<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Varian Omicron Menyebar, Apple Tutup 3 Toko</title><description>Naiknya angka kasus Covid-19 membuat Apple menutup tiga gerainya mulai Rabu waktu setempat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/16/320/2518130/varian-omicron-menyebar-apple-tutup-3-toko</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2021/12/16/320/2518130/varian-omicron-menyebar-apple-tutup-3-toko"/><item><title>Varian Omicron Menyebar, Apple Tutup 3 Toko</title><link>https://economy.okezone.com/read/2021/12/16/320/2518130/varian-omicron-menyebar-apple-tutup-3-toko</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2021/12/16/320/2518130/varian-omicron-menyebar-apple-tutup-3-toko</guid><pubDate>Kamis 16 Desember 2021 16:55 WIB</pubDate><dc:creator>Sevilla Nouval Evanda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/12/16/320/2518130/varian-omicron-menyebar-apple-tutup-3-toko-gY5Dwp8MC2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Apple (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/12/16/320/2518130/varian-omicron-menyebar-apple-tutup-3-toko-gY5Dwp8MC2.jpg</image><title>Apple (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Naiknya angka kasus Covid-19 membuat Apple menutup tiga gerainya mulai Rabu waktu setempat. Karyawan-karyawan yang bekerja pun disebut-sebut akan terlebih dulu dites Covid-19 sebelum store dibuka kembali.

Gerai yang ditutup di antaranya berada di Miami, serta Ottawa (Ontario) dan Annapolis, Md. Ketiganya kini ditutup masing-masing hingga Kamis dan Jumat.

Penutupan gerai ini pun lantas menimbulkan pertanyaan tentang betapa berdampaknya musim belanja liburan pada pandemi Covid-19. Kekhawatiran otoritas kesehatan pun terpicu tentang merebaknya varian omicron.

Baca Juga: Omicron di Indonesia, Jokowi: Masyarakat dan Pejabat Jangan ke Luar Negeri!


Menurut juru bicara Apple, pihak mereka telah secara teratur memantau kondisi dan menyesuaikan langkah-langkah kesehatan untuk mendukung kesejahteraan pelanggan dan karyawannya.

&quot;Kami tetap berkomitmen pada pendekatan komprehensif untuk tim kami, yang menggabungkan pengujian rutin dengan pemeriksaan kesehatan harian pembersihan (disinfeksi) mendalam, dan cuti sakit berbayar,&quot; katanya melalui sebuah pernyataan seperti dilansir CNBC, Jakarta, Kamis (16/12/2021).

Mengingat penutupan gerai berlangsung hingga Kamis dan Jumat, ini dapat diperpanjang tergantung hasil dari tes Covid-19 pada para karyawan yang bertugas. Sebagai tambahan, perusahaan mengaku telah menyediakan akses ke tes mingguan di rumah karyawan masing-masing sejak awal tahun ini.

Minggu ini, Apple juga mengumumkan bahwa mereka akan memberlakukan syarat masker wajah untuk pelanggan yang datang ke seluruh gerai di Amerika Serikat.

Selain penutupan gerai, produsen iPhone ini juga telah menekankan pembelian secara online dibandingkan langsung demi meningkatkan ruang untuk jaga jarak.

Sebagai tambahan informasi, ini bukanlah pertama kalinya Apple menutup gerai-gerai mereka karena pandemi Covid-19. Pada 2020 lalu, Apple sempat menutup seluruh tokonya dan kembali membukanya pada awal tahun ini.

Sejak saat itu, perusahaan ini kerap menutup toko karena fluktuasi kasus corona, khususnya toko yang berlokasi di Texas pada minggu lalu.</description><content:encoded>JAKARTA - Naiknya angka kasus Covid-19 membuat Apple menutup tiga gerainya mulai Rabu waktu setempat. Karyawan-karyawan yang bekerja pun disebut-sebut akan terlebih dulu dites Covid-19 sebelum store dibuka kembali.

Gerai yang ditutup di antaranya berada di Miami, serta Ottawa (Ontario) dan Annapolis, Md. Ketiganya kini ditutup masing-masing hingga Kamis dan Jumat.

Penutupan gerai ini pun lantas menimbulkan pertanyaan tentang betapa berdampaknya musim belanja liburan pada pandemi Covid-19. Kekhawatiran otoritas kesehatan pun terpicu tentang merebaknya varian omicron.

Baca Juga: Omicron di Indonesia, Jokowi: Masyarakat dan Pejabat Jangan ke Luar Negeri!


Menurut juru bicara Apple, pihak mereka telah secara teratur memantau kondisi dan menyesuaikan langkah-langkah kesehatan untuk mendukung kesejahteraan pelanggan dan karyawannya.

&quot;Kami tetap berkomitmen pada pendekatan komprehensif untuk tim kami, yang menggabungkan pengujian rutin dengan pemeriksaan kesehatan harian pembersihan (disinfeksi) mendalam, dan cuti sakit berbayar,&quot; katanya melalui sebuah pernyataan seperti dilansir CNBC, Jakarta, Kamis (16/12/2021).

Mengingat penutupan gerai berlangsung hingga Kamis dan Jumat, ini dapat diperpanjang tergantung hasil dari tes Covid-19 pada para karyawan yang bertugas. Sebagai tambahan, perusahaan mengaku telah menyediakan akses ke tes mingguan di rumah karyawan masing-masing sejak awal tahun ini.

Minggu ini, Apple juga mengumumkan bahwa mereka akan memberlakukan syarat masker wajah untuk pelanggan yang datang ke seluruh gerai di Amerika Serikat.

Selain penutupan gerai, produsen iPhone ini juga telah menekankan pembelian secara online dibandingkan langsung demi meningkatkan ruang untuk jaga jarak.

Sebagai tambahan informasi, ini bukanlah pertama kalinya Apple menutup gerai-gerai mereka karena pandemi Covid-19. Pada 2020 lalu, Apple sempat menutup seluruh tokonya dan kembali membukanya pada awal tahun ini.

Sejak saat itu, perusahaan ini kerap menutup toko karena fluktuasi kasus corona, khususnya toko yang berlokasi di Texas pada minggu lalu.</content:encoded></item></channel></rss>
