<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tambah Modal, BTN Bakal Rights Issue Tahun Depan</title><description>Kementerian Badan Usaha Milik Negara menyatakan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk bakal melaksanakan rights issue pada 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/06/278/2512804/tambah-modal-btn-bakal-rights-issue-tahun-depan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/12/06/278/2512804/tambah-modal-btn-bakal-rights-issue-tahun-depan"/><item><title>Tambah Modal, BTN Bakal Rights Issue Tahun Depan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/06/278/2512804/tambah-modal-btn-bakal-rights-issue-tahun-depan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/12/06/278/2512804/tambah-modal-btn-bakal-rights-issue-tahun-depan</guid><pubDate>Senin 06 Desember 2021 17:41 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Hudayanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/06/278/2512804/tambah-modal-btn-bakal-rights-issue-tahun-depan-4F3VlTL0Aw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BTN bakal rights issue tahun depan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/06/278/2512804/tambah-modal-btn-bakal-rights-issue-tahun-depan-4F3VlTL0Aw.jpg</image><title>BTN bakal rights issue tahun depan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyatakan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk bakal melaksanakan rights issue pada 2022. Penambahan modal dilakukan dalam rangka memenuhi kebutuhan perumahan di Indonesia yang cukup mendesak terutama di tengah ancaman pandemi serta pemanasan global.
Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir mengatakan melalui skema rights issue, diharapkan rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) BTN juga semakin kuat untuk menopang penyediaan pembiayaan perumahan bagi masyarakat di Indonesia.
Baca Juga: Erick Thohir: Penyandang Disabilitas Tidak Boleh Dibeda-bedakan
 
&amp;ldquo;Adanya permodalan yang cukup baik untuk pembangunan perumahan rakyat, memang tugas dari BTN,&amp;rdquo; ujar Erick dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Senin (6/12/2021).
Erick menuturkan penghimpunan dana dari pasar modal tersebut juga dipilih agar Bank BTN dapat memenuhi kebutuhan pendanaan tanpa meningkatkan defisit APBN.
Baca Juga: Utang-Utang BUMN Mulai Bengkak, AP I Terlilit Rp35 Triliun
&amp;ldquo;Kami berusaha keras tidak ingin memberikan beban terus menerus kepada pemerintah. Seperti diketahui, defisit anggaran sudah melebihi 3%, ke depan harus kembali 3%,&amp;rdquo; tutur Erick.Adapun, pada tahun depan, emiten bersandi saham BBTN tersebut  membidik pertumbuhan kredit di level 8%-10%. Asumsi positif tersebut  didukung kebutuhan perumahan di Indonesia yang masih besar, terutama  bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat  kebutuhan rumah MBR masih mendominasi angkat backlog. PUPR mencatat dari  11,38 angka backlog, kebutuhan kepemilikan rumah MBR mencapai 10,59  juta unit.
Sebelumnya, Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo mengatakan  dengan jaringan dan infrastruktur pembiayaan perumahan yang solid,  perseroan siap mendukung pemenuhan kebutuhan tersebut hingga 250 ribu  unit rumah bagi MBR per tahun.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyatakan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk bakal melaksanakan rights issue pada 2022. Penambahan modal dilakukan dalam rangka memenuhi kebutuhan perumahan di Indonesia yang cukup mendesak terutama di tengah ancaman pandemi serta pemanasan global.
Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir mengatakan melalui skema rights issue, diharapkan rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) BTN juga semakin kuat untuk menopang penyediaan pembiayaan perumahan bagi masyarakat di Indonesia.
Baca Juga: Erick Thohir: Penyandang Disabilitas Tidak Boleh Dibeda-bedakan
 
&amp;ldquo;Adanya permodalan yang cukup baik untuk pembangunan perumahan rakyat, memang tugas dari BTN,&amp;rdquo; ujar Erick dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Senin (6/12/2021).
Erick menuturkan penghimpunan dana dari pasar modal tersebut juga dipilih agar Bank BTN dapat memenuhi kebutuhan pendanaan tanpa meningkatkan defisit APBN.
Baca Juga: Utang-Utang BUMN Mulai Bengkak, AP I Terlilit Rp35 Triliun
&amp;ldquo;Kami berusaha keras tidak ingin memberikan beban terus menerus kepada pemerintah. Seperti diketahui, defisit anggaran sudah melebihi 3%, ke depan harus kembali 3%,&amp;rdquo; tutur Erick.Adapun, pada tahun depan, emiten bersandi saham BBTN tersebut  membidik pertumbuhan kredit di level 8%-10%. Asumsi positif tersebut  didukung kebutuhan perumahan di Indonesia yang masih besar, terutama  bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Data Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat  kebutuhan rumah MBR masih mendominasi angkat backlog. PUPR mencatat dari  11,38 angka backlog, kebutuhan kepemilikan rumah MBR mencapai 10,59  juta unit.
Sebelumnya, Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo mengatakan  dengan jaringan dan infrastruktur pembiayaan perumahan yang solid,  perseroan siap mendukung pemenuhan kebutuhan tersebut hingga 250 ribu  unit rumah bagi MBR per tahun.</content:encoded></item></channel></rss>
