<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Antam Setor PNBP dan Dividen Rp1,63 Triliun ke Negara</title><description>PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menyetor Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan dividen sebesar Rp1,63 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/10/278/2514992/antam-setor-pnbp-dan-dividen-rp1-63-triliun-ke-negara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/12/10/278/2514992/antam-setor-pnbp-dan-dividen-rp1-63-triliun-ke-negara"/><item><title>Antam Setor PNBP dan Dividen Rp1,63 Triliun ke Negara</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/10/278/2514992/antam-setor-pnbp-dan-dividen-rp1-63-triliun-ke-negara</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/12/10/278/2514992/antam-setor-pnbp-dan-dividen-rp1-63-triliun-ke-negara</guid><pubDate>Jum'at 10 Desember 2021 14:05 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Harian Neraca</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/10/278/2514992/antam-setor-pnbp-dan-dividen-rp1-63-triliun-ke-negara-Erfy9F1HxQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Antam setor PNBP dan dividen ke negara (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/10/278/2514992/antam-setor-pnbp-dan-dividen-rp1-63-triliun-ke-negara-Erfy9F1HxQ.jpg</image><title>Antam setor PNBP dan dividen ke negara (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menyetor Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan dividen sebesar Rp1,63 triliun pada triwulan III 2021 ke kas negara.
&amp;rdquo;Tahun ini Antam memiliki kinerja yang solid. Dengan arus kas yang mencapai Rp4,8 triliun, Antam mampu menghasilkan laba bersih Rp1,71 triliun dan kontribusi kepada negara Rp1,63 triliun,&quot; kata Direktur Utama PT Antam Tbk Dana Amin.
Baca Juga: Erick Thohir Bakal Rombak Direksi BUMN Tambang, PTBA hingga Antam
 
Dia menyebutkan, kontribusi dalam bentuk royalti, PNBP, dan dividen tersebut tidak mengganggu catatan hasil laba yang dihasilkan perusahaan.
&quot;Nilai laba yang diperoleh Antam selama sembilan bulan ini sudah di luar dari kewajiban yang harus dibayarkan perusahaan, termasuk pencatatan kontribusi kepada negara. Untuk dividen biasanya dikeluarkan terakhir,&quot; tambahnya.
Baca Juga: Emas Antam Naik Seribu, Paling Murah Dijual Rp516.500
Dana menjelaskan, dengan cash Rp4 triliun yang dimiliki perusahaan, pembayaran dividen di akhir tidak akan menjadi masalah.&amp;rdquo;Secara bisnis cash kondisi perusahaan sangat baik. Uang yang ada mencukupi untuk membayar semua kewajiban dan sisanya masih banyak,&quot; katanya.
Menurut pengamat Hukum Energi dan Pertambangan Universitas  Tarumanegara, Ahmad Redi, capaian PT Antam dan kontribusinya terhadap  negara patut diapresiasi, apalagi di tengah pandemi Covid-19.
&amp;rdquo;Saya kira, semua perusahaan negara, termasuk Antam terdampak  Covid-19. Namun Antam seperti tak terpengaruh Covid-19, karena tetap  mampu menghasilkan laba yang cukup besar dan dividen pada negara juga  cukup besar. Saya kira itu bagian dari pencapaian yang harus  diapresiasi,&quot; ujarnya.
Terlepas masih adanya kritik dan perlunya peningkatan kinerja,  lanjutnya, apa yang dihasilkan Antam dari laba sepanjang 2021 ini tetap  harus diapresiasi.&amp;rdquo;Apa yang dihasilkan Antam saya kira cukup signifikan  ya, dengan ada kenaikan laba di semester terakhir ini. Jadi ini saya  kira satu hal yang positif,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menyetor Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan dividen sebesar Rp1,63 triliun pada triwulan III 2021 ke kas negara.
&amp;rdquo;Tahun ini Antam memiliki kinerja yang solid. Dengan arus kas yang mencapai Rp4,8 triliun, Antam mampu menghasilkan laba bersih Rp1,71 triliun dan kontribusi kepada negara Rp1,63 triliun,&quot; kata Direktur Utama PT Antam Tbk Dana Amin.
Baca Juga: Erick Thohir Bakal Rombak Direksi BUMN Tambang, PTBA hingga Antam
 
Dia menyebutkan, kontribusi dalam bentuk royalti, PNBP, dan dividen tersebut tidak mengganggu catatan hasil laba yang dihasilkan perusahaan.
&quot;Nilai laba yang diperoleh Antam selama sembilan bulan ini sudah di luar dari kewajiban yang harus dibayarkan perusahaan, termasuk pencatatan kontribusi kepada negara. Untuk dividen biasanya dikeluarkan terakhir,&quot; tambahnya.
Baca Juga: Emas Antam Naik Seribu, Paling Murah Dijual Rp516.500
Dana menjelaskan, dengan cash Rp4 triliun yang dimiliki perusahaan, pembayaran dividen di akhir tidak akan menjadi masalah.&amp;rdquo;Secara bisnis cash kondisi perusahaan sangat baik. Uang yang ada mencukupi untuk membayar semua kewajiban dan sisanya masih banyak,&quot; katanya.
Menurut pengamat Hukum Energi dan Pertambangan Universitas  Tarumanegara, Ahmad Redi, capaian PT Antam dan kontribusinya terhadap  negara patut diapresiasi, apalagi di tengah pandemi Covid-19.
&amp;rdquo;Saya kira, semua perusahaan negara, termasuk Antam terdampak  Covid-19. Namun Antam seperti tak terpengaruh Covid-19, karena tetap  mampu menghasilkan laba yang cukup besar dan dividen pada negara juga  cukup besar. Saya kira itu bagian dari pencapaian yang harus  diapresiasi,&quot; ujarnya.
Terlepas masih adanya kritik dan perlunya peningkatan kinerja,  lanjutnya, apa yang dihasilkan Antam dari laba sepanjang 2021 ini tetap  harus diapresiasi.&amp;rdquo;Apa yang dihasilkan Antam saya kira cukup signifikan  ya, dengan ada kenaikan laba di semester terakhir ini. Jadi ini saya  kira satu hal yang positif,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
