<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Cabai Mahal Sumbang Inflasi Terbesar di Minggu ke-2 Desember</title><description>Survei pemantauan harga pada minggu II Desember 2021, tetap terkendali</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/10/320/2515137/harga-cabai-mahal-sumbang-inflasi-terbesar-di-minggu-ke-2-desember</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/12/10/320/2515137/harga-cabai-mahal-sumbang-inflasi-terbesar-di-minggu-ke-2-desember"/><item><title>Harga Cabai Mahal Sumbang Inflasi Terbesar di Minggu ke-2 Desember</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/10/320/2515137/harga-cabai-mahal-sumbang-inflasi-terbesar-di-minggu-ke-2-desember</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/12/10/320/2515137/harga-cabai-mahal-sumbang-inflasi-terbesar-di-minggu-ke-2-desember</guid><pubDate>Jum'at 10 Desember 2021 17:05 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/10/320/2515137/harga-cabai-mahal-sumbang-inflasi-terbesar-di-minggu-ke-2-desember-OO6s6ksIBd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Inflasi Minggu ke-2 Desember 2021. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/10/320/2515137/harga-cabai-mahal-sumbang-inflasi-terbesar-di-minggu-ke-2-desember-OO6s6ksIBd.jpg</image><title>Inflasi Minggu ke-2 Desember 2021. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Survei pemantauan harga pada minggu II Desember 2021, tetap terkendali dan diperkirakan inflasi sebesar 0,34% (mtm). Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi 2021 sebesar 1,64%
Direktur Eksekutif Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, penyumbang utama inflasi Desember 2021 sampai dengan minggu II yaitu komoditas cabai rawit sebesar 0,08% (mtm), minyak goreng sebesar 0,04% (mtm), cabai merah sebesar 0,03% (mtm), daging ayam ras sebesar 0,02% (mtm), sawi hijau, sabun detergen bubuk, semen dan tarif angkutan udara masing-masing sebesar 0,01% (mtm).
Baca Juga:&amp;nbsp;Inflasi Minggu Kedua November Diprediksi 0,25%, Harga Minyak Goreng Jadi Biang Kerok
&quot;Sementara itu, beberapa komoditas mengalami deflasi, antara lain bawang merah dan daging sapi masing-masing sebesar -0,01% (mtm),&quot; kata Erwin di Jakarta, Jumat (10/12/2021).
Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu.
Baca Juga:&amp;nbsp;Telur dan Minyak Goreng Jadi Biang Kerok Inflasi Minggu Ketiga November
&quot;Serta langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Survei pemantauan harga pada minggu II Desember 2021, tetap terkendali dan diperkirakan inflasi sebesar 0,34% (mtm). Dengan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi 2021 sebesar 1,64%
Direktur Eksekutif Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, penyumbang utama inflasi Desember 2021 sampai dengan minggu II yaitu komoditas cabai rawit sebesar 0,08% (mtm), minyak goreng sebesar 0,04% (mtm), cabai merah sebesar 0,03% (mtm), daging ayam ras sebesar 0,02% (mtm), sawi hijau, sabun detergen bubuk, semen dan tarif angkutan udara masing-masing sebesar 0,01% (mtm).
Baca Juga:&amp;nbsp;Inflasi Minggu Kedua November Diprediksi 0,25%, Harga Minyak Goreng Jadi Biang Kerok
&quot;Sementara itu, beberapa komoditas mengalami deflasi, antara lain bawang merah dan daging sapi masing-masing sebesar -0,01% (mtm),&quot; kata Erwin di Jakarta, Jumat (10/12/2021).
Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu.
Baca Juga:&amp;nbsp;Telur dan Minyak Goreng Jadi Biang Kerok Inflasi Minggu Ketiga November
&quot;Serta langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
