<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Alasan Penting Siapkan Rencana Darurat dalam Bisnis</title><description>Mengelola bisnis bukan hal yang mudah apalagi untuk pemula.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/11/455/2513464/5-alasan-penting-siapkan-rencana-darurat-dalam-bisnis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/12/11/455/2513464/5-alasan-penting-siapkan-rencana-darurat-dalam-bisnis"/><item><title>5 Alasan Penting Siapkan Rencana Darurat dalam Bisnis</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/11/455/2513464/5-alasan-penting-siapkan-rencana-darurat-dalam-bisnis</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/12/11/455/2513464/5-alasan-penting-siapkan-rencana-darurat-dalam-bisnis</guid><pubDate>Sabtu 11 Desember 2021 18:14 WIB</pubDate><dc:creator>Sevilla Nouval Evanda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/07/455/2513464/5-alasan-penting-siapkan-rencana-darurat-dalam-bisnis-mJeXwQlOfy.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Tips mengelola bisnis (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/07/455/2513464/5-alasan-penting-siapkan-rencana-darurat-dalam-bisnis-mJeXwQlOfy.jpeg</image><title>Tips mengelola bisnis (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Mengelola bisnis bukan hal yang mudah apalagi untuk pemula. Banyak yang menilai bahwa menjalankan bisnis adalah mengelola tugas administrasi dan operasional sehari-hari dalam menyediakan produk atau jasa kepada pelanggan.
Namun, mempersiapkan bisnis untuk menghadapi insiden atau bencana tertentu perlu dilakukan. Alasannya, agar usaha dapat menangani situasi dengan efektif. Pasalnya, insiden itu bisa menghancurkan bisnis-bisnis yang tengah berjalan, meski pada kasus tertentu juga membentuk bisnis baru.
Keadaan darurat biasanya terjadi secara tiba-tiba dan tak terduga. Jadi, waktu yang tersedia untuk mempersiapkan dan melaksanakan program darurat akan sangat terbatas. Anda harus mempersiapkan rencana jangka panjang untuk memecahkan masalah tersebut.
Baca Juga: 7 Peluang Usaha Murah Meriah di Bawah Rp500 Ribu
 
Berikut 5 alasan penting untuk membuat program darurat, seperti dikutip Okezone dari Entrepreneur, Sabtu (11/12/2021):
1. Bisnis dapat Terus Bertahan
Federal Emergency Management Agency (FEMA) atau Badan Manajemen Darurat Federal mengungkap, 40% usaha kecil tak lagi dibuka setelah diterjang bencana. Tentu, data ini adalah alasan utama bahwa setiap bisnis harus memiliki rencana darurat agar tak bernasib sama.
Rencana respon darurat atau emergency response plan (ERP) dapat dilakukan dengan mengidentifikasi masalah utama atau memiliki akses ke vendor pilihan. Kunci utama dalam rencana ini adalah cepat dan tegas. Dengan begitu, bisnis dapat memiliki peluang untuk kembali seperti semula setelah bencana menerjang.
Baca Juga: 4 Tips Memulai Bisnis Tanpa Pengalaman
 
2. Karyawan Perusahaan Menjadi Terdidik
Saat sebuah bisnis memberlakukan ERP, maka karyawannya akan menjadi orang-orang yang terdidik. Hal ini tentunya memberikan keuntungan bagi perusahaan maupun karyawan itu sendiri.
Karyawan yang terlibat dalam perencanaan ERP akan mempelajari dasar-dasar menanggapi situasi darurat, tingkat urgensinya, hingga peran mereka masing-masing saat bencana terjadi. Pengetahuan ini dapat memberikan dampak besar pada bisnis Anda, meski bencana cukup jarang terjadi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMS8yOS8xLzE0MjI3My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;3. Bisa Menemukan Mitra yang Sesuai
Aspek utama dalam ERP, selain ketegasan dan proses cepat, yaitu  menemukan mitra atau vendor yang dapat membantu memulihkan kembali  bisnis ke operasi semula. Dengan merencanakan ERP, Anda bisa memiliki  daftar berbagai kontraktor yang telah terkoneksi dan mendapatkan layanan  bantuan secepatnya.
Ciptakan hubungan baik dengan vendor. Sebab, kita tidak pernah tahu  volume panggilan yang mereka terima kecuali saat benar-benar dalam  kondisi bencana. perusahaan tertentu bisa membantu bisnis dengan  menciptakan ERP dengan imbalan menjadi vendor utama.
4. Mempunya Lokasi Utama untuk Dokumen penting
Saat bencana terjadi, dikhawatirkan dokumen-dokumen penting dalam  bisnis tak bisa diakses. Ini adalah persoalan serius yang harus  menemukan solusi segera. Sayangnya, banyak pebisnis yang malah tak  menghiraukannya.
ERP membuat bisnis Anda harus memiliki satu lokasi untuk menyimpan  salinan digital dari dokumen penting yang ada. Meskipun Anda terkadang  tak bisa menyiapkan setiap berkasnya, setidaknya sediakanlah cetak biru,  informasi asuransi, dan dokumen sistem keselamatan kebakaran.
Dengan dokumen-dokumen tersebut, sumber daya manusia dapat menerima  informasi yang benar sebelum mereka memasuki area tertentu. Bisnis Anda  pun dapat memberikan arahan tanpa harus menempatkan diri dalam properti  yang tidak aman.
Alasan ini jugalah yang menciptakan keuntungan lain berupa pengingat untuk memperbarui dokumen cadangan dalam periode tertentu.
5. Bisnis dapat Meningkatkan Manfaat Keselamatan dan Asuransi
ERP sebenarnya memiliki berbagai manfaat yang melimpah. Namun, alasan  terakhir yang cukup krusial adalah ERP dapat menciptakan lingkungan  kerja yang lebih aman. Sebab, Anda dan karyawan memiliki asuransi yang  membuat operator asuransi tersebut harus memperhatikan bisnis Anda.
Umumnya, operator asuransi memang tidak akan secara khusus meminta  perusahaan Anda untuk membuat ERP. Namun, mempersiapkannya tanpa diminta  pasti akan membuat operator asuransi mana pun terkesan dengan ketegasan  Anda.</description><content:encoded>JAKARTA - Mengelola bisnis bukan hal yang mudah apalagi untuk pemula. Banyak yang menilai bahwa menjalankan bisnis adalah mengelola tugas administrasi dan operasional sehari-hari dalam menyediakan produk atau jasa kepada pelanggan.
Namun, mempersiapkan bisnis untuk menghadapi insiden atau bencana tertentu perlu dilakukan. Alasannya, agar usaha dapat menangani situasi dengan efektif. Pasalnya, insiden itu bisa menghancurkan bisnis-bisnis yang tengah berjalan, meski pada kasus tertentu juga membentuk bisnis baru.
Keadaan darurat biasanya terjadi secara tiba-tiba dan tak terduga. Jadi, waktu yang tersedia untuk mempersiapkan dan melaksanakan program darurat akan sangat terbatas. Anda harus mempersiapkan rencana jangka panjang untuk memecahkan masalah tersebut.
Baca Juga: 7 Peluang Usaha Murah Meriah di Bawah Rp500 Ribu
 
