;ldquo;Saya sangat mengapresiasi pembangunan PIDI 4.0 yang merupakan solusi satu atap dalam percepatan transformasi industri 4.0 di Indonesia, sekaligus menjadi showcase Making Indonesia 4.0 untuk dunia terutama dalam hal digitalisasi,&amp;rdquo; tutur Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam sambutannya di acara Peluncuran PIDI 4.0, Kamis (2/12).
Presidensi G20 Indonesia tahun 2022 secara resmi telah di mulai pada 1 Desember 2021. Menko Airlangga menyebutkan tema besar Presidensi G20 Indonesia yaitu &amp;ldquo;Recover Together, Recover Stronger&amp;rdquo;, dengan 3 pilar utama yang meliputi Arsitektur Kesehatan Global, Transformasi Digital, dan Transisi Energi menuju keberlanjutan.
Baca Juga: Sokong Industri Digital, TADEX Akan Diluncurkan Pekan Depan
 
&amp;ldquo;Tentu di pilar yang kedua ini agar tidak sebatas narasi, tetapi juga ada showcasing dalam bentuk yang lebih nyata, sesuai pidato Presiden Joko Widodo kemarin di mana arahannya agar pelaksanaan forum G20 tidak berfokus kepada seremoni-seremoni namun kepada hal yang lebih praktikal, dan lebih terutama lagi yaitu apa yang akan didapatkan oleh Indonesia dalam Presidensi G20 nanti,&amp;rdquo; jelas Menko Airlangga.
Selain soft launching PIDI 4.0, akan digelar juga Start-Up for Industry Award yang merupakan pemberian penghargaan kepada lima startup terbaik di Indonesia. Diharapkan dengan adanya Start-Up for Industry Award tersebut, dapat memotivasi pelaku start-up untuk memunculkan solusi-solusi terbaiknya dalam hal teknologi dan mengembangkan ekonomi inklusif. PIDI 4.0 merupakan sebuah lembaga Pemerintah, khususnya bagian dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri untuk membantu industri di Indonesia dalam bertransformasi menuju industri 4.0.Adapun PIDI 4.0 menawarkan 5 layanan utama dalam membantu industri  bertransformasi ke industri 4.0 yaitu Showcase Center, Delivery Center,  Capability Center, Ecosystem for Industry 4.0, dan Engineering and AI  Center &amp;ldquo;Saya ucapkan selamat kepada Menteri Perindustrian dan seluruh  jajaran atas peluncuran PIDI 4.0. Semoga dengan hadirnya PIDI 4.0 dapat  mendukung transformasi industri 4.0 di Indonesia,&amp;rdquo; pungkas Menko  Airlangga.
Turut hadir dalam acara peluncuran PIDI 4.0 di antaranya Menteri  Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Wakil Gubernur DKI Jakarta  Riza Patria, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan,  dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah M. Rudy Salahuddin, Plt. Deputi  Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional Edi Prio Pambudi,  para eselon I dari K/L terkait, perwakilan para negara sahabat, dan  perwakilan asosiasi pelaku industri.</content:encoded></item></channel></rss>
