<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perdagangan Perdana, Saham IPPE Naik 35% Tembus ARA</title><description>Emiten dengan kode saham IPPE tercatat sebagai perusahaan ke-51 dan ke-763 di Bursa Efek Indonesia (BEI).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/09/278/2514297/perdagangan-perdana-saham-ippe-naik-35-tembus-ara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/12/09/278/2514297/perdagangan-perdana-saham-ippe-naik-35-tembus-ara"/><item><title>Perdagangan Perdana, Saham IPPE Naik 35% Tembus ARA</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/09/278/2514297/perdagangan-perdana-saham-ippe-naik-35-tembus-ara</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/12/09/278/2514297/perdagangan-perdana-saham-ippe-naik-35-tembus-ara</guid><pubDate>Kamis 09 Desember 2021 10:55 WIB</pubDate><dc:creator>Anggie Ariesta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/09/278/2514297/perdagangan-perdana-saham-ippe-naik-35-tembus-ara-EuijdFEmQH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PT Indo Pureco Pratama Tbk tembus ARA di perdagangan perdana (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/09/278/2514297/perdagangan-perdana-saham-ippe-naik-35-tembus-ara-EuijdFEmQH.jpg</image><title>PT Indo Pureco Pratama Tbk tembus ARA di perdagangan perdana (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - PT Indo Pureco Pratama Tbk melakukan IPO pagi ini. Emiten dengan kode saham IPPE tercatat sebagai perusahaan ke-51 dan ke-763 di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Equity Analyst NH Korindo Sekuritas Putu Chantika mengatakan, saham IPPE memiliki proyeksi bisnis yang baik kedepannya sejalan dengan pemulihan ekonomi nasional.
Baca Juga: Profil Indo Pureco Pratama (IPPE), Siap IPO Hari Ini
 
&quot;Ini dia kan bergerak di agrikultur lebih bergerak di minyak kelapa, untuk kemarin sih kita ngelihat dari harga komoditasnya sudah cukup bagus dan hopefully untuk selanjutnya juga per semester di next year juga akan terus berlanjut terutama ini kan digunakan untuk demandnya untuk masyarakat, hotel dan restoran,&quot; katanya dalam Power Breakfast IDX, Kamis (9/12/2021).
Baca Juga: Perdana di BEI, Begini Pergerakan Saham OBM Drilchem (OBMD) yang Kini Ambles 6,6%
&quot;Dengan adanya pemulihan ekonomi dan demandnya meningkat ini juga bisa menjadi sentimen positif untuk perusahaan yang bergerak di bidang ini,&quot; imbuhnya.
Usai resmi IPO, saham IPPE pada pembukaan naik 35% yang artinya menembus ARA. Menurut Chantika ini adalah hal yang wajar bagi perusahaan yang baru listing.
&quot;Untuk perusahaan yang listing ini biasanya akan mengalami ARA atau juga bisa mengalami ARB at least untuk satu minggu di awal ini usually cenderung mixed ya bisa naik bisa turun,&quot; ujarnya.Di antara 8 perusahaan yang listing di BEI minggu ini, hanya saham  IPPE yang menembus ARA. Chantika menyoroti size yang dibawa perusahaan  saat IPO, seperti Cimory dan Avian yang bisa dikategorikan IPO jumbo.
&quot;Walaupun ada flow yang masuk ke sahamnya sendiri tidak serta merta  menaikkan cukup signifikan kita lihat dari nominal yang dihasilkan cukup  tinggi, ini memang secara nature nya jauh relatif stabil dibandingkan  dengan IPO yang size lebih kecil yang mungkin jauh lebih atraktif, tapi  selain itu juga kita lihat resikonya jauh lebih tinggi,&quot; jelasnya.
Dengan demikian, Chantika memberikan tips dan trik mencermati saham  IPO dengan penggunaan dana apakah untuk ekspansi atau bayar utang.  Selain itu, perlu dicermati yang mempengaruhi harga sahamnya dari  sektornya sendiri, misalnya sektor kesehatan dan bank digital.
Sektor yang kedepannya layak dicermati menurut Chantika adalah sektor  kesehatan dan telekomunikasi yang dinilai masih punya prospek cukup  baik tahun 2022.
Pada pembukaan hari ini IHSG naik 0,22% di 6.617. Indeks JII naik 0,42% ke 567,083 dan LQ45 naik 0,32% ke 948,571.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Indo Pureco Pratama Tbk melakukan IPO pagi ini. Emiten dengan kode saham IPPE tercatat sebagai perusahaan ke-51 dan ke-763 di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Equity Analyst NH Korindo Sekuritas Putu Chantika mengatakan, saham IPPE memiliki proyeksi bisnis yang baik kedepannya sejalan dengan pemulihan ekonomi nasional.
Baca Juga: Profil Indo Pureco Pratama (IPPE), Siap IPO Hari Ini
 
&quot;Ini dia kan bergerak di agrikultur lebih bergerak di minyak kelapa, untuk kemarin sih kita ngelihat dari harga komoditasnya sudah cukup bagus dan hopefully untuk selanjutnya juga per semester di next year juga akan terus berlanjut terutama ini kan digunakan untuk demandnya untuk masyarakat, hotel dan restoran,&quot; katanya dalam Power Breakfast IDX, Kamis (9/12/2021).
Baca Juga: Perdana di BEI, Begini Pergerakan Saham OBM Drilchem (OBMD) yang Kini Ambles 6,6%
&quot;Dengan adanya pemulihan ekonomi dan demandnya meningkat ini juga bisa menjadi sentimen positif untuk perusahaan yang bergerak di bidang ini,&quot; imbuhnya.
Usai resmi IPO, saham IPPE pada pembukaan naik 35% yang artinya menembus ARA. Menurut Chantika ini adalah hal yang wajar bagi perusahaan yang baru listing.
&quot;Untuk perusahaan yang listing ini biasanya akan mengalami ARA atau juga bisa mengalami ARB at least untuk satu minggu di awal ini usually cenderung mixed ya bisa naik bisa turun,&quot; ujarnya.Di antara 8 perusahaan yang listing di BEI minggu ini, hanya saham  IPPE yang menembus ARA. Chantika menyoroti size yang dibawa perusahaan  saat IPO, seperti Cimory dan Avian yang bisa dikategorikan IPO jumbo.
&quot;Walaupun ada flow yang masuk ke sahamnya sendiri tidak serta merta  menaikkan cukup signifikan kita lihat dari nominal yang dihasilkan cukup  tinggi, ini memang secara nature nya jauh relatif stabil dibandingkan  dengan IPO yang size lebih kecil yang mungkin jauh lebih atraktif, tapi  selain itu juga kita lihat resikonya jauh lebih tinggi,&quot; jelasnya.
Dengan demikian, Chantika memberikan tips dan trik mencermati saham  IPO dengan penggunaan dana apakah untuk ekspansi atau bayar utang.  Selain itu, perlu dicermati yang mempengaruhi harga sahamnya dari  sektornya sendiri, misalnya sektor kesehatan dan bank digital.
Sektor yang kedepannya layak dicermati menurut Chantika adalah sektor  kesehatan dan telekomunikasi yang dinilai masih punya prospek cukup  baik tahun 2022.
Pada pembukaan hari ini IHSG naik 0,22% di 6.617. Indeks JII naik 0,42% ke 567,083 dan LQ45 naik 0,32% ke 948,571.</content:encoded></item></channel></rss>
