<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Industri Kesehatan Prioritas Investasi Kesehatan</title><description>Luhut Binsar Pandjaitan optimis ragam ekspor bisa meningkat dengan dibukanya peluang investasi pada bidang kesehatan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/05/320/2511876/industri-kesehatan-prioritas-investasi-kesehatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/12/05/320/2511876/industri-kesehatan-prioritas-investasi-kesehatan"/><item><title>Industri Kesehatan Prioritas Investasi Kesehatan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/05/320/2511876/industri-kesehatan-prioritas-investasi-kesehatan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/12/05/320/2511876/industri-kesehatan-prioritas-investasi-kesehatan</guid><pubDate>Minggu 05 Desember 2021 03:09 WIB</pubDate><dc:creator>Erlinda Septiawati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/04/320/2511876/industri-kesehatan-prioritas-investasi-kesehatan-uKemKvhKSr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Industri Kesehatan Prioritas Investasi Indonesia. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/04/320/2511876/industri-kesehatan-prioritas-investasi-kesehatan-uKemKvhKSr.jpg</image><title>Industri Kesehatan Prioritas Investasi Indonesia. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan optimis ragam ekspor bisa meningkat dengan dibukanya peluang investasi pada bidang kesehatan.
Dengan begitu, luhut yakin ketergantungan akan ekspor bahan mentah juga akan berkurang. &quot;Belajar dari pengalaman penanganan pandemi Covid-19, Indonesia perlu mengurangi ketergantungan pada impor sehingga industri kesehatan adalah salah satu area prioritas untuk investasi,&quot; beber Menko Luhut di Jakarta.
Dia pun menekankan bahwa Indonesia bukanlah second class sehingga orang Indonesia harus percaya diri dan tegas saat negara dilecehkan. &quot;Kita bukan negara second class, kita great country yang bisa menyelesaikan masalahnya sendiri. Jangan pernah mau dilecehkan orang lain,&quot; tambahnya.
Saat ini, Luhut melakukan kerja sama melalui penandatanganan tiga Letter of Intent (LOI) senilai Rp110 miliar dengan tiga perusahaan alat kesehatan, yaitu PT Tawada Healthcare, PT Siemens Healthineers, dan PT Binabakti Niagaperkasa. Selain ketiganya, diharapkan ada sekitar 30 perusahaan yang menyusul untuk berinvestasi di Indonesia.
Baca selengkapnya: Menko Luhut ke Investor: Kita Bukan Negara Second Class

</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan optimis ragam ekspor bisa meningkat dengan dibukanya peluang investasi pada bidang kesehatan.
Dengan begitu, luhut yakin ketergantungan akan ekspor bahan mentah juga akan berkurang. &quot;Belajar dari pengalaman penanganan pandemi Covid-19, Indonesia perlu mengurangi ketergantungan pada impor sehingga industri kesehatan adalah salah satu area prioritas untuk investasi,&quot; beber Menko Luhut di Jakarta.
Dia pun menekankan bahwa Indonesia bukanlah second class sehingga orang Indonesia harus percaya diri dan tegas saat negara dilecehkan. &quot;Kita bukan negara second class, kita great country yang bisa menyelesaikan masalahnya sendiri. Jangan pernah mau dilecehkan orang lain,&quot; tambahnya.
Saat ini, Luhut melakukan kerja sama melalui penandatanganan tiga Letter of Intent (LOI) senilai Rp110 miliar dengan tiga perusahaan alat kesehatan, yaitu PT Tawada Healthcare, PT Siemens Healthineers, dan PT Binabakti Niagaperkasa. Selain ketiganya, diharapkan ada sekitar 30 perusahaan yang menyusul untuk berinvestasi di Indonesia.
Baca selengkapnya: Menko Luhut ke Investor: Kita Bukan Negara Second Class

</content:encoded></item></channel></rss>
