<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menteri PUPR Bertemu Pengusaha Turki, Mau Bangun Jalan Tol</title><description>Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melakukan pertemuan dengan Delegasi Turki.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/13/320/2516253/menteri-pupr-bertemu-pengusaha-turki-mau-bangun-jalan-tol</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/12/13/320/2516253/menteri-pupr-bertemu-pengusaha-turki-mau-bangun-jalan-tol"/><item><title>Menteri PUPR Bertemu Pengusaha Turki, Mau Bangun Jalan Tol</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/13/320/2516253/menteri-pupr-bertemu-pengusaha-turki-mau-bangun-jalan-tol</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/12/13/320/2516253/menteri-pupr-bertemu-pengusaha-turki-mau-bangun-jalan-tol</guid><pubDate>Senin 13 Desember 2021 14:22 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/13/320/2516253/menteri-pupr-bertemu-pengusaha-turki-mau-bangun-jalan-tol-gAT6EZu1vG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Basuki bertemu dengan Delegasi Turki (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/13/320/2516253/menteri-pupr-bertemu-pengusaha-turki-mau-bangun-jalan-tol-gAT6EZu1vG.jpg</image><title>Menteri Basuki bertemu dengan Delegasi Turki (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melakukan pertemuan dengan Delegasi Turki yang terdiri dari Duta Besar RI untuk Turki Lalu Muhammad Iqbal. Menteri Basuki juga bertemu para perwakilan perusahaan Turki membahas potensi kerjasama di sektor jalan tol serta perumahan di Kantor Pusat Kementerian PUPR, Jakarta.
&amp;ldquo;Kami sangat menantikan partisipasi Turki dalam pelaksanaan program-program pembangunan di Indonesia. Saya berharap pertemuan dan forum hari ini dapat memperkuat kerjasama bilateral kita sehingga dapat merealisasikan harapan-harapan kita terhadap pengembangan infrastruktur di Indonesia,&amp;rdquo; kata Menteri Basuki, Senin (13/12/2021).
Baca Juga: PUPR Tugasi LSBU-LSP Terbitkan Sertifikasi Badan Usaha dan Tenaga Kerja Konstruksi
 
Menteri PUPR mengatakan, terdapat banyak potensi investasi antara Indonesia dan Turki. Perusahaan-perusahaan konstruksi Turki merupakan beberapa kontraktor global terbaik yang telah berhasil melaksanakan 10.725 proyek di 128 negara dengan investasi senilai USD424,5 miliar.
Sebagian besar investasi tersebut berada di sektor perumahan dan konstruksi jalan/jembatan/terowongan di Eropa, Asia, dan Timur Tengah.
Baca Juga: PUPR Bangun Jalan Baru demi Distribusi Logistik Korban Erupsi Semeru
 
Menteri Basuki mendorong para investor dari Turki untuk berinvestasi di berbagai sektor infrastruktur baik melalui skema Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) maupun Engineering, Procurement, Construction (EPC).
Pertemuan kali ini merupakan tindak lanjut pertemuan bilateral antara Indonesia dengan Turki sebelumnya pada awal November 2021 di Kantor Kementerian Perdagangan Turki yang disertai kunjungan lapangan ke Jalan Tol Ankara-Ni&amp;#287;de di Ankara, Turki.
Dalam pertemuan tersebut, Menteri Basuki juga telah memberikan penilaian yang baik kepada Turki untuk keberhasilannya membangun Ibu Kota Ankara.&amp;ldquo;Saya mengapresiasi Turki yang telah berhasil membangun Ibu Kota  Ankara dengan baik. Saat berkunjung ke Turki, saya terkejut dengan  kemiripan kondisi geografi, topografi, serta lingkungan antara Ibu Kota  Ankara Ibu Kota Negara (IKN). Oleh karena itu, saya meyakini bahwa kerja  sama yang berkelanjutan antara Indonesia dan Turki harus dipertahankan  dan dikembangkan lebih lanjut agar kita dapat meraih hasil yang sama  baik,&amp;rdquo; kata Menteri Basuki.
Dalam forum bisnis dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan  Kementerian PUPR yang juga akan diselenggarakan pada hari yang sama,  Kementerian PUPR menyampaikan niat untuk berdiskusi lebih lanjut dengan  delegasi Turki terkait proyek dan investasi infrastruktur prospektif  pada sektor jalan tol dan perumahan di Indonesia, serta kunjungan  lapangan bersama ke proyek jalan tol di Pekanbaru, Sumatera.
Proyek jalan tol di Pekanbaru yang dimaksud diantaranya beberapa ruas  Tol Trans Sumatera yaitu ruas Jambi-Rengat dan ruas Rengat-Pekanbaru  (Pekanbaru - Siak) dengan total panjang 282,7 km, proyek Jalan Tol Akses  IKN seksi III dan IV dengan total panjang 33,76 km, serta proyek KPBU  sektor perumahan di Zona 1A IKN untuk 11.268 unit hunian (tahun  pementasan 2021 hingga 2024).
Duta Besar RI untuk Turki Lalu Muhammad Iqbal menyatakan sekarang  sudah terdapat dua perusahaan Turki sebagai tindak lanjut kunjungan ke  Ankara. Perusahaan pertama fokus pada pembangunan jalan tol. Sedangkan  perusahaan kedua merupakan perusahaan terbesar kedua di dunia untuk  bidang perumahan prefabrikasi.
&amp;ldquo;Perusahaan-perusahaan Turki tersebut telah berkomunikasi dengan  Dirjen Pembiayaan Infrastruktur dan akan ikut mengunjungi jalan tol di  Sumatera untuk membantu restrukturisasi dan mengundang para investor,&amp;rdquo;  ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono melakukan pertemuan dengan Delegasi Turki yang terdiri dari Duta Besar RI untuk Turki Lalu Muhammad Iqbal. Menteri Basuki juga bertemu para perwakilan perusahaan Turki membahas potensi kerjasama di sektor jalan tol serta perumahan di Kantor Pusat Kementerian PUPR, Jakarta.
&amp;ldquo;Kami sangat menantikan partisipasi Turki dalam pelaksanaan program-program pembangunan di Indonesia. Saya berharap pertemuan dan forum hari ini dapat memperkuat kerjasama bilateral kita sehingga dapat merealisasikan harapan-harapan kita terhadap pengembangan infrastruktur di Indonesia,&amp;rdquo; kata Menteri Basuki, Senin (13/12/2021).
Baca Juga: PUPR Tugasi LSBU-LSP Terbitkan Sertifikasi Badan Usaha dan Tenaga Kerja Konstruksi
 
