<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Anggaran Bansos Cair Rp142,6 Triliun, Sudah Dapat?</title><description>Pemerintah mencatat realisasi anggaran penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional (PC-PEN) mencapai Rp513,17 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/06/320/2512906/anggaran-bansos-cair-rp142-6-triliun-sudah-dapat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/12/06/320/2512906/anggaran-bansos-cair-rp142-6-triliun-sudah-dapat"/><item><title>Anggaran Bansos Cair Rp142,6 Triliun, Sudah Dapat?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/06/320/2512906/anggaran-bansos-cair-rp142-6-triliun-sudah-dapat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/12/06/320/2512906/anggaran-bansos-cair-rp142-6-triliun-sudah-dapat</guid><pubDate>Senin 06 Desember 2021 20:44 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/06/320/2512906/anggaran-bansos-cair-rp142-6-triliun-sudah-dapat-RWav5tbfhs.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Bansos Cair (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/06/320/2512906/anggaran-bansos-cair-rp142-6-triliun-sudah-dapat-RWav5tbfhs.jpeg</image><title>Bansos Cair (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah mencatat realisasi anggaran penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional (PC-PEN) mencapai Rp513,17 triliun dari pagu Rp 744,77 triliun sampai dengan 3 Desember 2021.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato merinci bidang perlindungan sosial realisasinya Rp142,63 triliun atau 76,4% dari pagu Rp186,64 triliun.
&quot;Sedangkan untuk program prioritas dari pagu Rp117,94 triliun, realisasinya 68,4% atau Rp 80,68 triliun,&quot; kata Airlangga di Jakarta, Senin (6/12/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Fakta! Ekonomi RI Selalu Tumbuh di Atas Perekonomian Dunia
Sedangkan, untuk sektor kesehatan, dari pagu Rp214,96 triliun realisasinya Rp 140,52 triliun atau 65,4%. Lalu, dukungan UMKM dan korporasi, dari pagu Rp 162,40 triliun, realisasinya sebesar Rp 85,50 triliun atau 51%.
Baca Juga:&amp;nbsp;Resep Sri Mulyani Bikin Ekonomi Indonesia Jadi Nikmat
&quot;Sedangkan untuk insentif usaha, dari pagu Rp 62,83 triliun, realisasinya sudah mencapai Rp 63,84 triliun atau 101%,&quot; katanya.Dia menambahkan, tren penurunan kasus konfirmasi harian dan jumlah kasus aktif di Indonesia terus terjadi secara konsisten.
&amp;ldquo;Tren penurunan (kasus COVID-19) di luar Jawa-Bali maupun Jawa-Bali ini secara konsisten turun,&amp;rdquo; ujarnya.
Berdasarkan data spasial di luar Jawa-Bali, papar Airlangga, tingkat kesembuhan atau recovery rate (RR) di Sumatra mencapai 96,20 persen dengan tingkat kematian atau case fatality rate (CFR) sebesar 3,58%, Nusa Tenggara RR 97,46% dan CFR 2,35%, Kalimantan RR 96,79% dan CFR 3,17 persen, Sulawesi RR 97,27% dan CFR 2,64%, serta Maluku dan Papua RR 95,89% dan CFR 1,75%.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah mencatat realisasi anggaran penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional (PC-PEN) mencapai Rp513,17 triliun dari pagu Rp 744,77 triliun sampai dengan 3 Desember 2021.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato merinci bidang perlindungan sosial realisasinya Rp142,63 triliun atau 76,4% dari pagu Rp186,64 triliun.
&quot;Sedangkan untuk program prioritas dari pagu Rp117,94 triliun, realisasinya 68,4% atau Rp 80,68 triliun,&quot; kata Airlangga di Jakarta, Senin (6/12/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Fakta! Ekonomi RI Selalu Tumbuh di Atas Perekonomian Dunia
Sedangkan, untuk sektor kesehatan, dari pagu Rp214,96 triliun realisasinya Rp 140,52 triliun atau 65,4%. Lalu, dukungan UMKM dan korporasi, dari pagu Rp 162,40 triliun, realisasinya sebesar Rp 85,50 triliun atau 51%.
Baca Juga:&amp;nbsp;Resep Sri Mulyani Bikin Ekonomi Indonesia Jadi Nikmat
&quot;Sedangkan untuk insentif usaha, dari pagu Rp 62,83 triliun, realisasinya sudah mencapai Rp 63,84 triliun atau 101%,&quot; katanya.Dia menambahkan, tren penurunan kasus konfirmasi harian dan jumlah kasus aktif di Indonesia terus terjadi secara konsisten.
&amp;ldquo;Tren penurunan (kasus COVID-19) di luar Jawa-Bali maupun Jawa-Bali ini secara konsisten turun,&amp;rdquo; ujarnya.
Berdasarkan data spasial di luar Jawa-Bali, papar Airlangga, tingkat kesembuhan atau recovery rate (RR) di Sumatra mencapai 96,20 persen dengan tingkat kematian atau case fatality rate (CFR) sebesar 3,58%, Nusa Tenggara RR 97,46% dan CFR 2,35%, Kalimantan RR 96,79% dan CFR 3,17 persen, Sulawesi RR 97,27% dan CFR 2,64%, serta Maluku dan Papua RR 95,89% dan CFR 1,75%.</content:encoded></item></channel></rss>
