<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PUPR Bangun Jalan Baru demi Distribusi Logistik Korban Erupsi Semeru</title><description>PUPR memastikan akses jalan menuju lokasi terdampak Erupsi Gunung Semeru bisa dilalui kendaraan pendistribusian logistik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/08/470/2513668/pupr-bangun-jalan-baru-demi-distribusi-logistik-korban-erupsi-semeru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/12/08/470/2513668/pupr-bangun-jalan-baru-demi-distribusi-logistik-korban-erupsi-semeru"/><item><title>PUPR Bangun Jalan Baru demi Distribusi Logistik Korban Erupsi Semeru</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/08/470/2513668/pupr-bangun-jalan-baru-demi-distribusi-logistik-korban-erupsi-semeru</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/12/08/470/2513668/pupr-bangun-jalan-baru-demi-distribusi-logistik-korban-erupsi-semeru</guid><pubDate>Rabu 08 Desember 2021 08:52 WIB</pubDate><dc:creator>Iqbal Dwi Purnama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/08/470/2513668/pupr-bangun-jalan-baru-demi-distribusi-logistik-korban-erupsi-semeru-c1jYWWI5ts.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erupsi Gunung Semeru (Foto: PPGA Semeru)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/08/470/2513668/pupr-bangun-jalan-baru-demi-distribusi-logistik-korban-erupsi-semeru-c1jYWWI5ts.jpg</image><title>Erupsi Gunung Semeru (Foto: PPGA Semeru)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan akses jalan menuju lokasi terdampak Erupsi Gunung Semeru bisa dilalui kendaraan pendistribusian logistik.
&quot;Tugas kami adalah mendukung upaya tanggap darurat, pembersihan, termasuk sarana dan prasarana juga sudah didistribusikan,&quot;ujar Direktur Jendral Bina Marga Kementerian PUPR, Hedy Rahardian pada keterangan tertulisnya, Selasa (7/12/2021).
Baca Juga: Viral! Relawan Selamatkan Seekor Bebek Terdampak Erupsi Semeru
 
Untuk percepatan peningkatan konektivitas, Hedy menjelaskan saat ini telah dilakukan langkah-langkah penanganan dengan mencari jalur-jalur alternatif untuk menghubungkan Lumajang-Turen-Malang yang putus akibat robohnya Jembatan Besuk Koboan.
Baca Juga: Gunung Merapi Alami Erupsi Erusif, Ini Penjelasannya
 
Salah satunya akan dibangun jembatan gantung dalam 2 bulan ke depan untuk pejalan kaki dan kendaraan roda dua sebagai penghubung Kabupaten Lumajang dengan Malang Selatan. Jembatan ini juga didesain dapat dilalui ambulance untuk keadaan darurat.
&quot;Kami juga menyiapkan jalur alternatif ke arah selatan sepanjang 2 km yang dibangun oleh Pemkab dan Kementerian PUPR membantu 7 km. Tetapi ini memang tidak bisa digunakan untuk kendaraan berat, hanya logistik ringan,&quot; sambung Hedy Rahadian.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMi8wNy8xLzE0MjU1OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Selanjutnya untuk perbaikan permanen Jembatan Besuk Koboan yang  berada di Ruas Jalan Nasional Turen - Lumajang dibutuhkan waktu  perbaikan sekitar 1 tahun.
&quot;Pembangunan jembatan permanen dengan bentang 130 meter butuh waktu.  Makanya kita buatkan dulu jembatan gantung yang bersifat sementara untuk  pemulihan konektivitas,&quot; lanjut Hedy Rahadian.
Sedangkan untuk relokasi warga terdampak erupsi Gunung Semeru saat  ini Kementerian PUPR masih menunggu lokasi yang aman sesuai dengan  rekomendasi dari badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya  Mineral (ESDM).</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan akses jalan menuju lokasi terdampak Erupsi Gunung Semeru bisa dilalui kendaraan pendistribusian logistik.
&quot;Tugas kami adalah mendukung upaya tanggap darurat, pembersihan, termasuk sarana dan prasarana juga sudah didistribusikan,&quot;ujar Direktur Jendral Bina Marga Kementerian PUPR, Hedy Rahardian pada keterangan tertulisnya, Selasa (7/12/2021).
Baca Juga: Viral! Relawan Selamatkan Seekor Bebek Terdampak Erupsi Semeru
 
Untuk percepatan peningkatan konektivitas, Hedy menjelaskan saat ini telah dilakukan langkah-langkah penanganan dengan mencari jalur-jalur alternatif untuk menghubungkan Lumajang-Turen-Malang yang putus akibat robohnya Jembatan Besuk Koboan.
Baca Juga: Gunung Merapi Alami Erupsi Erusif, Ini Penjelasannya
 
Salah satunya akan dibangun jembatan gantung dalam 2 bulan ke depan untuk pejalan kaki dan kendaraan roda dua sebagai penghubung Kabupaten Lumajang dengan Malang Selatan. Jembatan ini juga didesain dapat dilalui ambulance untuk keadaan darurat.
&quot;Kami juga menyiapkan jalur alternatif ke arah selatan sepanjang 2 km yang dibangun oleh Pemkab dan Kementerian PUPR membantu 7 km. Tetapi ini memang tidak bisa digunakan untuk kendaraan berat, hanya logistik ringan,&quot; sambung Hedy Rahadian.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMi8wNy8xLzE0MjU1OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Selanjutnya untuk perbaikan permanen Jembatan Besuk Koboan yang  berada di Ruas Jalan Nasional Turen - Lumajang dibutuhkan waktu  perbaikan sekitar 1 tahun.
&quot;Pembangunan jembatan permanen dengan bentang 130 meter butuh waktu.  Makanya kita buatkan dulu jembatan gantung yang bersifat sementara untuk  pemulihan konektivitas,&quot; lanjut Hedy Rahadian.
Sedangkan untuk relokasi warga terdampak erupsi Gunung Semeru saat  ini Kementerian PUPR masih menunggu lokasi yang aman sesuai dengan  rekomendasi dari badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya  Mineral (ESDM).</content:encoded></item></channel></rss>
