<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Pria Kaya Raya dari Jualan Camilan Berharta Rp14,2 Triliun</title><description>Bos Garudafood Sudhamek Agoeng Waspodo Soenjoto tercatat memiliki kekayaan senilai USD995 juta atau setara Rp14,2 triliun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/15/455/2517506/kisah-pria-kaya-raya-dari-jualan-camilan-berharta-rp14-2-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/12/15/455/2517506/kisah-pria-kaya-raya-dari-jualan-camilan-berharta-rp14-2-triliun"/><item><title>Kisah Pria Kaya Raya dari Jualan Camilan Berharta Rp14,2 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/15/455/2517506/kisah-pria-kaya-raya-dari-jualan-camilan-berharta-rp14-2-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/12/15/455/2517506/kisah-pria-kaya-raya-dari-jualan-camilan-berharta-rp14-2-triliun</guid><pubDate>Rabu 15 Desember 2021 20:16 WIB</pubDate><dc:creator>Shelma Rachmahyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/15/455/2517506/kisah-pria-kaya-raya-dari-jualan-camilan-berharta-rp14-2-triliun-lStLenyZAv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bos Garudafood Sudhamek Agoeng (Foto: Forbes)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/15/455/2517506/kisah-pria-kaya-raya-dari-jualan-camilan-berharta-rp14-2-triliun-lStLenyZAv.jpg</image><title>Bos Garudafood Sudhamek Agoeng (Foto: Forbes)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Bos Garudafood Sudhamek Agoeng Waspodo Soenjoto tercatat memiliki kekayaan senilai USD995 juta atau setara Rp14,2 triliun. Dia bahkan masuk dalam daftar orang terkaya Indonesia yang menduduki posisi ke-42.
Meningkatnya permintaan untuk camilan selama setahun terakhir, telah mendongkrak saham Garudafood Putra Putri Jaya yang naik sekitar dua kali lipat sejak Januari 2021.
Baca Juga:&amp;nbsp; Mengenal 3 Wanita Terkaya di Indonesia, Paling Tajir Punya Rp21,4 Triliun
 
Mengutip Forbes, Rabu (15/12/2021), laba bersih kuartal III meroket lebih dari 80% yoy menjadi USD26 juta atau setara Rp370 miliar, dengan pendapatan Rp6,3 triliun. Adapun Garudafood telah pulih dari pandemi hingga pendapatan pada 2020 turun 9% menjadi Rp7,7 triliun dari tahun sebelumnya.
Baca Juga: Kekayaan Bos Djarum Anjlok hingga Rp5,5 Triliun, Kok Bisa?
 
Produsen keju Indonesia Mulia Boga Raya, yang dibeli Garudafood pada September seharga USD65 juta, juga memberikan dorongan. Di mana, pendapatannya tumbuh 7% menjadi Rp735 miliar pada periode Juni &amp;ndash; September.
Garudafood mengharapkan penjualan setahun penuh akan naik 10% di  tahun ini, dengan pertumbuhan F&amp;amp;B di seluruh negeri dipatok sekitar  6% pada pelonggaran pembatasan kegiatan, menurut Asosiasi Produsen  Makanan dan Minuman Indonesia.
Dengan sebagian besar penjualannya ke rumah tangga, tahun ini  Garudafood meluncurkan ke pasar kesehatan Indonesia dengan obat-obatan  herbal, sementara cabang distribusinya Sinarniaga Sejahtera mulai  menjual alat kesehatan. Secara terpisah, ia menginvestasikan sekitar  USD1,5 juta di pertanian kacang tanah dan pertanian jagung untuk  mendukung produksi makanan ringan.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Bos Garudafood Sudhamek Agoeng Waspodo Soenjoto tercatat memiliki kekayaan senilai USD995 juta atau setara Rp14,2 triliun. Dia bahkan masuk dalam daftar orang terkaya Indonesia yang menduduki posisi ke-42.
Meningkatnya permintaan untuk camilan selama setahun terakhir, telah mendongkrak saham Garudafood Putra Putri Jaya yang naik sekitar dua kali lipat sejak Januari 2021.
Baca Juga:&amp;nbsp; Mengenal 3 Wanita Terkaya di Indonesia, Paling Tajir Punya Rp21,4 Triliun
 
Mengutip Forbes, Rabu (15/12/2021), laba bersih kuartal III meroket lebih dari 80% yoy menjadi USD26 juta atau setara Rp370 miliar, dengan pendapatan Rp6,3 triliun. Adapun Garudafood telah pulih dari pandemi hingga pendapatan pada 2020 turun 9% menjadi Rp7,7 triliun dari tahun sebelumnya.
Baca Juga: Kekayaan Bos Djarum Anjlok hingga Rp5,5 Triliun, Kok Bisa?
 
Produsen keju Indonesia Mulia Boga Raya, yang dibeli Garudafood pada September seharga USD65 juta, juga memberikan dorongan. Di mana, pendapatannya tumbuh 7% menjadi Rp735 miliar pada periode Juni &amp;ndash; September.
Garudafood mengharapkan penjualan setahun penuh akan naik 10% di  tahun ini, dengan pertumbuhan F&amp;amp;B di seluruh negeri dipatok sekitar  6% pada pelonggaran pembatasan kegiatan, menurut Asosiasi Produsen  Makanan dan Minuman Indonesia.
Dengan sebagian besar penjualannya ke rumah tangga, tahun ini  Garudafood meluncurkan ke pasar kesehatan Indonesia dengan obat-obatan  herbal, sementara cabang distribusinya Sinarniaga Sejahtera mulai  menjual alat kesehatan. Secara terpisah, ia menginvestasikan sekitar  USD1,5 juta di pertanian kacang tanah dan pertanian jagung untuk  mendukung produksi makanan ringan.</content:encoded></item></channel></rss>
