<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KKP Tangkap 167 Kapal Pencuri Ikan Sepanjang 2021</title><description>Sebanyak 167 kapal Ilegal Fishing diamankan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/13/320/2516266/kkp-tangkap-167-kapal-pencuri-ikan-sepanjang-2021</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/12/13/320/2516266/kkp-tangkap-167-kapal-pencuri-ikan-sepanjang-2021"/><item><title>KKP Tangkap 167 Kapal Pencuri Ikan Sepanjang 2021</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/13/320/2516266/kkp-tangkap-167-kapal-pencuri-ikan-sepanjang-2021</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/12/13/320/2516266/kkp-tangkap-167-kapal-pencuri-ikan-sepanjang-2021</guid><pubDate>Senin 13 Desember 2021 14:42 WIB</pubDate><dc:creator>Azhfar Muhammad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/13/320/2516266/kkp-tangkap-167-kapal-pencuri-ikan-sepanjang-2021-kWiJ4yZvwh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">167 kapal ilegal fishing ditangkap (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/13/320/2516266/kkp-tangkap-167-kapal-pencuri-ikan-sepanjang-2021-kWiJ4yZvwh.jpg</image><title>167 kapal ilegal fishing ditangkap (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Sebanyak 167 kapal Ilegal Fishing diamankan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Direktur Jenderal PSDKP  KKP Laksda TNI Adin Nur Awaludin mencatat selama tahun 2021, sebanyak 167 kapal dengan jumlah kapal terbanyak dari 114 kapal asal Indonesia.
Baca Juga: Lagi, KKP Tangkap Kapal Pencuri Ikan Berbendera Malaysia di Selat Malaka
 
&amp;ldquo;Kita berhasil melakukan penangkapan untuk kapal di Indonesia  Kapal,  sekitar 166- 167 sepanjang 2021 dengan rincian 114 kapal untuk Indonesia, 21 Malaysia, Vietnam 25 dan Filipina 6 kapal,&amp;rdquo;kata Laksda TNI Adin Nur Awaludin  dalam konferensi Pers, Senin (13/12/2021)
Sistem pengawasan dengan terintegrasi tersebut, diklaim akan menjdi senjata Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam mengawal tiga program terobosan ekonomi biru, salah satunya adalah kebijakan penangkapan ikan terukur.
Baca Juga: 3 Kapal Berbendera Malaysia Ditangkap, Praktik Illegal Fishing Tak Ada Ampun
 
&amp;ldquo;Mengacu undang-undang untuk penangkapan, kami terus  Jaga Laut Untuk keberlangsungan Ekonomi Biru  melalui Ekonomi dan ekologinya,&amp;rdquo; urainya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wNS8xNi8xLzEzMzQ4OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sebagai catatan, Untuk Jumlah kapal yang telah diperiksa oleh KKP  sebanyak 2672 dengan total kapal yang ditangkap sebanyak 167 Kapal.
&amp;ldquo;Kita siap mendukung untuk menjaga kelautan untuk menjamin ekonomi  biru di mana pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan menjadi  benteng dan tangan kanan Pemerintah  dalam mengawal seluruh terobosan  kKP,&amp;rdquo; pungkasnya.
Dengan demikian, ke depan pihak KKP akan lebih siaga dan waspada lagi   untuk mengatasi atas para pelaku kapal yang melakukan  ilegal fishing  di tahun 2022.</description><content:encoded>JAKARTA - Sebanyak 167 kapal Ilegal Fishing diamankan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Direktur Jenderal PSDKP  KKP Laksda TNI Adin Nur Awaludin mencatat selama tahun 2021, sebanyak 167 kapal dengan jumlah kapal terbanyak dari 114 kapal asal Indonesia.
Baca Juga: Lagi, KKP Tangkap Kapal Pencuri Ikan Berbendera Malaysia di Selat Malaka
 
&amp;ldquo;Kita berhasil melakukan penangkapan untuk kapal di Indonesia  Kapal,  sekitar 166- 167 sepanjang 2021 dengan rincian 114 kapal untuk Indonesia, 21 Malaysia, Vietnam 25 dan Filipina 6 kapal,&amp;rdquo;kata Laksda TNI Adin Nur Awaludin  dalam konferensi Pers, Senin (13/12/2021)
Sistem pengawasan dengan terintegrasi tersebut, diklaim akan menjdi senjata Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam mengawal tiga program terobosan ekonomi biru, salah satunya adalah kebijakan penangkapan ikan terukur.
Baca Juga: 3 Kapal Berbendera Malaysia Ditangkap, Praktik Illegal Fishing Tak Ada Ampun
 
&amp;ldquo;Mengacu undang-undang untuk penangkapan, kami terus  Jaga Laut Untuk keberlangsungan Ekonomi Biru  melalui Ekonomi dan ekologinya,&amp;rdquo; urainya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wNS8xNi8xLzEzMzQ4OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Sebagai catatan, Untuk Jumlah kapal yang telah diperiksa oleh KKP  sebanyak 2672 dengan total kapal yang ditangkap sebanyak 167 Kapal.
&amp;ldquo;Kita siap mendukung untuk menjaga kelautan untuk menjamin ekonomi  biru di mana pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan menjadi  benteng dan tangan kanan Pemerintah  dalam mengawal seluruh terobosan  kKP,&amp;rdquo; pungkasnya.
Dengan demikian, ke depan pihak KKP akan lebih siaga dan waspada lagi   untuk mengatasi atas para pelaku kapal yang melakukan  ilegal fishing  di tahun 2022.</content:encoded></item></channel></rss>
