<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wapres Sebut Fintech Sumbang Rp60 Triliun ke Ekonomi Indonesia</title><description>Kehadiran fintech turut mendorong perekonomian Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/12/320/2515726/wapres-sebut-fintech-sumbang-rp60-triliun-ke-ekonomi-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/12/12/320/2515726/wapres-sebut-fintech-sumbang-rp60-triliun-ke-ekonomi-indonesia"/><item><title>Wapres Sebut Fintech Sumbang Rp60 Triliun ke Ekonomi Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/12/320/2515726/wapres-sebut-fintech-sumbang-rp60-triliun-ke-ekonomi-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/12/12/320/2515726/wapres-sebut-fintech-sumbang-rp60-triliun-ke-ekonomi-indonesia</guid><pubDate>Minggu 12 Desember 2021 10:00 WIB</pubDate><dc:creator>Azhfar Muhammad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/12/320/2515726/wapres-sebut-fintech-sumbang-rp60-triliun-ke-ekonomi-indonesia-XBAAa5vadg.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres soal Fintech (Foto: Tangkapan Layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/12/320/2515726/wapres-sebut-fintech-sumbang-rp60-triliun-ke-ekonomi-indonesia-XBAAa5vadg.jpg</image><title>Wapres soal Fintech (Foto: Tangkapan Layar)</title></images><description>JAKARTA - Kehadiran fintech turut mendorong perekonomian Indonesia. Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, fintech berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi sebesar 0,45% dan produk domestik bruto PDB sebesar lebih dari Rp60 triliun.

&amp;ldquo;Hadirnya fintech dapat mendorong perekonomian Indonesia, fintech berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi sebesar 0,45% dan produk domestik bruto PDB sebesar lebih dari Rp60 triliun,&amp;rdquo; kata Wapres dalam sambutan Indonesia Fintech Summit 2021, Jakarta, Minggu (12/12/2021).

Baca Juga: Sri Mulyani: Pembelian SBN Lewat Fintech Naik 50%



Pmerintah memproyeksikan Fintech juga memiliki peluang besar dalam perkembangan ekonomi digital. Ekonomi digital diperkirakan tumbuh 8 kali lipat pada 2030.

&quot;Dari sekitar Rp600 triliun akan mencapai Rp4.500 triliun menurut estimasi Kementerian Perdagangan,&amp;rdquo; katanya.

Wapres menilai kemajuan fintech yang terjadi saat ini adalah momen berharga yang harus dimanfaatkan dan Indonesia harus segera membangun kerangka tata kelola fintech yang mampu mengikuti pesatnya perkembangan teknologi.

&amp;ldquo;Perlu menjamin kepastian dan perlindungan hukum termasuk keamanan siber keuangan digital serta meningkatkan daya saing Indonesia sebagai negara tujuan investasi digital,&amp;rdquo; katanya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Kehadiran fintech turut mendorong perekonomian Indonesia. Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, fintech berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi sebesar 0,45% dan produk domestik bruto PDB sebesar lebih dari Rp60 triliun.

&amp;ldquo;Hadirnya fintech dapat mendorong perekonomian Indonesia, fintech berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi sebesar 0,45% dan produk domestik bruto PDB sebesar lebih dari Rp60 triliun,&amp;rdquo; kata Wapres dalam sambutan Indonesia Fintech Summit 2021, Jakarta, Minggu (12/12/2021).

Baca Juga: Sri Mulyani: Pembelian SBN Lewat Fintech Naik 50%



Pmerintah memproyeksikan Fintech juga memiliki peluang besar dalam perkembangan ekonomi digital. Ekonomi digital diperkirakan tumbuh 8 kali lipat pada 2030.

&quot;Dari sekitar Rp600 triliun akan mencapai Rp4.500 triliun menurut estimasi Kementerian Perdagangan,&amp;rdquo; katanya.

Wapres menilai kemajuan fintech yang terjadi saat ini adalah momen berharga yang harus dimanfaatkan dan Indonesia harus segera membangun kerangka tata kelola fintech yang mampu mengikuti pesatnya perkembangan teknologi.

&amp;ldquo;Perlu menjamin kepastian dan perlindungan hukum termasuk keamanan siber keuangan digital serta meningkatkan daya saing Indonesia sebagai negara tujuan investasi digital,&amp;rdquo; katanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
