<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Arahan Presiden Jokowi, Lanjut Bangun Infrastruktur tapi Lebih Berkualitas</title><description>Presiden Jokowi meminta pembangunan infrastruktur lebih berkualitas.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/06/320/2512577/arahan-presiden-jokowi-lanjut-bangun-infrastruktur-tapi-lebih-berkualitas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/12/06/320/2512577/arahan-presiden-jokowi-lanjut-bangun-infrastruktur-tapi-lebih-berkualitas"/><item><title>Arahan Presiden Jokowi, Lanjut Bangun Infrastruktur tapi Lebih Berkualitas</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/06/320/2512577/arahan-presiden-jokowi-lanjut-bangun-infrastruktur-tapi-lebih-berkualitas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/12/06/320/2512577/arahan-presiden-jokowi-lanjut-bangun-infrastruktur-tapi-lebih-berkualitas</guid><pubDate>Senin 06 Desember 2021 12:42 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/06/320/2512577/arahan-presiden-jokowi-lanjut-bangun-infrastruktur-tapi-lebih-berkualitas-WnBa2T4oEx.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Pembangunan infrastruktur harus lebih berkualitas (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/06/320/2512577/arahan-presiden-jokowi-lanjut-bangun-infrastruktur-tapi-lebih-berkualitas-WnBa2T4oEx.jpeg</image><title>Pembangunan infrastruktur harus lebih berkualitas (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Jokowi meminta pembangunan infrastruktur lebih berkualitas. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mendorong pembangunan infrastruktur yang lebih berkualitas dalam proyek kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) penggantian dan/atau duplikasi jembatan callender hamilton (CH) di Pulau Jawa.
Baca Juga: RI Bangun 66 Jembatan Gantung Tahun Ini
&quot;Sesuai dengan harapan Presiden RI Joko Widodo bahwa kita ke depan masih akan terus membangun infrastruktur, tapi infrastruktur yang lebih berkualitas. Kualitas dalam pembiayaan maupun fisiknya,&quot; ujar Menteri Basuki, Senin (6/12/2021).
Terkait dengan pembiayaan, lanjutnya, pada hari ini akan menindaklanjuti proyek KPBU antara Kementerian PUPR dengan PT Baja Titian Utama untuk mengganti 37 jembatan CH di Jawa yang sudah berumur rata-rata kurang lebih 40 tahun.
Baca Juga: Kebutuhan Gas Semakin Besar, Ini Daftar Proyek Infrastruktur yang Dikebut
Dan ini merupakan hal yang tepat waktu, karena proyek tersebut akan segera dilaksanakan fisiknya sekitar 2 tahun yang dimulai pada 2022 sampai dengan 2023.
&quot;Berkaitan dengan kualitas saya ingin PT Baja Titian Utama mengutamakan pembangunan infrastruktur berkualitas. Saya berharap memang aspek kualitas ini akan lebih terjaga,&quot; kata Menteri PUPR.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMi8wNS8xLzE0MjQ5OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Proyek KPBU ini akan dilakukan penggantian dan/atau duplikasi  terhadap 37 jembatan CH serta bangunan pelengkapnya, termasuk operasi  dan pemeliharaan selama masa layanan.
Total investasi dari proyek KPBU ini sebesar Rp2,19 triliun dengan  masa kerja sama selama 12 tahun yang terdiri atas dua tahun masa  konstruksi dan 10 tahun masa layanan.
Sebelumnya, ada 12 proyek terkait pembangunan jalan dan jembatan yang rencananya akan dibangun menggunakan skema KPBU pada 2021.
Ke-12 proyek jalan dan jembatan itu yaitu Jalan Tol  Kamal-Teluknaga-Rajeg, Jalan Tol Mamminasata, Jalan Tol Sentul  Selatan-Karawang Barat, Jalan Tol Bogor-Serpong via Parung, Jalan Tol  Gilimanuk Mengwi, Jalan Tol Akses Patimban, Jalan Tol Semanan-Balaraja,  Jalan Tol Semarang Harbour/Semarang-Kendal, Jalan Tol Cikunir-Karawaci  Elevated, Jalan Tol JORR Elevated ruas Cikunir-Ulujami, serta  penggantian dan/atau duplikasi jembatan tipe CH di Pulau Jawa.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Jokowi meminta pembangunan infrastruktur lebih berkualitas. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mendorong pembangunan infrastruktur yang lebih berkualitas dalam proyek kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) penggantian dan/atau duplikasi jembatan callender hamilton (CH) di Pulau Jawa.
Baca Juga: RI Bangun 66 Jembatan Gantung Tahun Ini
&quot;Sesuai dengan harapan Presiden RI Joko Widodo bahwa kita ke depan masih akan terus membangun infrastruktur, tapi infrastruktur yang lebih berkualitas. Kualitas dalam pembiayaan maupun fisiknya,&quot; ujar Menteri Basuki, Senin (6/12/2021).
Terkait dengan pembiayaan, lanjutnya, pada hari ini akan menindaklanjuti proyek KPBU antara Kementerian PUPR dengan PT Baja Titian Utama untuk mengganti 37 jembatan CH di Jawa yang sudah berumur rata-rata kurang lebih 40 tahun.
Baca Juga: Kebutuhan Gas Semakin Besar, Ini Daftar Proyek Infrastruktur yang Dikebut
Dan ini merupakan hal yang tepat waktu, karena proyek tersebut akan segera dilaksanakan fisiknya sekitar 2 tahun yang dimulai pada 2022 sampai dengan 2023.
&quot;Berkaitan dengan kualitas saya ingin PT Baja Titian Utama mengutamakan pembangunan infrastruktur berkualitas. Saya berharap memang aspek kualitas ini akan lebih terjaga,&quot; kata Menteri PUPR.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMi8wNS8xLzE0MjQ5OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Proyek KPBU ini akan dilakukan penggantian dan/atau duplikasi  terhadap 37 jembatan CH serta bangunan pelengkapnya, termasuk operasi  dan pemeliharaan selama masa layanan.
Total investasi dari proyek KPBU ini sebesar Rp2,19 triliun dengan  masa kerja sama selama 12 tahun yang terdiri atas dua tahun masa  konstruksi dan 10 tahun masa layanan.
Sebelumnya, ada 12 proyek terkait pembangunan jalan dan jembatan yang rencananya akan dibangun menggunakan skema KPBU pada 2021.
Ke-12 proyek jalan dan jembatan itu yaitu Jalan Tol  Kamal-Teluknaga-Rajeg, Jalan Tol Mamminasata, Jalan Tol Sentul  Selatan-Karawang Barat, Jalan Tol Bogor-Serpong via Parung, Jalan Tol  Gilimanuk Mengwi, Jalan Tol Akses Patimban, Jalan Tol Semanan-Balaraja,  Jalan Tol Semarang Harbour/Semarang-Kendal, Jalan Tol Cikunir-Karawaci  Elevated, Jalan Tol JORR Elevated ruas Cikunir-Ulujami, serta  penggantian dan/atau duplikasi jembatan tipe CH di Pulau Jawa.</content:encoded></item></channel></rss>
