<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Senang Pajak Tumbuh, Jokowi: Begitu Dengar Omicron Ya Tahan Napas</title><description>Jokowi) menyebut penerimaan pajak dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) menunjukkan angka yang baik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/03/320/2511643/senang-pajak-tumbuh-jokowi-begitu-dengar-omicron-ya-tahan-napas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/12/03/320/2511643/senang-pajak-tumbuh-jokowi-begitu-dengar-omicron-ya-tahan-napas"/><item><title>Senang Pajak Tumbuh, Jokowi: Begitu Dengar Omicron Ya Tahan Napas</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/03/320/2511643/senang-pajak-tumbuh-jokowi-begitu-dengar-omicron-ya-tahan-napas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/12/03/320/2511643/senang-pajak-tumbuh-jokowi-begitu-dengar-omicron-ya-tahan-napas</guid><pubDate>Jum'at 03 Desember 2021 20:41 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/03/320/2511643/senang-pajak-tumbuh-jokowi-begitu-dengar-omicron-ya-tahan-napas-5cewAdRVAp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: Biro Pers Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/03/320/2511643/senang-pajak-tumbuh-jokowi-begitu-dengar-omicron-ya-tahan-napas-5cewAdRVAp.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: Biro Pers Setpres)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut penerimaan pajak dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) menunjukkan angka yang baik. Menurutnya capaian penerimaan pajak sampai saat ini sebesar 77,5%.
&amp;ldquo;Penerimaan pajak tumbuh 15,3%. Sangat bagus sekali. Padahal tahun lalu kita terkontraksi minus 18,8%. Dari minus 18,8, sekarang tumbuh 15,3%. Ini patut kita syukuri,&amp;rdquo; katanya saat membuka Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Tahun 2021, Jumat (3/12/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Hadiri Rapimnas Kadin, Presiden Jokowi: Tadi Saya Hitung Ada 10 Menteri yang Hadir
Sementara itu Jokowi menyebut PNBP sudah masuk mencapai 107%. Dimana hal ini sudah melebihi yang ditargetkan
&amp;ldquo;PNBP  juga tumbuh 25,2% tahun 2021. Tahun lalu minus 16%,&amp;rdquo; tuturnya.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengaku senang melihat angka-angka capaian tersebut. Namun begitu dia mengaku harus menahan nafas saat muncul varian covid yakni varian omicron.
Baca Juga:&amp;nbsp;Presiden Jokowi ke Pengusaha: Keinginannya Apa?
&amp;ldquo;Ini angka-angkanya baik, baik, baik. Sudah kita sudah senang banget melihat angka-angka seperti ini. Tapi begitu mendengar omicron ya menahan nafas sedikit,&amp;rdquo; ungkapnya.Namun dia mengatakan adanya varian baru tersebut tidak perlu direspon dengan kekhawatiran yang berlebihan.
&amp;ldquo;Meskipun sekali lagi tidak perlu khawatir yg amat sangat. Karena ini akan mempengaruhi kalau bapak ibu dan saudara-saudara kekhawatirannya amat sangat,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut penerimaan pajak dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) menunjukkan angka yang baik. Menurutnya capaian penerimaan pajak sampai saat ini sebesar 77,5%.
&amp;ldquo;Penerimaan pajak tumbuh 15,3%. Sangat bagus sekali. Padahal tahun lalu kita terkontraksi minus 18,8%. Dari minus 18,8, sekarang tumbuh 15,3%. Ini patut kita syukuri,&amp;rdquo; katanya saat membuka Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Tahun 2021, Jumat (3/12/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Hadiri Rapimnas Kadin, Presiden Jokowi: Tadi Saya Hitung Ada 10 Menteri yang Hadir
Sementara itu Jokowi menyebut PNBP sudah masuk mencapai 107%. Dimana hal ini sudah melebihi yang ditargetkan
&amp;ldquo;PNBP  juga tumbuh 25,2% tahun 2021. Tahun lalu minus 16%,&amp;rdquo; tuturnya.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengaku senang melihat angka-angka capaian tersebut. Namun begitu dia mengaku harus menahan nafas saat muncul varian covid yakni varian omicron.
Baca Juga:&amp;nbsp;Presiden Jokowi ke Pengusaha: Keinginannya Apa?
&amp;ldquo;Ini angka-angkanya baik, baik, baik. Sudah kita sudah senang banget melihat angka-angka seperti ini. Tapi begitu mendengar omicron ya menahan nafas sedikit,&amp;rdquo; ungkapnya.Namun dia mengatakan adanya varian baru tersebut tidak perlu direspon dengan kekhawatiran yang berlebihan.
&amp;ldquo;Meskipun sekali lagi tidak perlu khawatir yg amat sangat. Karena ini akan mempengaruhi kalau bapak ibu dan saudara-saudara kekhawatirannya amat sangat,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