Menteri PUPR mengatakan, terdapat banyak potensi investasi antara Indonesia dan Turki. Perusahaan-perusahaan konstruksi Turki merupakan beberapa kontraktor global terbaik yang telah berhasil melaksanakan 10.725 proyek di 128 negara dengan investasi senilai USD424,5 miliar.
Sebagian besar investasi tersebut berada di sektor perumahan dan konstruksi jalan/jembatan/terowongan di Eropa, Asia, dan Timur Tengah.
Baca Juga: PUPR Bangun Jalan Baru demi Distribusi Logistik Korban Erupsi Semeru
 
Menteri Basuki mendorong para investor dari Turki untuk berinvestasi di berbagai sektor infrastruktur baik melalui skema Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) maupun Engineering, Procurement, Construction (EPC).
Pertemuan kali ini merupakan tindak lanjut pertemuan bilateral antara Indonesia dengan Turki sebelumnya pada awal November 2021 di Kantor Kementerian Perdagangan Turki yang disertai kunjungan lapangan ke Jalan Tol Ankara-Ni&amp;#287;de di Ankara, Turki.
Dalam pertemuan tersebut, Menteri Basuki juga telah memberikan penilaian yang baik kepada Turki untuk keberhasilannya membangun Ibu Kota Ankara.&amp;ldquo;Saya mengapresiasi Turki yang telah berhasil membangun Ibu Kota  Ankara dengan baik. Saat berkunjung ke Turki, saya terkejut dengan  kemiripan kondisi geografi, topografi, serta lingkungan antara Ibu Kota  Ankara Ibu Kota Negara (IKN). Oleh karena itu, saya meyakini bahwa kerja  sama yang berkelanjutan antara Indonesia dan Turki harus dipertahankan  dan dikembangkan lebih lanjut agar kita dapat meraih hasil yang sama  baik,&amp;rdquo; kata Menteri Basuki.
Dalam forum bisnis dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan  Kementerian PUPR yang juga akan diselenggarakan pada hari yang sama,  Kementerian PUPR menyampaikan niat untuk berdiskusi lebih lanjut dengan  delegasi Turki terkait proyek dan investasi infrastruktur prospektif  pada sektor jalan tol dan perumahan di Indonesia, serta kunjungan  lapangan bersama ke proyek jalan tol di Pekanbaru, Sumatera.
Proyek jalan tol di Pekanbaru yang dimaksud diantaranya beberapa ruas  Tol Trans Sumatera yaitu ruas Jambi-Rengat dan ruas Rengat-Pekanbaru  (Pekanbaru - Siak) dengan total panjang 282,7 km, proyek Jalan Tol Akses  IKN seksi III dan IV dengan total panjang 33,76 km, serta proyek KPBU  sektor perumahan di Zona 1A IKN untuk 11.268 unit hunian (tahun  pementasan 2021 hingga 2024).
Duta Besar RI untuk Turki Lalu Muhammad Iqbal menyatakan sekarang  sudah terdapat dua perusahaan Turki sebagai tindak lanjut kunjungan ke  Ankara. Perusahaan pertama fokus pada pembangunan jalan tol. Sedangkan  perusahaan kedua merupakan perusahaan terbesar kedua di dunia untuk  bidang perumahan prefabrikasi.
&amp;ldquo;Perusahaan-perusahaan Turki tersebut telah berkomunikasi dengan  Dirjen Pembiayaan Infrastruktur dan akan ikut mengunjungi jalan tol di  Sumatera untuk membantu restrukturisasi dan mengundang para investor,&amp;rdquo;  ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