Berikut 5 alasan penting untuk membuat program darurat, seperti dikutip Okezone dari Entrepreneur, Sabtu (11/12/2021):
1. Bisnis dapat Terus Bertahan
Federal Emergency Management Agency (FEMA) atau Badan Manajemen Darurat Federal mengungkap, 40% usaha kecil tak lagi dibuka setelah diterjang bencana. Tentu, data ini adalah alasan utama bahwa setiap bisnis harus memiliki rencana darurat agar tak bernasib sama.
Rencana respon darurat atau emergency response plan (ERP) dapat dilakukan dengan mengidentifikasi masalah utama atau memiliki akses ke vendor pilihan. Kunci utama dalam rencana ini adalah cepat dan tegas. Dengan begitu, bisnis dapat memiliki peluang untuk kembali seperti semula setelah bencana menerjang.
Baca Juga: 4 Tips Memulai Bisnis Tanpa Pengalaman
 
2. Karyawan Perusahaan Menjadi Terdidik
Saat sebuah bisnis memberlakukan ERP, maka karyawannya akan menjadi orang-orang yang terdidik. Hal ini tentunya memberikan keuntungan bagi perusahaan maupun karyawan itu sendiri.
Karyawan yang terlibat dalam perencanaan ERP akan mempelajari dasar-dasar menanggapi situasi darurat, tingkat urgensinya, hingga peran mereka masing-masing saat bencana terjadi. Pengetahuan ini dapat memberikan dampak besar pada bisnis Anda, meski bencana cukup jarang terjadi.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8xMS8yOS8xLzE0MjI3My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;3. Bisa Menemukan Mitra yang Sesuai
Aspek utama dalam ERP, selain ketegasan dan proses cepat, yaitu  menemukan mitra atau vendor yang dapat membantu memulihkan kembali  bisnis ke operasi semula. Dengan merencanakan ERP, Anda bisa memiliki  daftar berbagai kontraktor yang telah terkoneksi dan mendapatkan layanan  bantuan secepatnya.
Ciptakan hubungan baik dengan vendor. Sebab, kita tidak pernah tahu  volume panggilan yang mereka terima kecuali saat benar-benar dalam  kondisi bencana. perusahaan tertentu bisa membantu bisnis dengan  menciptakan ERP dengan imbalan menjadi vendor utama.
4. Mempunya Lokasi Utama untuk Dokumen penting
Saat bencana terjadi, dikhawatirkan dokumen-dokumen penting dalam  bisnis tak bisa diakses. Ini adalah persoalan serius yang harus  menemukan solusi segera. Sayangnya, banyak pebisnis yang malah tak  menghiraukannya.
ERP membuat bisnis Anda harus memiliki satu lokasi untuk menyimpan  salinan digital dari dokumen penting yang ada. Meskipun Anda terkadang  tak bisa menyiapkan setiap berkasnya, setidaknya sediakanlah cetak biru,  informasi asuransi, dan dokumen sistem keselamatan kebakaran.
Dengan dokumen-dokumen tersebut, sumber daya manusia dapat menerima  informasi yang benar sebelum mereka memasuki area tertentu. Bisnis Anda  pun dapat memberikan arahan tanpa harus menempatkan diri dalam properti  yang tidak aman.
Alasan ini jugalah yang menciptakan keuntungan lain berupa pengingat untuk memperbarui dokumen cadangan dalam periode tertentu.
5. Bisnis dapat Meningkatkan Manfaat Keselamatan dan Asuransi
ERP sebenarnya memiliki berbagai manfaat yang melimpah. Namun, alasan  terakhir yang cukup krusial adalah ERP dapat menciptakan lingkungan  kerja yang lebih aman. Sebab, Anda dan karyawan memiliki asuransi yang  membuat operator asuransi tersebut harus memperhatikan bisnis Anda.
Umumnya, operator asuransi memang tidak akan secara khusus meminta  perusahaan Anda untuk membuat ERP. Namun, mempersiapkannya tanpa diminta  pasti akan membuat operator asuransi mana pun terkesan dengan ketegasan  Anda.</content:encoded></item></channel></rss>
