<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cadangan BBM Indonesia 19 Hari, Cukup?</title><description>Pertamina memastikan stok dan proses penyaluran energi aman menjelang libur Hari Natal dan Tahun Baru 2022.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/09/320/2514251/cadangan-bbm-indonesia-19-hari-cukup</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/12/09/320/2514251/cadangan-bbm-indonesia-19-hari-cukup"/><item><title>Cadangan BBM Indonesia 19 Hari, Cukup?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/09/320/2514251/cadangan-bbm-indonesia-19-hari-cukup</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/12/09/320/2514251/cadangan-bbm-indonesia-19-hari-cukup</guid><pubDate>Kamis 09 Desember 2021 09:38 WIB</pubDate><dc:creator>Oktiani Endarwati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/09/320/2514251/cadangan-bbm-indonesia-19-hari-cukup-WvdfRentCI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pertamina pastikan stok BBM aman jelang libur Nataru (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/09/320/2514251/cadangan-bbm-indonesia-19-hari-cukup-WvdfRentCI.jpg</image><title>Pertamina pastikan stok BBM aman jelang libur Nataru (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pertamina memastikan stok dan proses penyaluran energi aman menjelang libur Hari Natal dan Tahun Baru 2022. Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial &amp;amp; Trading PT Pertamina (Persero) memastikan seluruh kebutuhan energi masyarakat terpenuhi dengan baik.
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga SH C&amp;amp;T Alfian Nasution mengatakan, ketahanan stok untuk seluruh produk bahan bakar minyak rata-rata berada di atas 19 hari, LPG di atas 14 hari, dan Avtur 35 hari.
Baca Juga: BPK Ungkap Pertamina dan AKR Belum Setor Pajak Bahan Bakar Rp2 Triliun 
 
&quot;Proses distribusi juga terus kami pantau melalui Pertamina Integrated Command Centre (PICC) dan dashboard digitalisasi SPBU. Untuk menjamin hal tersebut, kami juga kembali mengaktifkan satuan tugas Natal dan Tahun Baru (Satgas Naru) untuk memastikan seluruh kebutuhan energi masyarakat terpenuhi dengan baik,&quot; ujar Alfian dalam keterangan tertulis, Kamis (9/12/2021).
Alfian melanjutkan, Pertamina Patra Niaga juga telah menghitung proyeksi peningkatan konsumsi energi masyarakat selama masa libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Setidaknya akan ada peningkatan kebutuhan sekitar +6.2% untuk Gasoline (bensin), +2.7% untuk Gasoil (diesel), +3% untuk LPG, dan +24% untuk Avtur, semuanya dibandingkan dengan rerata Oktober.
Baca Juga: Erick Thohir Balas Kritikan Ahok, Begini 4 Faktanya
Sebagai antisipasi terhadap proyeksi tersebut, Pertamina Patra Niaga telah melakukan beberapa antisipasi. Di antaranya 114 terminal BBM, 23 terminal LPG, 68 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU), lebih dari 7.400 SPBU, serta seluruh rantai distribusi LPG mulai dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBBE) hingga agen dan pangkalan LPG baik yang subsidi maupun non subsidi telah disiapkan untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat.
Selain itu, Pertamina Patra Niaga kembali menyiapkan layanan dan fasilitas tambahan. Setidaknya akan disiapkan 1.077 SPBU Siaga di jalur reguler, 63 SPBU Siaga di jalur tol, 218 Motoris atau armada Pertamina Delivery Service (PDS), 144 titik kantong BBM SPBU, 34 unit Pertashop atau SPBU modular, serta lebih dari 48.000 agen dan pangkalan LPG Siaga, layanan di 68 DPPU juga akan terus siaga memenuhi kebutuhan Avtur bagi seluruh maskapai penerbangan. Selain operasional, Pertamina Patra Niaga juga menyediakan layanan antigen di 25 SPBU.


&quot;Jadi untuk menjawab proyeksi peningkatan konsumsi masyarakat,  Pertamina Patra Niaga sudah menyiapkan seluruh fasilitas untuk  beroperasi dengan maksimal. Selain yang beroperasi reguler, layanan  tambahan ini juga kami siapkan sebagai antisipasi terutama di  jalur-jalur dan wilayah dengan proyeksi peningkatan konsumsi tertinggi,  misalkan wilayah yang merayakan Natal, wilayah yang merayakan tahun  baru, tempat wisata, jalur lintas utama, serta wilayah rawan bencana,&quot;  jelas Alfian.
Selain operasional, Pertamina juga telah siapkan layanan antigen,  layanan pembayaran non tunai melalui MyPertamina, serta memastikan  seluruh fasilitas Pertamina sudah menaati protokol kesehatan.
Bagi seluruh pelanggan setia, Pertamina Patra Niaga juga kembali  menyediakan loyalty program. Sepanjang masa Natal dan Tahun Baru, akan  dilaksanakan program MyPertamina Fair, tukar tabung ke Bright Gas, promo  layanan non-fuel retail (NFR) di beberapa outlet Bright Store, serta  promo khusus untuk pembelian Fastron dan Enduro.
Sebagai upaya pengamanan penyaluran BBM, LPG, dan Avtur, Pertamina  Patra Niaga juga melakukan berbagai koordinasi. Selain secara internal  dalam memastikan stok, penambahan armada, serta kesiapan seluruh  tambahan layanan, Pertamina Patra Niaga juga berkoordinasi dengan  stakeholder, seperti Kementerian Perhubungan, Kementerian ESDM, BPH  Migas, Polri, Jasa Marga dan Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT), Telkom,  serta perbankan untuk memastikan transaksi kebutuhan lembaga penyalur  dapat tetap dilayani.
&quot;Dengan seluruh antisipasi ini, kami himbau masyarakat tidak perlu  khawatir, Pertamina Patra Niaga tetap siaga melayani kebutuhan energi  masyarakat agar tetap terpenuhi dengan baik dengan tetap mengedepankan  protokol kesehatan dan kenyamanan masyarakat. Bagi seluruh saudara kita  yang merayakan, Selamat Hari Natal, semoga perayaan dan ibadahnya dapat  berjalan dengan khidmat,&quot; pungkas Alfian.</description><content:encoded>JAKARTA - Pertamina memastikan stok dan proses penyaluran energi aman menjelang libur Hari Natal dan Tahun Baru 2022. Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial &amp;amp; Trading PT Pertamina (Persero) memastikan seluruh kebutuhan energi masyarakat terpenuhi dengan baik.
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga SH C&amp;amp;T Alfian Nasution mengatakan, ketahanan stok untuk seluruh produk bahan bakar minyak rata-rata berada di atas 19 hari, LPG di atas 14 hari, dan Avtur 35 hari.
Baca Juga: BPK Ungkap Pertamina dan AKR Belum Setor Pajak Bahan Bakar Rp2 Triliun 
 
&quot;Proses distribusi juga terus kami pantau melalui Pertamina Integrated Command Centre (PICC) dan dashboard digitalisasi SPBU. Untuk menjamin hal tersebut, kami juga kembali mengaktifkan satuan tugas Natal dan Tahun Baru (Satgas Naru) untuk memastikan seluruh kebutuhan energi masyarakat terpenuhi dengan baik,&quot; ujar Alfian dalam keterangan tertulis, Kamis (9/12/2021).
Alfian melanjutkan, Pertamina Patra Niaga juga telah menghitung proyeksi peningkatan konsumsi energi masyarakat selama masa libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Setidaknya akan ada peningkatan kebutuhan sekitar +6.2% untuk Gasoline (bensin), +2.7% untuk Gasoil (diesel), +3% untuk LPG, dan +24% untuk Avtur, semuanya dibandingkan dengan rerata Oktober.
Baca Juga: Erick Thohir Balas Kritikan Ahok, Begini 4 Faktanya
Sebagai antisipasi terhadap proyeksi tersebut, Pertamina Patra Niaga telah melakukan beberapa antisipasi. Di antaranya 114 terminal BBM, 23 terminal LPG, 68 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU), lebih dari 7.400 SPBU, serta seluruh rantai distribusi LPG mulai dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBBE) hingga agen dan pangkalan LPG baik yang subsidi maupun non subsidi telah disiapkan untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat.
Selain itu, Pertamina Patra Niaga kembali menyiapkan layanan dan fasilitas tambahan. Setidaknya akan disiapkan 1.077 SPBU Siaga di jalur reguler, 63 SPBU Siaga di jalur tol, 218 Motoris atau armada Pertamina Delivery Service (PDS), 144 titik kantong BBM SPBU, 34 unit Pertashop atau SPBU modular, serta lebih dari 48.000 agen dan pangkalan LPG Siaga, layanan di 68 DPPU juga akan terus siaga memenuhi kebutuhan Avtur bagi seluruh maskapai penerbangan. Selain operasional, Pertamina Patra Niaga juga menyediakan layanan antigen di 25 SPBU.


&quot;Jadi untuk menjawab proyeksi peningkatan konsumsi masyarakat,  Pertamina Patra Niaga sudah menyiapkan seluruh fasilitas untuk  beroperasi dengan maksimal. Selain yang beroperasi reguler, layanan  tambahan ini juga kami siapkan sebagai antisipasi terutama di  jalur-jalur dan wilayah dengan proyeksi peningkatan konsumsi tertinggi,  misalkan wilayah yang merayakan Natal, wilayah yang merayakan tahun  baru, tempat wisata, jalur lintas utama, serta wilayah rawan bencana,&quot;  jelas Alfian.
Selain operasional, Pertamina juga telah siapkan layanan antigen,  layanan pembayaran non tunai melalui MyPertamina, serta memastikan  seluruh fasilitas Pertamina sudah menaati protokol kesehatan.
Bagi seluruh pelanggan setia, Pertamina Patra Niaga juga kembali  menyediakan loyalty program. Sepanjang masa Natal dan Tahun Baru, akan  dilaksanakan program MyPertamina Fair, tukar tabung ke Bright Gas, promo  layanan non-fuel retail (NFR) di beberapa outlet Bright Store, serta  promo khusus untuk pembelian Fastron dan Enduro.
Sebagai upaya pengamanan penyaluran BBM, LPG, dan Avtur, Pertamina  Patra Niaga juga melakukan berbagai koordinasi. Selain secara internal  dalam memastikan stok, penambahan armada, serta kesiapan seluruh  tambahan layanan, Pertamina Patra Niaga juga berkoordinasi dengan  stakeholder, seperti Kementerian Perhubungan, Kementerian ESDM, BPH  Migas, Polri, Jasa Marga dan Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT), Telkom,  serta perbankan untuk memastikan transaksi kebutuhan lembaga penyalur  dapat tetap dilayani.
&quot;Dengan seluruh antisipasi ini, kami himbau masyarakat tidak perlu  khawatir, Pertamina Patra Niaga tetap siaga melayani kebutuhan energi  masyarakat agar tetap terpenuhi dengan baik dengan tetap mengedepankan  protokol kesehatan dan kenyamanan masyarakat. Bagi seluruh saudara kita  yang merayakan, Selamat Hari Natal, semoga perayaan dan ibadahnya dapat  berjalan dengan khidmat,&quot; pungkas Alfian.</content:encoded></item></channel></rss>
